Korban Begal di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau Jalani Operasi di Rumah Sakit
Mangihut Tua Sihombing (22), seorang warga asal Medan yang kini tinggal di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, menjadi korban dugaan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal. Kejadian ini terjadi di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, kawasan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong.
Kini, Mangihut harus menjalani operasi di RS AR Bunda Kota Lubuklinggau akibat luka tikaman senjata tajam yang dialaminya saat kejadian. Dari informasi keluarga, korban sempat mengalami kondisi drop hingga akhirnya mulai sadar sebelum dibawa ke ruang operasi untuk penanganan medis lebih lanjut.
Korban mengalami luka cukup parah akibat senjata tajam yang digunakan oleh pelaku saat merampas sepeda motornya. “Kondisi terakhir sudah sadar, tapi sekarang sedang dioperasi karena luka tusukan,” kata pihak keluarga yang dikonfirmasi wartawan, Melanie pada Rabu malam.
Berangkat Sendirian ke Lubuklinggau
Pihak keluarga mengaku belum mengetahui secara pasti tujuan awal korban saat berangkat. “Kami masih belum tahu dia tadi mau ke mana, karena dia pergi sendirian, yang jelas keponakan kami ini mau ke Linggau dari Bengkulu,” tambah Melanie.
Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berangkat dari Bengkulu menuju Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, untuk menemui kekasihnya. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban merupakan seorang pemudik yang melintas di jalur tersebut.
Motor Dirampas, Korban Alami Luka
Dari informasi sementara, sepeda motor milik korban dilaporkan dirampas oleh pelaku. Selain itu, korban juga diduga mengalami luka akibat senjata tajam yang digunakan pelaku saat aksi berlangsung. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis atas luka yang dialaminya.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti identitas pelaku maupun kronologi lengkap kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini.
Polisi Masih Selidiki Kasus
Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, sebelumnya menyampaikan bahwa korban mengalami luka cukup parah akibat senjata tajam dan masih dalam perawatan. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kronologi kejadian serta memburu pelaku.
“Anggota telah turun ke lapangan untuk melakukan penelusuran dan mengumpulkan keterangan guna mengungkap kasus tersebut,” ujar Kapolsek.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, membenarkan adanya informasi terkait dugaan aksi curas tersebut. “Benar ada tadi sore,” ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi wartawan.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengecekan ke lokasi kejadian serta ke rumah sakit untuk meminta keterangan dari korban. “Terkait kejadian tersebut, anggota masih di lapangan untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan informasi,” lanjut Kapolsek.
Lebih lanjut, pihak kepolisian menyatakan bahwa informasi lengkap terkait peristiwa ini masih dalam proses pendalaman. Selain itu, Kapolsek juga memastikan akan langsung mengejar para pelaku aksi curas.













