Peningkatan Konektivitas dan Kecepatan Transaksi di Gerbang Tol Nganjuk
Pintu masuk Tol Nganjuk akan dilengkapi dengan perangkat mobile reader sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat proses transaksi pembayaran tol selama arus mudik Lebaran 2026. Perangkat ini dirancang untuk membantu petugas dalam mengurangi antrean kendaraan yang sering terjadi saat musim liburan panjang.
Mobile reader merupakan alat pembayaran elektronik portabel yang bisa dibawa oleh petugas. Alat ini bertujuan untuk memperlancar proses pembayaran, sehingga tidak ada kendaraan yang terlalu lama menunggu di gerbang tol. Dengan adanya perangkat ini, diharapkan pengguna jalan dapat lebih cepat melewati gerbang tanpa harus berhenti lama.
Penggunaan mobile reader menjadi salah satu strategi utama dalam menghadapi potensi kepadatan kendaraan selama musim mudik. Dengan sistem yang lebih efisien, antrean kendaraan di gerbang tol dapat diminimalkan, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengendara.
PJR Jatim 6 Nganjuk bersama pihak Jasa Marga telah melakukan pengecekan dan uji coba perangkat tersebut sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026. Operasi ini digelar untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik.
AKP Matheus Jaka, Kanit PJR Jatim 6, menjelaskan bahwa pengecekan dan uji coba mobile reader dilakukan guna memastikan perangkat tersebut berfungsi secara optimal. “Kami menyediakan unit mobile reader bila terjadi kepadatan kendaraan saat arus mudik Lebaran,” katanya.
Jaka juga menyebutkan bahwa totalnya ada enam unit mobile reader yang telah disiapkan. Pengadaan perangkat ini merupakan bagian dari komitmen pihak pengelola untuk meningkatkan layanan di gerbang tol.
Selain itu, pihak pengelola juga akan menambah jumlah gerbang keluar di Exit Tol Nganjuk. Saat ini, terdapat tiga gerbang keluar, namun akan ditambah menjadi lima gerbang untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat mudik.
Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan. Dengan peningkatan infrastruktur dan teknologi, diharapkan pengalaman berkendara selama arus mudik Lebaran 2026 akan lebih baik.
Strategi Pengelolaan Arus Mudik
Berikut beberapa strategi yang diterapkan oleh pihak pengelola Tol Nganjuk:
Penggunaan Mobile Reader:
Alat pembayaran elektronik portabel ini digunakan untuk mempercepat transaksi pembayaran tol. Petugas membawanya langsung ke lokasi yang membutuhkan, sehingga pengguna jalan tidak perlu menunggu lama di gerbang.Penambahan Gerbang Keluar:
Exit Tol Nganjuk akan memiliki lima gerbang keluar setelah penambahan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan dan mempercepat proses keluar kendaraan.Operasi Ketupat Semeru 2026:
Penyelenggaraan operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik. Berbagai langkah telah dipersiapkan, termasuk penggunaan mobile reader.Pengecekan dan Uji Coba Perangkat:
Sebelum diterapkan secara resmi, perangkat seperti mobile reader telah melalui pengecekan dan uji coba. Tujuannya adalah memastikan alat bekerja dengan baik saat digunakan.












