Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Penampakan uang THR Bupati Cilacap, tertangkap OTT KPK jelang Lebaran, berani peras kadis bisa nego

Maret 15, 2026
Reading Time:3 mins read
Penampakan uang THR Bupati Cilacap, tertangkap OTT KPK jelang Lebaran, berani peras kadis bisa nego

Gedung Merah Putih KPK Dihebohkan dengan Barang Bukti Uang Tunai

Pada malam hari Sabtu (14/3/2026), Gedung Merah Putih KPK tiba-tiba riuh saat sejumlah tas jinjing putih polos yang berisi uang tunai ditampilkan sebagai barang bukti. Tas-tas ini bukan sekadar wadah sederhana, melainkan menjadi simbol dari skandal besar yang disebut sebagai “Pajak THR” ilegal.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Skema ini diduga dirancang secara sistematis oleh Bupati Cilacap periode 2025–2030, Syamsul Auliya Rachman, menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Meja konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK malam ini dipenuhi jejeran tas jinjing kertas berisi uang tunai.

Kode Rahasia dalam Barang Bukti



Barang bukti yang paling mencolok malam ini adalah deretan goodie bag putih polos yang dilengkapi dengan sebuah label atau tag berwarna senada yang diikatkan pada tali pegangannya. Label tersebut rupanya bukan sekadar hiasan, melainkan difungsikan untuk menuliskan kode penerima aliran dana. Dalam salah satu bukti visual, terlihat label putih tersebut dibubuhi angka “1” yang ditulis tangan dengan tinta biru—diduga kuat sebagai kode identitas agar “jatah” THR tidak tertukar saat didistribusikan kepada pihak eksternal.

Di samping tas-tas tersebut, tumpukan uang pecahan Rp100.000 (merah) dan Rp50.000 (biru) tampak masih terikat rapi dengan pita bank. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan bahwa selain itu, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk dokumen, barang bukti elektronik (BBE), serta uang tunai senilai Rp610 juta. Uang-uang tersebut di antaranya sudah dimasukkan ke dalam goodie bag yang disimpan di rumah pribadi FER dan akan diberikan sebagai THR kepada pihak-pihak eksternal.

Gerbong Pejabat dalam Pusaran ‘Setoran Paksa’



Skandal ini menyeret “gerbong” pejabat teras. Dari 27 orang yang diamankan dalam operasi senyap di Cilacap, 13 orang—termasuk pimpinan daerah, sekretaris daerah, hingga jajaran direktur rumah sakit—digiring langsung ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Bupati Syamsul diduga tidak bekerja sendiri. Ia memerintahkan Sekda Sadmoko Danardono sebagai koordinator utama, yang kemudian dibantu oleh “trio asisten” daerah untuk memastikan setiap unit kerja menyetorkan “upeti” sesuai target total Rp750 juta.

Daftar Lengkap 13 Pejabat yang Digiring ke Jakarta

  • Tersangka Utama (Langsung Ditahan):
  • Syamsul Auliya Rachman – Bupati Cilacap (Inisiator ‘Pajak THR’).
  • Sadmoko Danardono – Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap (Koordinator Lapangan).
  • Sumbowo – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra.
  • Ferry Adhi Dharma (FER) – Asisten II Bidang Ekonomi (Penyimpan Barang Bukti).
  • Budi Santoso – Asisten III Bidang Administrasi Umum.
  • Hasanudin – Plt Direktur RSUD Cilacap
  • Rochman – Kepala Satpol PP Cilacap
  • Wahyu – Kepala Dinas PUPR
  • Sigit – Kepala Dinas Pertanian
  • Paiman – Kepala Dinas Pendidikan
  • Bambang – Kepala Dinas PSDA
  • Rosalina – Kepala Bidang Tata Ruang
  • Wahyu Indra – Kepala Bidang Irigasi.

Modus yang Berani dan Ruang Negosiasi

Modus yang dijalankan terbilang berani. Awalnya, setiap perangkat daerah dipatok menyetor antara Rp75 juta hingga Rp100 juta. Namun, KPK menemukan adanya ruang “negosiasi” bagi instansi yang merasa keberatan. “Jika ada perangkat daerah yang tidak sanggup memenuhi target, mereka diminta melapor untuk menyesuaikan nominal setoran,” jelas Asep Guntur. Alhasil, pungutan ini merembet hingga ke unit terkecil seperti Puskesmas dengan setoran mulai dari Rp3 juta. Bahkan, sebagian uang yang dipamerkan malam ini merupakan uang “setoran segar” yang baru saja diterima di ruang kerja FER sebelum akhirnya disita oleh tim penyidik.

Ancaman Hukuman dan Penahanan

KPK menjerat Bupati Syamsul dan Sekda Sadmoko dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. KUHP baru. Buntut dari “Pajak THR” ini, keduanya resmi mengenakan rompi oranye dan ditahan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 14 Maret hingga 2 April 2026.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Pengakuan Sopir Taksi soal Kebaikan Vidi Aldiano, Pernah Diberi Uang Banyak untuk Mudik Lebaran
News

Pengakuan Sopir Taksi soal Kebaikan Vidi Aldiano, Pernah Diberi Uang Banyak untuk Mudik Lebaran

Maret 15, 2026
Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot Diduga Peras Ratusan Juta
News

Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot Diduga Peras Ratusan Juta

Maret 15, 2026
Strategi Pedagang Toko Retail Membedakan Harga Jual dan Nama dari Toko Onlinenya
Market Update

Strategi Pedagang Toko Retail Membedakan Harga Jual dan Nama dari Toko Onlinenya

Desember 2, 2021
Hasil Isbat Lebaran Diumumkan Hari Ini, Kemenag Minta Publik Bersabar
News

Hasil Isbat Lebaran Diumumkan Hari Ini, Kemenag Minta Publik Bersabar

Maret 19, 2026
Langkah DLHK DIY Atasi Lonjakan Sampah Libur Lebaran 2026
News

Langkah DLHK DIY Atasi Lonjakan Sampah Libur Lebaran 2026

Maret 15, 2026
Kunjungi Wamenkes, USK Bahas Proyek RS Pendidikan
News

Kunjungi Wamenkes, USK Bahas Proyek RS Pendidikan

Maret 15, 2026
Next Post
Fakta Ozy Syahputra, Aktor Si Manis Jembatan Ancol yang Dikira Ayah Inara Rusli, Terungkap

Fakta Ozy Syahputra, Aktor Si Manis Jembatan Ancol yang Dikira Ayah Inara Rusli, Terungkap

Gempa Mengguncang Sulawesi Utara Pukul 15 Maret 2026, Cek Kekuatan dan Wilayah Getaran

Gempa Mengguncang Sulawesi Utara Pukul 15 Maret 2026, Cek Kekuatan dan Wilayah Getaran

Pria Curi Motor RX King di Tommo Mamuju Ditangkap Polisi

Pria Curi Motor RX King di Tommo Mamuju Ditangkap Polisi

Recommended Stories

Renungan Harian Katolik: Terang Mengalahkan Kegelapan

Renungan Harian Katolik: Terang Mengalahkan Kegelapan

Maret 15, 2026
Gempa Terbaru di Sumbar Pagi Ini, Informasi BMKG

Gempa Terbaru di Sumbar Pagi Ini, Informasi BMKG

Maret 14, 2026
Mengenal 5 Jenis Bisnis Ecommerce yang Ada di Indonesia

Mengenal 5 Jenis Bisnis Ecommerce yang Ada di Indonesia

Agustus 11, 2021

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN