Perseteruan Denada dan Ressa Rossano Masih Berlanjut
Perseteruan antara penyanyi Denada dengan putranya, Ressa Rossano, terus berlangsung dan tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Meski Denada telah mengakui Ressa sebagai anak kandungnya, hubungan keduanya masih tegang dan belum menemukan titik terang.
Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menyoroti beberapa poin penting yang menurutnya menjadi sumber permasalahan. Menurut Iqbal, banyak hal yang tidak diakui oleh Ressa, mulai dari masalah pendidikan hingga kendaraan yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya. Iqbal menyatakan bahwa Ressa pernah di-drop out (DO) dari kampus karena tidak pernah hadir dalam perkuliahan. Pihaknya juga memiliki bukti berupa chat yang menunjukkan bahwa nilai Ressa sangat buruk, kemungkinan karena tidak mengikuti UTS atau UAS serta jarang hadir di kelas.
- “Masalah kuliah kenapa dia di DO itu karena memang nggak pernah masuk.”
- “Ini dari pihak kampus nilainya E, kemungkinan tidak mengikuti UTS atau UAS dan jarang masuk juga,” beber Iqbal sembari menunjukkan bukti.
Selain itu, Iqbal juga menyinggung soal biaya yang diberikan oleh Denada kepada Ressa. Menurutnya, Denada selalu memberikan uang untuk kebutuhan Ressa dan biaya pendidikan melalui orang tua asuh. Iqbal menyebut bahwa ada masalah biaya yang diberikan kepada penggugat dua Pak Dino dan penggugat tiga Bu Ratih. Ia menunjukkan bukti transfer uang sebesar sepuluh juta rupiah ke Pak Dino sebagai contoh.
Mobil yang Dibeli Denada untuk Ressa
Iqbal juga menyampaikan bahwa Denada pernah membelikan mobil untuk Ressa saat sang anak masih duduk di bangku SMP. Hal ini menunjukkan bahwa segala tanggungan cicilan mobil dibayarkan oleh keluarga Denada. Iqbal menegaskan bahwa Ressa tidak mungkin bisa membayar cicilan mobil sendiri ketika masih duduk di SMP.
- “Masalah mobil ini aneh juga, kan itu dikasih ke Ressa pasa SMP ya, kan nggak mungkin kalau anak SMP nyicil sendiri.”
- “Katanya sih dikasihkan cumin DP, kok ya ndak alhamdulillah dikasih DP. Itu cicilannya juga yang nanggung Bu Emilia (ibu Denada),” papar Iqbal.
Pengakuan Ressa sebagai Anak Kandung Denada
Sebelumnya, Ressa Rossano muncul dan mengaku bahwa dirinya adalah anak kandung dari Denada. Ia juga mengaku telah ditelantarkan oleh Denada selama 24 tahun ini. Ressa kemudian mengajukan gugatan perdata senilai Rp7 miliar ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur. Ressa diketahui sejak berusia 10 hari, dititipkan kepada bibi Denada, Ratih dan paman Denada, Dino Rossano Hansa yang juga merupakan adik kandung Emilia Contessa, ibu Denada.
Sempat memanas, pada akhirnya Denada menyampaikan permintaan maafnya dan mengakui Ressa anak kandungnya. Meski sudah diakui sebagai anak kandung, sampai saat ini pihak Ressa belum mencabut gugatan tersebut.
Penyangkalan Denada Terhadap Tuduhan Telantaran
Denada menegaskan bahwa ia tidak pernah memiliki niat untuk mengabaikan sang anak. Menurutnya, ia tetap menjalankan tanggung jawab, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dan pendidikan Ressa, meski tidak membesarkannya secara langsung. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah bukti transfer pembayaran biaya kuliah yang ia tunjukkan.
- “Uang untuk Mama, itu ibadah aku. Uang untuk Ressa, itu tanggung jawab aku. Jadi kalau pas Mama ada uang lebih, ditabung saja buat sendiri,” kata Denada.
- “Aku tetap ngirim meski jumlahnya enggak tentu,” lanjutnya.
Denada juga menyatakan bahwa komunikasi terkait kebutuhan finansial Ressa selama ini berjalan lancar, termasuk urusan yang berkaitan dengan almarhumah ibunya, Emilia Contessa. Ia menegaskan dirinya tidak pernah lalai dalam mengirimkan biaya untuk kebutuhan maupun pendidikan anaknya. Denada menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama bagi sang putra.
- “Termasuk uang kuliah Denada, mama (Emilia Contessa) pasti ngabarin aku. Setiap kali ada tagihan apa dari Ressa, itu pasti diforward ke aku. Semua uang kuliah yang mama minta untuk Ressa, pasti aku kirim,” ungkapnya.













