Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Sama Harga TNI Dalam Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Maret 19, 2026
Reading Time:2 mins read
Sama Harga TNI Dalam Kasus Penyerangan Andrie Yunus

Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus: TNI Dianggap Mengganggu Proses Hukum

Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melakukan tindakan yang dianggap mengganggu proses penegakan hukum dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Ia menyebutkan bahwa perkembangan kasus yang disampaikan oleh TNI justru membingungkan publik.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengumumkan bahwa empat prajurit TNI diduga menjadi pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Puspom menyatakan bahwa keempat orang tersebut ditahan di Polisi Militer Komando Daerah Militer (Pomdam) Jaya sejak Rabu pagi, 18 Maret 2026. Namun, temuan dari TNI berbeda dengan hasil penyelidikan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang diumumkan pada waktu yang hampir bersamaan.

“Tampak jelas bahwa TNI justru menyabotase dan menginterupsi proses penegakan hukum oleh Polri melalui narasi yang disampaikan kepada publik melalui konferensi pers,” ujar Hendardi dalam keterangan tertulis, Kamis, 19 Maret 2026.

Menurut Hendardi, TNI menggelar konferensi pers sebagai upaya untuk mengaburkan pengungkapan kasus. “Bagi korban dan publik, khususnya masyarakat sipil, perkembangan penegakan hukum ini mengkhawatirkan,” ujarnya.

SETARA Institute kemudian mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus tersebut, termasuk mengidentifikasi aktor lapangan dan aktor intelektual di balik penyerangan Andrie. Puspom TNI menahan empat orang berinisial NDP, SL, BWH, dan ES. Keempatnya merupakan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dari matra udara dan laut.

Dalam waktu berdekatan, polisi juga mengungkap identitas terduga pelaku penyerangan Andrie. Namun, identitas yang disampaikan berbeda dari inisial yang diungkap TNI.

Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyebut dua penyerang Andrie Yunus berinisial BHC dan MAK. Polisi menampilkan foto keduanya dalam konferensi pers di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 18 Maret 2026.

Dua orang tak dikenal menyiram air keras kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS Bidang Eksternal, pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat.

Andrie kemudian menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Jumat dini hari, 13 Maret 2026, sekitar pukul 00.00 WIB. Ia mengalami luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan. Luka bakar tersebut mencakup lebih dari 20 persen bagian tubuhnya.

Perbedaan Pendapat antara TNI dan Polri

Perbedaan pendapat antara TNI dan Polri dalam kasus ini menjadi sorotan utama. TNI mengklaim bahwa empat prajurit mereka ditahan atas dugaan keterlibatan dalam penyiraman air keras terhadap Andrie. Sementara itu, Polri mengungkapkan identitas dua terduga pelaku yang berbeda dari inisial yang disebutkan TNI.

Ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan koordinasi antara institusi militer dan kepolisian dalam menangani kasus seperti ini. Kritik terhadap TNI tidak hanya datang dari SETARA Institute, tetapi juga dari kalangan masyarakat sipil yang khawatir akan adanya intervensi atau sabotase dalam proses hukum.

Dampak pada Korban dan Masyarakat

Penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus memberikan dampak besar baik secara fisik maupun psikologis. Luka bakar yang dialaminya sangat serius dan memerlukan perawatan intensif. Selain itu, kejadian ini juga menjadi peringatan bagi para aktivis yang sering kali menjadi target ancaman dari pihak-pihak tertentu.

Dede Leni Mardianti dan Annisa Febiola turut berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Lebaran Dekat, Jadwal Imsak dan Salat di Kota Depok Hari Ini
News

Lebaran Dekat, Jadwal Imsak dan Salat di Kota Depok Hari Ini

Maret 15, 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan, Musim Kemarau Dimulai
News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan, Musim Kemarau Dimulai

Maret 14, 2026
Bareskrim bongkar lokasi narkoba di White Rabbit Gatot Subroto
News

Bareskrim bongkar lokasi narkoba di White Rabbit Gatot Subroto

Maret 19, 2026
Pemdes Ie Beudoh Nagan Raya Beri Santunan Anak Yatim Jelang Lebaran
News

Pemdes Ie Beudoh Nagan Raya Beri Santunan Anak Yatim Jelang Lebaran

Maret 15, 2026
perusahaan milik Sky li ini segera hadirkan produk kelas premium yaitu relame GT 2Pro, namun tampaknya desainnya terinspirasi Google Nexus 6P.
News

Begini Tampilan Realme GT 2 Pro, Desain seperti Google Nexus 6P?

Desember 1, 2021
Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras: Sipil Desak Prabowo Bentuk TGPF
News

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras: Sipil Desak Prabowo Bentuk TGPF

Maret 19, 2026
Next Post
Macet Parah di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kendaraan Rusak

Macet Parah di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kendaraan Rusak

Harga emas Antam turun menjadi Rp 2.943.000 per gram

Harga emas Antam turun menjadi Rp 2.943.000 per gram

Hariqo: Zakat Institute Perlu Kuatkan Strategi Hadapi Disinformasi Global

Dulu Aku Suka, Dokter Kamelia Akui Suka Reza Arap, Meski Bukan Tampan Tapi Menarik

Recommended Stories

Pemicu Irwan Mussry Tak Biayai Pernikahan El Rumi Terungkap, Maia: Anak-Anak Bayar Sendiri

Pemicu Irwan Mussry Tak Biayai Pernikahan El Rumi Terungkap, Maia: Anak-Anak Bayar Sendiri

Maret 19, 2026
Mudik Seru di Tol Kanci-Pejagan: Keluarga Sukirno Berbuka Puasa di Rest Area

Mudik Seru di Tol Kanci-Pejagan: Keluarga Sukirno Berbuka Puasa di Rest Area

Maret 19, 2026
Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri: Ramadan Perkuat Kerukunan Umat

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri: Ramadan Perkuat Kerukunan Umat

Maret 19, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN