Upaya Polres Ternate dalam Menjaga Keamanan Selama Operasi Ketupat 2026
Untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, khususnya selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polres Ternate terus meningkatkan pengawasan di berbagai titik rawan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemeriksaan rutin di pelabuhan, khususnya di Pos Pelayanan (Pos Yan) Pelabuhan Dufa-Dufa.
Personel Pos Yan bersama anggota Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras jenis cap tikus. Razia ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah peredaran barang berbahaya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang libur lebaran.
Pemeriksaan tersebut dipimpin oleh Padal Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026 pelabuhan Dufa-Dufa, Ipda Moh. Fadly S. Junaidy, bersama personel Pos Yan dan petugas KPLP. Dalam operasi tersebut, sebanyak 40 kantong minuman keras tradisional jenis cap tikus ditemukan. Minuman tersebut disembunyikan di antara barang bawaan penumpang.
Berdasarkan informasi dari motoris, minuman keras tersebut tidak diketahui pemiliknya. Diduga, cap tikus tersebut sengaja dititipkan untuk dibawa ke Kota Ternate. Setelah ditemukan, barang bukti tersebut langsung diamankan oleh petugas untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasi Humas Polres Ternate, Ipda Sudirjo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan instansi terkait, termasuk KPLP, dalam mencegah peredaran miras ilegal yang bisa memicu gangguan kamtibmas.
“Kami terus meningkatkan pengawasan dan bersinergi dengan instansi terkait, termasuk KPLP, guna mencegah peredaran miras ilegal yang dapat memicu gangguan kamtibmas,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (19/3/2026).
Lebih lanjut, Ipda Sudirjo mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membawa, mengedarkan, maupun mengonsumsi minuman keras ilegal karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah hukum Polres Ternate tetap terjaga.
Dalam momentum arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Polres Ternate juga mengajak masyarakat untuk menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman. Hal ini menjadi bagian dari upaya Polres Ternate dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hasil Razia dan Langkah Lanjutan
- Dalam razia yang dilakukan, sebanyak 40 kantong minuman keras tradisional jenis cap tikus berhasil diamankan.
- Barang bukti tersebut disimpan di lokasi yang aman untuk proses lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.
- Personel Pos Yan dan KPLP bekerja sama dalam pemeriksaan dan pengamanan barang bukti.
- Pemilik atau penjual minuman keras ilegal akan diambil tindakan sesuai hukum yang berlaku.
Imbauan Kepada Masyarakat
- Masyarakat diminta untuk tidak membawa, mengedarkan, atau mengonsumsi minuman keras ilegal.
- Peredaran minuman keras ilegal dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.
- Pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Kesiapan Polres Ternate dalam Menghadapi Arus Mudik
- Polres Ternate terus memperkuat pengawasan di titik-titik rawan seperti pelabuhan.
- Kerja sama dengan instansi terkait seperti KPLP menjadi prioritas utama.
- Upaya preventif dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas selama operasi.
- Pengamanan di tempat-tempat umum akan terus ditingkatkan.













