Perayaan Malam Takbiran di Sidikalang Dimeriahkan Lomba Tabuh Bedug
Di tengah antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, malam takbiran di Sidikalang diisi dengan kegiatan lomba tabuh bedug yang melibatkan sebanyak 14 peserta. Acara ini diselenggarakan oleh panitia Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) dan menjadi salah satu tradisi yang dinantikan setiap tahun.
Peserta lomba berasal dari berbagai kecamatan di wilayah tersebut, yaitu Kecamatan Sidikalang, Sitinjo, Siempat Nempu Hulu, dan Berampu. Mereka terbagi dalam dua kategori, yakni mobil besar sebanyak 5 unit dan mobil kecil sebanyak 9 unit. Setiap peserta diwajibkan menampilkan kreativitas dan kekompakan dalam penampilannya.
Ketua PHBI Dairi, Samsul Kudadiri, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan perwakilan dari berbagai komunitas lokal. “Mereka terdiri atas unsur Remaja Masjid (RM), Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), serta Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak (PB-LKP),” ujarnya.
Samsul juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan lomba masih menunggu hasil sidang isbat dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menentukan waktu malam takbiran. “Untuk waktu pelaksanaan, kami masih menunggu keputusan sidang isbat,” katanya.
Ia meminta seluruh peserta agar mempersiapkan penampilan secara maksimal. “Kami berharap mereka dapat memberikan pertunjukan terbaik yang bisa memukau para penonton,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PHBI Dairi, Bernad Malau, menyampaikan bahwa persiapan panitia telah mencapai 90 persen. “Persiapan sudah hampir rampung. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar, aman, dan meriah,” ujarnya.
Rute pawai yang akan dilalui oleh peserta cukup panjang dan melibatkan beberapa jalur utama di Kota Sidikalang. Pawai dimulai dari depan Kantor Bupati Dairi di Jalan Sisingamangaraja, kemudian melintasi Jalan Ahmad Yani (Batang Beruh). Selanjutnya peserta menuju Simpang Salak, berbelok ke Jalan Ruding, lalu ke Jalan Empat Lima dan Jalan Rumah Sakit.
Rute dilanjutkan ke Jalan FL Tobing (Barisan Nauli), Jalan Masjid, Jalan Gereja, Jalan Nusantara, Jalan Pakpak, Jalan Merga Silima, hingga Jalan Dairi, sebelum kembali ke Jalan Sisingamangaraja dan finis di depan Kantor Bupati Dairi.
Untuk penilaian, panitia telah menyiapkan lima titik strategis yang akan digunakan dewan juri untuk menilai penampilan, kreativitas, dan kekompakan peserta. “Lomba ini kita harapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menjaga tradisi dalam menyambut hari kemenangan,” tutup Samsul.
Persiapan yang Matang dan Harapan Masyarakat
Selain rute yang telah ditentukan, persiapan lainnya seperti pengamanan dan koordinasi antar pihak terkait juga telah dilakukan. Panitia berharap acara ini dapat menjadi momen yang bermakna bagi masyarakat setempat.
Adapun untuk keberhasilan acara, diperlukan kerja sama yang baik antara panitia, peserta, dan masyarakat. Dengan demikian, malam takbiran di Sidikalang akan semakin meriah dan penuh makna.












