Kios Pengendali Inflasi di Pasar Besar Pelaihari Direspons Positif Warga
Warga Kota Pelaihari menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala) yang membuka Kios Pengendali Inflasi di kawasan pasar besar Pelaihari. Keberadaan kios tersebut dinilai sebagai upaya nyata dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
Program ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Satgas SABER Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Kabupaten Tanah Laut. Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Masturi pada 10 Maret 2026.
Saat ini, Kios Pengendali Inflasi telah dibuka di beberapa titik di pasar besar Pelaihari, antara lain di Kios M Noor, Kios Saudi, Kios Amda, Kios Beras Yunita Yunida, serta Kios Beras Gunawan. Di lima kios tersebut, Tim Satgas Saber Polres Tala telah memajang spanduk khusus agar pengunjung pasar dapat dengan mudah mengenali lokasi kios tersebut.
Salah satu warga Pelaihari, Hikmah, mengapresiasi langkah pemerintah daerah tersebut. Menurutnya, keberadaan kios pengendali inflasi sangat membantu masyarakat kecil agar tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga wajar.
“Kalau ada kios seperti ini tentu masyarakat merasa terbantu. Harapannya harga kebutuhan pokok bisa tetap stabil dan tidak melonjak, apalagi menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Ahmad Fauzi, yang berharap program tersebut dapat terus berjalan secara konsisten.
“Semoga kios ini benar-benar menjual barang sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Kalau bisa jumlahnya juga ditambah di beberapa pasar lain supaya lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.
Langkah Konkret Pemerintah Daerah
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanahlaut Masturi menjelaskan bahwa pembukaan kios tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga, ketersediaan serta kelancaran distribusi bahan pangan pokok.
“Dengan adanya Kios Pengendali Inflasi ini kami berharap pengawasan terhadap harga bahan pokok bisa semakin optimal, sehingga masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Ketua Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan yang juga Kasat Reskrim Polres Tala AKP Cahya Prasada Tuhuteru menegaskan bahwa kios tersebut akan menjual komoditas sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP).
“Kios inflasi ini bertujuan menjaga stabilitas bahan pokok penting sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap harga di pasar,” jelasnya.
Dengan adanya kios pengendali inflasi tersebut, pemerintah daerah berharap gejolak harga pangan dapat ditekan sekaligus memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang stabil.













