Situasi Arus Mudik di Bandara Internasional Minangkabau
Pada H-3 Lebaran 2026, situasi arus mudik di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menunjukkan lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang, namun terjadi penurunan pada volume kargo. Pada hari kelima Posko Angkutan Lebaran (Angleb), tercatat sebanyak 71 pergerakan pesawat dan 9.909 pergerakan penumpang. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
General Manager InJourney Airports Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, mengatakan bahwa jumlah penumpang meningkat sebesar 3,8 persen dari 9.548 penumpang pada tahun 2025 menjadi 9.909 penumpang di tahun ini. Namun, berbeda dengan peningkatan penumpang dan pergerakan pesawat, pergerakan kargo justru mengalami penurunan. Volume kargo yang dilayani pada periode ini sebesar 33,8 ton atau turun 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, realisasi penerbangan tambahan (extra flight) pada hari kelima posko mencapai 9 penerbangan dari total 11 penerbangan yang direncanakan, atau terealisasi sebesar 81,8 persen. Dony menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang dan penerbangan, terutama menjelang puncak arus mudik Lebaran. Ia memprediksi, Rabu (18/3/2026) akan menjadi puncak arus mudik dengan potensi jumlah penumpang mencapai 12.000 orang.
Penetapan Hari Raya Idul Fitri oleh Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Hal ini dilakukan setelah PP Muhammadiyah menggunakan kriteria Majelis Tarjih dengan kalender hijriah global tunggal, yang menunjukkan bahwa hilal sudah wujud secara global. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat menginstruksikan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 2026 secara serentak di 165 cabang setingkat kecamatan.
Ketua PWM Sumbar, Bakhtiar, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat Idul Fitri akan dipusatkan di Masjid Taqwa Muhammadiyah, kawasan Pasar Raya Padang. Selain itu, salat Idul Fitri juga akan digelar serentak di seluruh cabang Muhammadiyah di Sumbar. Bakhtiar juga menyebutkan bahwa salat Idul Fitri akan dilaksanakan di berbagai amal usaha Muhammadiyah, seperti sekolah dan lembaga pendidikan yang memiliki fasilitas lapangan.
Untuk pelaksanaan di Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang, yang akan bertindak sebagai khatib adalah Wakil Ketua PWM Sumbar, Buya Zaitul Ikhlas. Sementara imam salat dipercayakan kepada imam tetap masjid, Habiburrahman. Bakhtiar menegaskan bahwa perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri dengan pemerintah maupun organisasi Islam lainnya merupakan hal yang biasa terjadi dan harus disikapi dengan bijak.
Aturan One Way Jalur Lembah Anai Saat Libur Lebaran
Pengendara kini bisa bernapas lega karena jalur Lembah Anai resmi difungsionalkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatra Barat, akses vital ini akan dibuka selama 24 jam penuh mulai H-10 hingga H+10 Lebaran. Pemerintah memberlakukan sistem satu arah (one way) di jalur Lembah Anai pada tanggal 19-20 Maret serta 22-24 Maret 2026 untuk mengurai kemacetan.
Kendaraan dari arah Padang menuju Padang Panjang dapat melintas pukul 10.00–14.00 WIB, sementara arah sebaliknya dibuka pukul 14.00–18.00 WIB. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mengebut perbaikan agar jalur Lembah Anai siap dilalui kendaraan roda dua (R2) dan kendaraan ringan roda empat (R4). Hingga akhir Februari, progres pekerjaan fisik telah mencapai 42,87 persen dengan penguatan lereng di titik-titik kritis.
Albi Pulang ke Kampung Halaman Setelah Dua Tahun Tidak Pulang
Albi akhirnya melepas rindu setelah dua tahun tidak pulang ke kampung halaman untuk mudik ke Agam melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (18/3/2026). Pria yang merantau ke Jakarta ini mendarat di pintu kedatangan domestik sekitar pukul 15.19 WIB dengan membawa serta istri dan kedua anaknya. Albi rindu mencicipi sate danguang-danguang dan pisang kapik saat libur lebaran di kampung halamannya, Biaro, Kabupaten Agam.
Sejumlah keluarga penumpang juga terlihat sudah menunggu di depan pintu kedatangan domestik Bandara Internasional Minangkabau. Tak sendiri, ia sampai di ranah minang dengan istri dan kedua anaknya. Mengenakan kemeja biru dan baju kaos oblong putih, Albi tampak ramah membalas sapaan. Pemudik ini mengaku rindu akan kuliner khas Minangkabau, lantaran sulit ditemui dengan rasa sama persis di ranah minang.
Untuk itu, libur lebaran bersama keluarga di kampung halaman kali ini, ia menargetkan memburu kuliner sate danguang-danguang di Payakumbuh dan pisang kapik di Bukittinggi. “Sudah sangat rindu sekali dengan sate danguang-danguang dan pisang kapik. Karena di perantauan sulit menemukan rasa yang sama dengan di kampung,” kata Albi sembari menggendong anaknya.
Mendapat Tiket Murah
Tak seperti kebanyakan pemudik pada umumnya, Albi sudah mempersiapkan kepulangannya ke kampung halaman jauh-jauh hari. Sejak Januari, ia sudah memboking tiket pesawat untuk kembali ke ranah minang. Alhasil, harga yang didapat relatif murah. “Saya beli tiket hanya Rp 1 juta lebih, kalau sekarang hampir 2 jutaan,” sebutnya.













