Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Diduga Dilakukan Bukan Hanya 4 Orang

Maret 19, 2026
Reading Time:4 mins read
Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Diduga Dilakukan Bukan Hanya 4 Orang

Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus: Banyak Pihak Tidak Percaya dengan Penjelasan TNI

Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, semakin memicu kontroversi. Jumlah pelaku yang dinyatakan oleh pihak TNI tidak hanya empat orang, tetapi bisa lebih dari itu. Hal ini diungkapkan oleh Staf Advokasi YLBHI sekaligus anggota Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD), Afif Abdul Qoyum, yang melakukan investigasi mandiri bersama KontraS.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Afif mengungkapkan bahwa dari hasil investigasi, ternyata bukan hanya empat orang pelaku, baik yang melakukan pengintaian maupun yang melakukan eksekusi. Dari rekaman CCTV, dua orang berperan sebagai eksekutor penyiraman air keras di Jalan Salemba I, dekat Jembatan Talang, Senen, Jakarta Pusat. Satu pelaku menyiram air keras, sementara satu lainnya mengendarai sepeda motor. Aksi itu terjadi pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.37 WIB.

Setelah kejadian, motor yang digunakan pelaku terlihat oleng saat melarikan diri. “Pelaku itu tampak miring ke kiri dan itu seperti menjatuhkan cangkir, oleng, itu analisa kami terhadap OTK (orang tak dikenal) 1 dan OTK 2 pasca penyiraman air keras, motornya oleng dan juga melempar cangkir,” jelas Afif.

Ciri-Ciri Pelaku

Afif menjelaskan ciri-ciri fisik kedua OTK eksekutor penyiram air keras ke Andrie Yunus. OTK 1 atau penyiram air keras adalah pria yang mengenakan kaus lengan pendek sesiku berwarna biru dongker. Pria itu juga mengenakan kaus biru lengan panjang yang dililitkan menutupi kepala, sebagian muka dan leher. Selanjutnya, OTK 1 mengenakan topi berwarna hitam dan juga mengenakan celana jeans biru denim.

OTK 1 terlihat mengenakan sarung tangan yang diduga berbahan lateks berwarna hitam dan membonceng motor matik berwarna hitam dengan nomor polisi yang belum diketahui. Kemudian, OTK 2 merupakan pengendara motor yang memboncengkan OTK 1. OTK 2 adalah pria yang terlihat memakai dua lapis kaus. Kaus pertama yang dipakai berlengan pendek dengan corak khusus berbahan mengilap berwarna putih dan biru. Kaus putih-biru itu tampak dipakai sebagai baju luar, dan di bawah kaus putih-biru, OTK 2 mengenakan kaus berwarna oranye.

Ciri selanjutnya (OTK 2) mengenakan helm hitam dan mengenakan celana jin biru denim dan mengendarai motor yang diduga merek Honda Beat atau Vario cat hitam dan putih dengan nomor polisi belum diketahui.

Pengintaian Sebelum Aksi

Afif menyebut, sebelum aksi penyiraman terjadi, para pelaku diduga sudah melakukan pengintaian di sekitar Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sejak malam hari. Berdasarkan CCTV yang telah diserahkan ke pihak kepolisian, pengintaian itu dimulai pada jam 20.49 WIB. Bukan pada saat setelah selesainya kegiatan di YLBHI, tapi justru beberapa jam jauh sebelum adanya kegiatan itu dimulai.

Dari rekaman CCTV, awalnya dua orang berada di lokasi pengintaian di seberang kantor YLBHI, dekat Bioskop Metropole. Tak lama, dua lainnya bergabung. Berdasarkan rekaman CCTV yang ditunjukkan oleh Afif, terlihat ada tiga mobil berhenti di titik pengintaian, masing-masing berwarna hitam, pitih dan silver. Selain itu ada dua sepeda motor terlihat di dekat lokasi itu.

“OTK 3 dan OTK 4 bergabung dengan OTK 1 dan OTK 2 di titik intai seberang kantor YLBHI jam 20.51 WIB,” kata Afif. Selanjutnya, satu orang lainnya datang sekitar pukul 20.54 WIB sebelum meninggalkan lokasi.

Afif juga menyebut, salah satu pelaku yang diduga sebagai penyiram sudah terlihat mengenakan sarung tangan hitam sejak melakukan pengintaian. Ia bilang, terduga pelaku itu bercirikan pria rambut panjang yang dikuncir ke belakang.

Perbedaan Data TNI dan Polisi

Pada Rabu kemarin, empat anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) Markas Besar (Mabes) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Yusri Nuryanto menyatakan, keempatnya sudah diamankan di Puspom TNI dan telah diperiksa. Yusri menyebutkan, keempat anggota tersebut berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Sementara itu, polisi menyebut ada empat orang yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Keempatnya terlihat dalam rekaman CCTV berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Polisi juga mengungkap identitas dua orang yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Dalam konferensi pers pada Rabu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanudin menunjukkan foto kedua terduga pelaku yang wajahnya terekam kamera CCTV. Keduanya disebut berinisial BHWC dan MAK.

Iman juga mengungkapkan adanya kemungkinan jumlah pelaku yang terlibat penyiraman air keras lebih dari empat orang. Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam tidak memberikan penjelasan yang lugas saat ditanya wartawan soal perbedaan identitas penyiraman air keras yang disampaikan TNI dan Polri. Ia justru menilai polisi telah cukup objektif karena menunjukkan hasil penyidikan berupa rekaman CCTV.

Khawatir dengan Sikap TNI

Anggota tim kuasa hukum Andrie Yunus yang juga Direktur LBH Jakarta, M Fadhil Alfathan, khawatir dengan sikap TNI yang mengungkap empat prajuritnya terlibat dalam kasus penyiraman kepada Andrie Yunus. Padahal, menurut Fadhil, militer sama sekali tidak diperintahkan untuk melakukan pengusutan pada kasus tersebut.

“Pertanyaannya, berdasarkan apa penangkapan terhadap empat orang tersebut? Kami khawatir empat orang ini ternyata bukan pelaku yang sebenarnya,” kata Fadhil di Kantor YLBHI, Rabu. “Atau justru adalah upaya untuk kemudian mengerdilkan persoalan ini menjadi persoalan yang individual, persoalan yang spontan,” lanjut dia.

Jika demikian, Fadhil curiga kasus penyiraman kepada Andrie Yunus tidak akan dianggap sebagai percobaan pembunuhan terhadap pembela HAM. Tim kuasa hukum kaget dengan tindakan TNI yang tiba-tiba mengungkap keterlibatan empat orang prajuritnya. Berdasarkan pernyataan Kapuspen TNI, Mayjen Aulia yang menyampaikan bahwa pada Selasa (17/3/2026) malam, pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan internal.

Melihat potensi kompetisi penegakan hukum antara TNI dan Polri, anggota tim kuasa hukum Andrie Yunus dari TAUD, Alghiffari Aqsa, mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto segera membentuk tim gabungan pencari fakta independen. Tim independen harus terdiri dari aparat penegak hukum dan unsur masyarakat sipil serta langsung berkedudukan di bawah Presiden.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Tim Khusus Jaga Rumah Warga Saat Mudik Lebaran
News

Tim Khusus Jaga Rumah Warga Saat Mudik Lebaran

Maret 19, 2026
Mengejar Pelaku Penyiram Air Keras Andrie Yunus KontraS
News

Mengejar Pelaku Penyiram Air Keras Andrie Yunus KontraS

Maret 15, 2026
Bupati Kudus Larang Takbiran Keliling dengan Sound Horeg
News

Bupati Kudus Larang Takbiran Keliling dengan Sound Horeg

Maret 14, 2026
Prakiraan Cuaca Boyolali 19 Maret 2026: Wilayah Ini Berpotensi Hujan Ringan
News

Prakiraan Cuaca Boyolali 19 Maret 2026: Wilayah Ini Berpotensi Hujan Ringan

Maret 19, 2026
Peringatan Cuaca 15-17 Maret 2026, Bengkulu Waspada
News

Peringatan Cuaca 15-17 Maret 2026, Bengkulu Waspada

Maret 15, 2026
Kapolresta Pontianak Ikut Buka Puasa Bersama Lintas Ormas Kalbar di Keraton
News

Kapolresta Pontianak Ikut Buka Puasa Bersama Lintas Ormas Kalbar di Keraton

Maret 15, 2026
Next Post
Peringatan BMKG: Hujan Petir Mengancam Beberapa Wilayah Riau

Peringatan BMKG: Hujan Petir Mengancam Beberapa Wilayah Riau

Cuaca Malang: Wilayah Ini Berpotensi Hujan Ringan Pagi Sampai Sore

Cuaca Malang: Wilayah Ini Berpotensi Hujan Ringan Pagi Sampai Sore

Pemudik Terjebak, Satlantas Lubuklinggau Ingatkan Pengendara Jangan Hanya Andalkan Google Maps

Pemudik Terjebak, Satlantas Lubuklinggau Ingatkan Pengendara Jangan Hanya Andalkan Google Maps

Recommended Stories

Polres Kutai Timur Hadirkan Bus Mudik Gratis Lebaran 2026

Polres Kutai Timur Hadirkan Bus Mudik Gratis Lebaran 2026

Maret 19, 2026
Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Diduga Dilakukan Bukan Hanya 4 Orang

Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Diduga Dilakukan Bukan Hanya 4 Orang

Maret 19, 2026
Deretan Harga Tes PCR di Dunia, Ada yang Gratis hingga Lebih Mahal dari Indonesia

Deretan Harga Tes PCR di Dunia, Ada yang Gratis hingga Lebih Mahal dari Indonesia

Agustus 15, 2021

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN