Strategi TOBA untuk Mengembangkan Bisnis Hijau
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengembangkan bisnis di luar segmen batubara. Fokus utama perusahaan kini berada pada pengelolaan limbah, yang menjadi bagian dari upaya mereka untuk menciptakan model bisnis yang lebih berkelanjutan.
Alokasi Dana untuk Pengelolaan Limbah
Dalam rangka ekspansi bisnis pengelolaan limbah, TOBA telah menyiapkan alokasi pendanaan sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun. Dana ini akan digunakan untuk mengevaluasi peluang pertumbuhan baik secara organik maupun anorganik di kawasan regional. SVP Corporate Finance & Investor Relations TBS Energi Utama, Mirza Hippy, menjelaskan bahwa sumber pendanaan bisa berasal dari kas internal, pinjaman bank, penerbitan surat utang atau sukuk, maupun aksi korporasi lainnya.
Akuisisi dan Perluasan Pasar
Keseriusan TOBA dalam memperkuat posisi bisnis pengelolaan limbah telah terwujud melalui akuisisi Sembcorp Environment pada tahun 2025. Kini, perusahaan tersebut beroperasi dengan nama Cora Environment. Ekspansi ini memperkuat kehadiran TOBA di pasar Singapura.
Selain itu, TOBA juga sangat serius dalam beralih dari bisnis terkait bahan bakar fosil ke bisnis hijau. Komitmen ini dibuktikan dengan tuntasnya divestasi aset Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik TOBA. Seluruh modal dari divestasi tersebut dialokasikan untuk mendanai transisi ke sektor rendah karbon sebagai bagian dari agenda strategis berkelanjutan perusahaan.
Agenda Ekspansi Lainnya di Tahun 2026
Di luar pengelolaan limbah, TOBA juga memiliki rencana ekspansi utama pada tahun 2026. Salah satu proyek utama adalah penyelesaian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung dengan kapasitas 46 megawatt peak (MWp) di Batam. Proyek ini diharapkan mencapai Commercial on Date (COD) pada kuartal IV-2026.
Selain itu, TOBA juga sedang mengembangkan armada kendaraan listrik Electrum secara lebih masif. Perusahaan juga merencanakan perluasan titik fasilitas penukaran baterai serta ekspansi ke pasar Surabaya.
Kesimpulan
TOBA terus berkomitmen untuk mengembangkan bisnis yang ramah lingkungan. Dengan fokus pada pengelolaan limbah, transisi ke energi terbarukan, dan pengembangan kendaraan listrik, TOBA menunjukkan arah strategis yang jelas menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Rencana ekspansi yang dilakukan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar, tetapi juga untuk memastikan bahwa perusahaan dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat.












