Kepadatan di Stasiun Pasar Senen Jelang H-2 Lebaran
Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menjadi salah satu titik yang ramai dibanjiri calon pemudik pada H-2 Lebaran, Kamis (19/3/2026). Kepadatan terlihat jelas dari lalu-lalang penumpang yang berjalan cepat menuju peron. Banyak dari mereka terlihat sibuk mempersiapkan diri untuk naik kereta api, baik sendirian maupun bersama keluarga.
- Penumpang yang datang bersama anggota keluarga, termasuk anak-anak dan lansia, tampak mencoba menemukan tempat duduk atau ruang yang nyaman untuk menunggu.
- Beberapa penumpang memilih duduk di ruang tunggu, sambil menjaga barang bawaan mereka. Mereka menunggu jadwal keberangkatan kereta yang telah direncanakan.
- Namun, tidak semua penumpang berhasil mendapatkan tempat duduk. Sebagian besar terpaksa duduk lesehan karena tidak kebagian kursi. Tas besar dan koper mereka diletakkan di lantai sekitar mereka.
Para porter juga terlihat sibuk mengangkut barang bawaan penumpang. Mereka berlarian dari satu peron ke peron lainnya, membantu penumpang yang membawa banyak barang. Pengumuman dari pengeras suara sering terdengar, memanggil para penumpang untuk segera bersiap naik ke kereta sesuai tujuan masing-masing.
Pengalaman Pemudik yang Berangkat dari Stasiun Pasar Senen
Salah satu penumpang, Yesti (53), memilih berangkat dari Stasiun Pasar Senen mendekati Lebaran karena harus menunggu anak-anaknya libur kerja. Ia akan pulang ke kampung halamannya di Sleman, Yogyakarta. “Anak-anakku baru bisa libur hari ini, pesan kereta yang pemberangkatan hari ini,” kata Yesti saat berbincang dengan sumber lokal.
Setiap tahun, Yesti memboyong keluarganya untuk mudik. Ia menjelaskan bahwa tradisi ini dilakukan untuk menjaga silaturahmi dengan keluarga besar yang masih tinggal di kampung halaman. Meski proses mudik sering kali penuh tantangan, ia tetap merasa penting untuk melakukan perjalanan tersebut.
Persiapan dan Tantangan dalam Mudik
Mudik merupakan momen yang sangat dinantikan oleh banyak keluarga. Namun, persiapan yang matang diperlukan agar perjalanan berjalan lancar. Dari pengalaman Yesti, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Memastikan tiket kereta sudah dipesan jauh-jauh hari.
- Menyiapkan barang bawaan dengan rapi dan aman.
- Menjaga kesehatan selama perjalanan, terutama bagi lansia dan anak-anak.
- Mengatur waktu keberangkatan agar tidak terlambat.
Selain itu, para pemudik juga harus siap menghadapi kemacetan lalu lintas dan antrian panjang di stasiun. Meski begitu, kebersamaan dan kegembiraan saat berkumpul dengan keluarga membuat segala usaha terasa layak dilakukan.













