Kepolisian Bengkulu Lakukan Pengejaran Intensif Terhadap Pelaku Begal
Polda Bengkulu telah melakukan tindakan cepat dan intensif setelah seorang mahasiswa menjadi korban aksi pencurian dengan kekerasan (curas) di Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (18/3/2026). Peristiwa ini terjadi saat korban, Mangihut T.S (23), sedang melakukan perjalanan antar kota dari Kota Bengkulu menuju Lubuklinggau.
Kejadian tersebut berlangsung di jalur lintas yang menjadi akses vital antara Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan. Aparat kepolisian menegaskan bahwa situasi keamanan di area tersebut tetap terkendali meskipun ada ancaman kejahatan.
Polda Bengkulu Perintahkan Penyelidikan Intensif
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Ichsan Nur, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan. Polres Rejang Lebong telah diperintahkan untuk melakukan penyelidikan intensif serta pengejaran terhadap kedua pelaku begal. Ia menegaskan komitmen pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku tertangkap.
“Polres Rejang Lebong telah diinstruksikan untuk melakukan penyelidikan intensif dan pengejaran terhadap pelaku. Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku tertangkap,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kepolisian hadir untuk memastikan supremasi hukum tetap ditegakkan dan masyarakat merasa aman. Meski peristiwa ini cukup meresahkan, aparat mengimbau masyarakat untuk tidak panik.
Imbauan untuk Tetap Tenang dan Waspada
Personel kepolisian telah disebar di sejumlah titik rawan guna menjaga keamanan jalur lintas. Kabid Humas juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu penyelidikan dengan melaporkan informasi sekecil apa pun terkait pelaku. Ia menegaskan bahwa identitas pelapor akan dirahasiakan.
“Jika ada warga yang mengetahui identitas atau keberadaan pelaku, segera laporkan kepada kami. Identitas pelapor akan kami jaga kerahasiaannya,” ujarnya.
Manfaatkan Layanan Darurat dan Pos Polisi
Sebagai langkah preventif, Polda Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian yang tersedia selama 24 jam. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan jika terjadi sesuatu, segera hubungi Call Center 110. Personel polisi siap memberikan respons cepat.
Selain itu, pengguna jalan yang melakukan perjalanan jauh disarankan untuk beristirahat di pos pengamanan atau pos polisi terdekat apabila merasa lelah. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kondisi fisik sekaligus meminimalkan potensi menjadi sasaran kejahatan.
Keamanan Jalur Lintas Jadi Prioritas
Kasus begal di Rejang Lebong menjadi pengingat bahwa jalur lintas antarwilayah masih memiliki tingkat kerawanan, terutama pada titik-titik yang minim penerangan dan jauh dari permukiman. Polda Bengkulu memastikan akan meningkatkan patroli serta langkah preventif lainnya demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Dengan pengejaran intensif yang sedang dilakukan, kepolisian optimistis pelaku segera tertangkap dan situasi keamanan di jalur lintas Bengkulu kembali kondusif.
Mahasiswa Diserang Saat Perjalanan Antar Kota
Sebelumnya, korban bernama Mangihut T.S (23), seorang mahasiswa, saat itu tengah mengendarai sepeda motor dari Kota Bengkulu menuju Kota Lubuklinggau. Kondisi jalan yang relatif sepi diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Setibanya di kawasan Desa Simpang Beliti, korban tiba-tiba dipepet oleh dua orang pria tak dikenal yang menggunakan sepeda motor. Kedua pelaku diketahui membawa senjata tajam jenis pisau. Korban berusaha mempertahankan diri dan sempat melakukan perlawanan. Namun, dalam pergumulan tersebut, salah satu pelaku menusukkan senjata tajam ke bagian dada kiri korban.
Akibat luka tusuk yang cukup dalam, korban mengalami pendarahan hebat dan terkapar di lokasi kejadian. Warga sekitar yang mengetahui insiden tersebut segera memberikan pertolongan.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Pengumpulan Bukti
Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hemanto Purba, mengatakan pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu menerima laporan. Personel kepolisian juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi guna memperkuat proses penyelidikan.
Petugas turut melakukan penyisiran di sepanjang jalur lintas untuk mencari jejak pelaku. “Personel sudah melakukan cek TKP dan kasus ini segera diteruskan ke piket Polsek untuk proses penyidikan lebih lanjut. Fokus kami saat ini memastikan penanganan medis korban berjalan maksimal sembari memperkuat bukti-bukti di lapangan,” ujarnya.













