Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Pengungkapan Dalang Penyerangan Andrie, 4 TNI Hanya Eksekutor Menurut Polisi

Maret 19, 2026
Reading Time:3 mins read
Pengungkapan Dalang Penyerangan Andrie, 4 TNI Hanya Eksekutor Menurut Polisi

Empat Prajurit TNI Diamankan Terkait Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator KontraS

Empat prajurit dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI telah diamankan dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Kasus ini memicu spekulasi dan tuntutan publik untuk mengungkap siapa yang menjadi dalang di balik peristiwa tersebut.

Para pelaku diketahui merupakan anggota militer yang berasal dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Keempatnya disebut sebagai eksekutor lapangan, namun banyak pihak percaya bahwa ada aktor intelektual yang berada di balik kejahatan ini. Eks penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, menyatakan bahwa keempat oknum militer hanya bertugas sebagai pelaku lapangan, sementara dalang sebenarnya masih belum terungkap.

Menanggapi konferensi pers resmi dari pihak TNI, Novel secara tegas menegaskan bahwa penyelidikan harus dilanjutkan hingga mencari dalang utama. Ia menilai bahwa keempat orang tersebut hanya bagian dari jaringan yang lebih luas. “Dalam pandangan saya, 4 orang itu hanya pelaku lapangan. Saya yakin masih banyak lagi aktor yang terlibat dalam perbuatan kejahatan tersebut,” ujar Novel kepada Tribunnews.com.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Pihak TNI juga mengungkapkan bahwa empat personel yang diamankan terdiri dari tiga perwira dan satu bintara. Mereka memiliki inisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Mereka kini ditahan sementara di penjara militer berlapis guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Struktur Pangkat Perwira TNI

  1. Perwira Pertama (pama)
  2. Letnan Dua (Letda)
  3. Letnan Satu (Lettu)
  4. Kapten

  5. Perwira Menengah (pamen)

  6. Mayor
  7. Letnan Kolonel (Letkol)
  8. Kolonel

  9. Perwira Tinggi (pati)

  10. Brigadir Jenderal (Brigjen) / Laksamana Pertama (Laksma) / Marsekal Pertama (Marsma)
  11. Mayor Jenderal (Mayjen) / Laksamana Muda (Laksda) / Marsekal Muda (Marsda)
  12. Letnan Jenderal (Letjen) / Laksamana Madya (Laksdya) / Marsekal Madya (Marsdya)
  13. Jenderal (Jenderal TNI) / Laksamana (AL) / Marsekal (AU)

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, menjelaskan bahwa para tersangka belum berstatus tersangka dan akan ditahan di Pomdam Jaya. Penahanan dilakukan di tempat tahanan Super Maximum Security guna memastikan proses penyelidikan berjalan dengan baik.

Pendalaman Penyelidikan Dilakukan

Pihak Puspom TNI berjanji akan melakukan pendalaman menyeluruh untuk menelusuri apakah ada instruksi dari atasan atau senior di balik insiden ini. “Yang terkait perintahnya siapanya itu, kan itu, jadi nanti kita masih akan kita dalami. Karena perlu istilahnya pengumpulan saksi, kemudian bukti-bukti yang ada,” terang Mayjen Yusri.

Selain itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, memastikan bahwa pihaknya tidak akan terburu-buru dalam mengambil kesimpulan. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan akan berjalan transparan dan profesional.

Perbedaan Identitas Pelaku antara Polda Metro Jaya dan Puspom TNI

Terdapat perbedaan identitas pelaku antara informasi yang diberikan oleh Polda Metro Jaya dan Puspom TNI. Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap dua pelaku yang terekam CCTV berinisial BHC dan MAK. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menyatakan bahwa identitas tersebut diperoleh dari analisis rekaman CCTV, pemeriksaan 15 saksi, serta barang bukti lainnya.

Gambar wajah pelaku yang diperoleh dari CCTV merupakan hasil asli tanpa rekayasa atau penggunaan teknologi artificial intelligence (AI). “Ini hasil gambar yang kami peroleh, sama sekali tidak kami lakukan perubahan atau pengolahan, sehingga kami dapat dipertanggungjawabkan, ini bukan hasil AI,” kata Iman Imanuddin.

Sementara itu, Puspom TNI menyebut ada empat pelaku, yakni inisial NDP berpangkat kapten, serta tiga lainnya berinisial Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Ketua Kompolnas Choirul Anam tidak memberikan penjelasan yang lugas saat ditanya wartawan. Ia justru menilai polisi telah cukup objektif karena menunjukkan hasil penyidikan berupa rekaman CCTV.

“Artinya, kepolisian basisnya CCTV dan masyarakat bisa mengukur objektivitasnya, dan kami sebagai lembaga pengawas mengatakan bahwa objektivitas CCTV itulah yang paling penting,” kata Anam.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Gempa Terbaru di Sumbar Pagi Ini, Informasi BMKG
News

Gempa Terbaru di Sumbar Pagi Ini, Informasi BMKG

Maret 14, 2026
Keluhan Warga Soal Parkir Mahal di Pasar Malam, Dishub: Jukir Liar Ponorogo Bisa Dilaporkan
News

Keluhan Warga Soal Parkir Mahal di Pasar Malam, Dishub: Jukir Liar Ponorogo Bisa Dilaporkan

Maret 19, 2026
Satlantas Samarinda Atur Lalu Lintas Saat Night Race Dragbike 2026
News

Satlantas Samarinda Atur Lalu Lintas Saat Night Race Dragbike 2026

Maret 15, 2026
Curhat Viral Pemudik Tangerang ke Banyumas Duduk Kursi Plastik Meski Bayar Mahal
News

Curhat Viral Pemudik Tangerang ke Banyumas Duduk Kursi Plastik Meski Bayar Mahal

Maret 19, 2026
Penangkapan 3 tersangka kasus ganja 906 gram di Kemayoran
News

Ganja 906 Gram Diamankan di Kemayoran, 2 Tersangka Ditangkap

Maret 19, 2026
Info Terkini Gempa Sukabumi 15 Maret 2026, Pusat Gempa di Jawa Barat
News

Info Terkini Gempa Sukabumi 15 Maret 2026, Pusat Gempa di Jawa Barat

Maret 14, 2026
Next Post
Dedi Mulyadi Beri Uang Rp 50 Ribu untuk Penyapu Koin

Dedi Mulyadi Beri Uang Rp 50 Ribu untuk Penyapu Koin

Kalender April 2026: Tanggal Merah, Paskah, dan Arti 1 April

35 Titik CCTV di Paser, Warga Pantau Wilayah dan Lalu Lintas Langsung

35 Titik CCTV di Paser, Warga Pantau Wilayah dan Lalu Lintas Langsung

Recommended Stories

Kamu Tak Sadar, CCTV Google Intai Kegiatan Kita 24 Jam

Kamu Tak Sadar, CCTV Google Intai Kegiatan Kita 24 Jam

Desember 12, 2021
500 Pembalap Hadiri Night Race Dragbike Samarinda 2026

500 Pembalap Hadiri Night Race Dragbike Samarinda 2026

Maret 15, 2026
Posko Lebaran 2026 Bandara Sentani Jayapura Beroperasi 18 Hari

Posko Lebaran 2026 Bandara Sentani Jayapura Beroperasi 18 Hari

Maret 15, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN