Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Penampakan Uang THR dari OTT Bupati Cilacap, Dugaan Pemerasan Syamsul Aulia Rahman

Maret 14, 2026
Reading Time:3 mins read
Penampakan Uang THR dari OTT Bupati Cilacap, Dugaan Pemerasan Syamsul Aulia Rahman

Skandal “Pajak THR” di Cilacap: Dugaan Pungutan Ilegal yang Melibatkan Pejabat Tinggi

Skandal yang dikenal sebagai “Pajak THR” di Kabupaten Cilacap mencuat ke permukaan setelah KPK menemukan bukti-bukti kuat terkait pungutan ilegal yang dilakukan oleh sejumlah pejabat daerah. Skema ini diduga melibatkan Bupati Cilacap periode 2025–2030, Syamsul Auliya Rachman, dan berbagai instansi pemerintah hingga puskesmas.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Penemuan Barang Bukti yang Mencengangkan

Gedung Merah Putih KPK menjadi sorotan pada malam Sabtu (14/3/2026) ketika deretan tas jinjing putih polos berisi uang tunai ditampilkan sebagai barang bukti. Tas-tas tersebut tidak hanya menjadi wadah sederhana, tetapi juga simbol dari skandal besar yang kini berujung pada ancaman hukuman korupsi berat.

Barang bukti yang paling mencolok adalah goodie bag putih polos yang dilengkapi dengan label atau tag berwarna senada. Label tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga digunakan untuk menuliskan kode penerima aliran dana. Salah satu contohnya adalah label dengan angka “1” yang ditulis tangan dengan tinta biru—diduga sebagai kode identitas agar “jatah” THR tidak tertukar saat didistribusikan kepada pihak eksternal.

Selain itu, tim penyidik juga mengamankan uang pecahan Rp100.000 (merah) dan Rp50.000 (biru) yang masih terikat rapi dengan pita bank. Uang-uang tersebut diketahui sudah dimasukkan ke dalam goodie bag yang disimpan di rumah pribadi FER dan akan diberikan sebagai THR kepada pihak-pihak eksternal.

Gerbong Pejabat Terlibat dalam Skandal

Skandal ini menyeret sejumlah pejabat teras. Dari 27 orang yang diamankan dalam operasi senyap di Cilacap, 13 orang—termasuk pimpinan daerah, sekretaris daerah, hingga jajaran direktur rumah sakit—digiring langsung ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Bupati Syamsul diduga tidak bekerja sendiri. Ia memerintahkan Sekda Sadmoko Danardono sebagai koordinator utama, yang kemudian dibantu oleh “trio asisten” daerah untuk memastikan setiap unit kerja menyetorkan “upeti” sesuai target total Rp750 juta.

Berikut adalah daftar lengkap 13 pejabat yang digiring ke Jakarta:

  • Tersangka Utama (Langsung Ditahan):
  • Syamsul Auliya Rachman – Bupati Cilacap (Inisiator “Pajak THR”).
  • Sadmoko Danardono – Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap (Koordinator Lapangan).
  • Sumbowo – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra.
  • Ferry Adhi Dharma (FER) – Asisten II Bidang Ekonomi (Penyimpan Barang Bukti).
  • Budi Santoso – Asisten III Bidang Administrasi Umum.
  • Hasanudin – Plt Direktur RSUD Cilacap
  • Rochman – Kepala Satpol PP Cilacap
  • Wahyu – Kepala Dinas PUPR
  • Sigit – Kepala Dinas Pertanian
  • Paiman – Kepala Dinas Pendidikan
  • Bambang – Kepala Dinas PSDA
  • Rosalina – Kepala Bidang Tata Ruang
  • Wahyu Indra – Kepala Bidang Irigasi.

Modus Pungutan Ilegal yang Berani

Modus yang dijalankan terbilang berani. Awalnya, setiap perangkat daerah dipatok menyetor antara Rp75 juta hingga Rp100 juta. Namun, KPK menemukan adanya ruang “negosiasi” bagi instansi yang merasa keberatan. Jika ada perangkat daerah yang tidak sanggup memenuhi target, mereka diminta melapor untuk menyesuaikan nominal setoran.

Alhasil, pungutan ini merembet hingga ke unit terkecil seperti Puskesmas dengan setoran mulai dari Rp3 juta. Bahkan, sebagian uang yang dipamerkan malam ini merupakan uang “setoran segar” yang baru saja diterima di ruang kerja FER sebelum akhirnya disita oleh tim penyidik.

Ancaman Hukuman Korupsi Berat

KPK menjerat Bupati Syamsul dan Sekda Sadmoko dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. KUHP baru. Buntut dari “Pajak THR” ini, keduanya resmi mengenakan rompi oranye dan ditahan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 14 Maret hingga 2 April 2026.


Share61Tweet38

RelatedPosts

Jadwal comeback BTS 2026, album ARIRANG, dan konser lengkap
News

Jadwal comeback BTS 2026, album ARIRANG, dan konser lengkap

Maret 19, 2026
Puncak Arus Balik Ketapang Diprediksi 26–30 Maret 2026, ASDP Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan
News

Puncak Arus Balik Ketapang Diprediksi 26–30 Maret 2026, ASDP Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan

Maret 19, 2026
Pengemudi taksi di Jakarta Timur jadi korban perampokan, uang Rp 117 juta berhasil dikembalikan warga
News

Pengemudi taksi di Jakarta Timur jadi korban perampokan, uang Rp 117 juta berhasil dikembalikan warga

Maret 19, 2026
Cegah Kecelakaan, Polisi Tak Larang Pemudik Berhenti di Bahu Jalan KM 57 Tol Japek
News

Cegah Kecelakaan, Polisi Tak Larang Pemudik Berhenti di Bahu Jalan KM 57 Tol Japek

Maret 19, 2026
Update Mudik Jalur Ciamis H-2 Lebaran: 15 Ribu Kendaraan Melintas, Volume Turun
News

Update Mudik Jalur Ciamis H-2 Lebaran: 15 Ribu Kendaraan Melintas, Volume Turun

Maret 19, 2026
Rezeki Nomplok Nuryani, Ibu 8 Anak di Bandung Dapat Donasi Puluhan Juta dari Konten Kreator
News

Rezeki Nomplok Nuryani, Ibu 8 Anak di Bandung Dapat Donasi Puluhan Juta dari Konten Kreator

Maret 19, 2026
Next Post
Prediksi Skor Crystal Palace vs Leeds United: Head-to-Head dan Statistik Liga Inggris

Prediksi Skor Crystal Palace vs Leeds United: Head-to-Head dan Statistik Liga Inggris

Aespa Rilis Album Baru di Mei 2026

Aespa Rilis Album Baru di Mei 2026

PT SGN PG Pesantren Baru Kolaborasi dengan Kejari Kediri Lindungi Aset

PT SGN PG Pesantren Baru Kolaborasi dengan Kejari Kediri Lindungi Aset

Recommended Stories

Kapten Persib Kembali ke Jatinangor, Berkumpul dengan Keluarga dan Teman Lama di Sumedang

Kapten Persib Kembali ke Jatinangor, Berkumpul dengan Keluarga dan Teman Lama di Sumedang

Maret 19, 2026
KPK: Tidak Ada Minat ke Satu Daerah Terkait OTT 3 Bupati Jateng

KPK: Tidak Ada Minat ke Satu Daerah Terkait OTT 3 Bupati Jateng

Maret 15, 2026
Transportasi Favorit Pemudik Lebaran 2026: Kereta Api Ungguli Pesawat

Transportasi Favorit Pemudik Lebaran 2026: Kereta Api Ungguli Pesawat

Maret 19, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN