Penetapan Lokasi Salat Idul Fitri 2026 di Nabire
Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, telah menetapkan lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Lokasi yang dipilih adalah Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire Kota.
Ketua PHBI Nabire, Haji Husin Humkel, menjelaskan bahwa keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 13/PHBI/KAB-NB/III/2026. Surat edaran tersebut bertujuan menjadi panduan bagi umat Muslim di Nabire agar perayaan hari kemenangan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan terorganisasi.
Haji Husin mengatakan, lokasi Bandara Nabire dipilih untuk mengakomodasi jamaah dalam jumlah besar di tingkat kabupaten. Pihaknya juga telah mendapatkan izin dari bagian Rumah Tangga Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
“Segala persiapan teknis mulai dari kebersihan lokasi hingga penataan saf akan ditangani langsung oleh tim PHBI. Kami ingin memastikan umat dapat beribadah dengan nyaman,” kata Haji Husin kepada awak media.
Jadwal Pelaksanaan Salat Idul Fitri
Mengenai waktu pelaksanaan, PHBI Nabire masih menunggu hasil sidang isbat pemerintah pusat yang diprediksi jatuh pada tanggal 20 atau 21 Maret 2026. Kendati demikian, jadwal rangkaian ibadah telah ditetapkan dimulai tepat pukul 06.30 WIT.
Yang nanti bertindak sebagai Imam adalah Ustaz Fursan Rabban, sementara posisi Khatib akan diisi oleh Ustaz Ilham Akbar Al Mujahid.
Kebijakan Takbir Keliling dan Penggunaan Pengeras Suara
PHBI Nabire mengambil kebijakan untuk tidak menyelenggarakan takbir keliling secara resmi di tingkat kabupaten. Kebijakan ini diambil demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Nabire.
Namun menurut Haji Husin, PHBI memberikan ruang bagi pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ingin melaksanakan takbir di lingkungan masing-masing.
“Bagi DKM yang ingin mengadakan takbir keliling skala lokal, wajib berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat. Untuk takbir di dalam masjid, penggunaan pengeras suara luar hanya dibatasi hingga pukul 21.00 WIT. Setelah itu, aktivitas takbir wajib beralih menggunakan pengeras suara dalam,” tandasnya.
Imbauan untuk Pengurus Masjid
Haji Husin mengimbau, seluruh pengurus masjid di Kabupaten Nabire yang mau bergabung dalam salat Id tingkat kabupaten untuk dapat berkoordinasi dengan dewan masjid Indonesia setempat.
Hal ini bertujuan untuk sinkronisasi jadwal khatib dan memastikan distribusi jamaah tidak bertumpuk di satu titik secara berlebihan.
Harapan PHBI Nabire
Dengan persiapan yang matang ini, Haji Husin berharap, perayaan Idul Fitri 2026 di Provinsi Papua Tengah dapat menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarumat beragama dalam bingkai toleransi yang sejuk.













