Kecelakaan Mobil Travel di Sungai Jernih, Dua Korban Tewas
Kecelakaan yang terjadi di jalur lintas Musi Rawas-Pali menimbulkan dua korban jiwa. Mobil travel yang mengangkut beberapa penumpang terlibat kecelakaan dan masuk ke dalam Sungai Jernih. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kronologi Kecelakaan
Menurut informasi dari Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan, kecelakaan terjadi saat mobil Daihatsu Xenia dengan nopol BG 1798 TB yang dikemudikan oleh Khoirul Zarin melaju dari arah PALI menuju Musi Rawas. Diduga, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sehingga sulit dikendalikan saat melewati tikungan tajam.
Akibatnya, mobil tersebut melebar ke kanan dan langsung masuk ke dalam air Sungai Jernih. Saat kejadian, mobil tersebut membawa enam orang termasuk sopir. Dari jumlah tersebut, dua orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Identitas Korban Tewas
Sopir mobil travel yang meninggal adalah Khoirul Zarin (22), warga RT 004, Kelurahan Lubuklinggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau. Sementara itu, korban perempuan bernama Anisa (19 tahun), warga Dusun II, Desa Sukamana, Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas.
Anisa dikenal sebagai remaja yang sedang dalam perjalanan pulang kampung dari Palembang. Ia menggunakan mobil travel untuk perjalanan tersebut. Jenazah Anisa telah dijemput oleh keluarganya setelah kejadian.
Korban Selamat
Empat korban selamat dari kecelakaan tersebut antara lain:
* Syarifuddin (52), ayah dari sopir.
* Nopan (28).
* Opi (26).
* Satu orang lagi yang belum diketahui identitasnya.
Mobil yang terlibat kecelakaan masih berada di dalam air Sungai Jernih dan sedang dalam proses evakuasi ke darat.
Penyebab Kecelakaan
Dari hasil penyelidikan sementara, diduga kecelakaan disebabkan oleh kecepatan tinggi yang tidak terkendali saat melewati tikungan tajam. Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan, menyatakan bahwa kemungkinan besar mobil melaju dengan kecepatan tinggi sebelum mengalami kecelakaan.
Upaya Pencarian dan Evakuasi
Tim keselamatan dan petugas pemadam kebakaran sedang melakukan upaya pencarian dan evakuasi mobil yang terperangkap di dalam air. Proses ini dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi korban atau petugas.
Tanggapan Masyarakat
Sekretaris Desa (Sekdes) Sukamana, Depri, membenarkan bahwa salah satu korban tewas dalam kecelakaan tersebut adalah warga desa. Ia menyampaikan rasa belasungkawa atas kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara, terutama di area jalan yang memiliki tikungan tajam.












