Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

KPK: Tidak Ada Minat ke Satu Daerah Terkait OTT 3 Bupati Jateng

Maret 15, 2026
Reading Time:3 mins read
KPK: Tidak Ada Minat ke Satu Daerah Terkait OTT 3 Bupati Jateng

Tiga Bupati di Jawa Tengah Terjaring OTT KPK

Pada tahun 2026, sejumlah bupati di Jawa Tengah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tiga nama yang terlibat adalah Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Kejadian ini menunjukkan bahwa KPK semakin giat melakukan penindakan terhadap korupsi di tingkat daerah.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Penjelasan dari KPK

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa lembaga antirasuah tidak menargetkan daerah tertentu dalam menjalankan OTT. Ia mengatakan bahwa fokusnya adalah pada oknum-oknum kepala daerah yang memiliki laporan ke KPK.

“Sebetulnya, tidak ada, kita tidak interest ke satu daerah. Yang kita interest itu adalah kepada oknum-oknum ya. Oknum-oknum kepala daerah yang memang ada laporannya ke kita,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Asep juga menegaskan bahwa KPK tidak hanya melakukan OTT di Jawa Tengah, tetapi juga di wilayah lain. Contohnya, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari yang kena OTT KPK pada Senin (9/3/2026) malam. Ia ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap ijon proyek di Pemkab Rejang Lebong periode 2025-2026 pada Rabu (11/3/2026).

Peringatan dari Gubernur Jawa Tengah

Asep menyebutkan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi telah memberikan peringatan tentang maraknya bupati di daerahnya yang terkena operasi senyap. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan.

“Apalagi sudah diperingatkan oleh Pak Gubernurnya gitu ya. Diperingatkan, sama kita, sama SE enggak dengar, peringatkan Pak Gubernurnya juga enggak dengar,” ujar Asep.

Laporan masyarakat kemudian diproses oleh lembaga antirasuah. “Jadi tidak ada tendensi ke wilayah mana pun, tapi kami akan hadir untuk melakukan penindakan jika kepala daerah itu memang melakukan tindak-tindak korupsi,” tambahnya.

Kasus Bupati Pati

Sudewo menjadi tersangka atas kasus dugaan pemerasan terhadap perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Selasa (20/1/2026) lalu. Selain itu, KPK juga menetapkan Sudewo jadi tersangka dalam dugaan suap proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Sudewo ditetapkan jadi tersangka setelah menjalani serangkaian pemeriksaan setelah KPK melakukan OTT. Proses penyidikan ini menunjukkan bahwa KPK tidak ragu untuk menindaklanjuti laporan-laporan yang masuk.

Kasus Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq terkena OTT KPK pada Selasa (3/3/2026). Ia bersama sejumlah pihak diamankan di sebuah hotel di Kota Semarang, Jawa Tengah. Ajudan dan orang kepercayaan bupati pun ikut diamankan dan langsung dibawa ke Gedung KPK di Jakarta Selatan.

Setelah menangkap Fadia, beserta ajudan dan orang kepercayaannya, tim penyidik KPK membawa 11 orang lainnya dari Pekalongan menuju Jakarta. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan bahwa 11 orang yang diamankan tersebut terdiri dari unsur aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta.

Ditangkapnya Fadia ini berhubungan dengan adanya dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas Pemkab Pekalongan.

Kasus Bupati Cilacap

KPK menetapkan Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap Sadmoko Danardono sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap terkait pungutan Tunjangan Hari Raya (THR).

Penetapan status tersangka ini merupakan buntut dari OTT yang dilakukan tim penyidik KPK di wilayah Kabupaten Cilacap pada Jumat (13/3/2026). Dalam operasi senyap tersebut, tim mengamankan total 27 orang di mana 13 di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Berdasarkan kecukupan alat bukti dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dan menetapkan dua orang tersangka, yaitu Saudara AUL selaku Bupati Cilacap dan Saudara SAD selaku Sekretaris Daerah,” ujar Asep Guntur Rahayu pada Sabtu malam.


Share61Tweet38

RelatedPosts

Gempa Aceh Hari Ini, Informasi Terkini dari BMKG
News

Gempa Aceh Hari Ini, Informasi Terkini dari BMKG

Maret 15, 2026
Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka KPK Terkait Pungutan THR Rp750 Juta
News

Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka KPK Terkait Pungutan THR Rp750 Juta

Maret 15, 2026
Dunia Hari Ini: Koalisi Sipil Desak Penyelidikan Aktor Intelektual Pembunuhan Andrie Yunus
News

Dunia Hari Ini: Koalisi Sipil Desak Penyelidikan Aktor Intelektual Pembunuhan Andrie Yunus

Maret 19, 2026
Dua Kecelakaan Maut Menjelang Idul Fitri, 3 Jiwa Melayang
News

Dua Kecelakaan Maut Menjelang Idul Fitri, 3 Jiwa Melayang

Maret 19, 2026
Korlantas Buka Peluang Perpanjang Sistem One Way, Kamis (19/3/2026)
News

Korlantas Buka Peluang Perpanjang Sistem One Way, Kamis (19/3/2026)

Maret 19, 2026
Pemkab Batang Hari Distribusikan 29,9 Ton Benih Padi, Petani Diminta Segera Semai Jelang Musim Tanam
News

Pemkab Batang Hari Distribusikan 29,9 Ton Benih Padi, Petani Diminta Segera Semai Jelang Musim Tanam

Maret 19, 2026
Next Post
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Banyumas, 16 Maret 2026, Hari ke-26 Ramadan

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Banyumas, 16 Maret 2026, Hari ke-26 Ramadan

Jadwal Final Swiss Open 2026: Putri dan Alwi Wakili Indonesia di Basel

Jadwal Final Swiss Open 2026: Putri dan Alwi Wakili Indonesia di Basel

Ketua TMP Sulteng Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Ketua TMP Sulteng Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Recommended Stories

Windows 11 Gratis untuk Pengguna Windows 10

Windows 11 Gratis untuk Pengguna Windows 10

Agustus 3, 2021
Nyepi, Wisata di TNBTS Dibatasi Sementara

Nyepi, Wisata di TNBTS Dibatasi Sementara

Maret 19, 2026
WhatsApp Bakal Hilang Selamanya Dalam 3 Minggu Kedepan

WhatsApp Bakal Hilang Selamanya Dalam 3 Minggu Kedepan

Oktober 12, 2021

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN