Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Teknologi Security

Ini Dia Tren Pola Serangan kejahatan Siber di seluruh dunia

Maret 20, 2026
Reading Time:3 mins read
Ini Dia Tren Pola Serangan kejahatan Siber di seluruh dunia - Selular.ID

RELATED POSTS

Cyber Security 2026: Pengertian, Jenis Ancaman, dan Strategi Perlindungan Terkini

Panduan Keamanan Internet 2026: Hal yang Harus dan Tidak Boleh Dilakukan

Waspada “Zombi” Digital: Bahaya Tersembunyi di Balik VPN dan Aplikasi Gratisan

Jakarta, Antoni Blog –  Group-IB, salah satu perusahaan keamanan siber global baru saja merilis hasil penelitiannya tentang ancaman siber global, Hi-Tech Crime Trends 2021/2022 pada konferensi penilaian ancaman dan intelijen tahunan CyberCrimeCon’21.

Pada semestar kedua 2020 hingga semester pertama 2021, modus penjualan akses ke jaringan perusahaan terus berkembang mencapai $7.165.387 secara global, meningkat sebesar 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di wilayah APAC saja, total biaya akses perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut yang menyediakan akses jaringan ilegal mencapai $3.307.210 selama periode evaluasi. Angka ini  meningkat hampir 7 kali lipat dari tahun ke tahun. Sebagian besar akses penjualan adalah milik organisasi-organisasi asal Australia (36%), India (23%), dan China (14%).

Australia dan India bahkan telah masuk ke dalam daftar lima besar negara global yang memiliki perusahaan dengan akses jaringan yang sering ditemukan secara ilegal, yang masing-masing memiliki pangsa pasar sebesar 4% dan 3%. Kedua negara tersebut diungguli oleh Inggris (4%), Prancis (5%), dan Amerika Serikat (30%).

Sebagian besar perusahaan yang terkena dampak bergerak di bidang produksi, pendidikan, jasa keuangan, kesehatan, dan perdagangan. Selama periode evaluasi, jumlah industri yang dieksploitasi oleh initial access brokers melonjak hingga 75% dari 20 menjadi 35, yang menunjukkan bahwa para penjahat siber baru mulai menyadari berbagai korban yang potensial.

Kemudian, Selama periode evaluasi, analis Group-IB juga mencatat 21 program Ransomware-as-a-Service (RaaS) baru, yang meningkat 19% dibandingkan periode sebelumnya.

Selama periode evaluasi, penjahat siber telah menguasai penggunaan Data Leak Sites (DLS), sebuah web resource yang digunakan untuk menambah tekanan kepada korban agar mau membayar uang tebusan dengan mengancam akan membocorkan data pribadi mereka ke publik.

Namun, dalam praktiknya, walaupun uang tebusan tersebut telah dibayar, data pribadi korban tetap dapat dilihat oleh publik. Lalu menurut data dari DLS resources, dalam hal jumlah perusahaan yang diserang pada tahun 2020 dan 2021, wilayah APAC berada di peringkat ketiga, diungguli oleh Eropa dan Amerika Utara.  Pangsa Asia-Pasifik tiga kuartal pertama tahun ini dalam distribusi regional tumbuh dari 6,1% menjadi 9,1%. Tahun ini, mayoritas korban serangan ransomware yang diketahui publik di wilayah APAC berasal dari Australia (41), India (24), Jepang (16), Taiwan (16), dan Indonesia (12).

Secara global, mayoritas perusahaan yang ditargetkan oleh operator ransomware pada tahun ini berasal dari Amerika Serikat (49,2%), Kanada (5,6%), dan Prancis (5,2%), sementara mayoritas organisasi yang terkena dampak berasal dari manufaktur (9,6%), real estate (9,5%) dan transportasi (8,2%).

Setelah menganalisis ransomware DLS pada tahun 2021, analis Group-IB menyimpulkan bahwa Conti menjadi kelompok ransomware paling agresif, yang membuat informasi publik tentang 361 korban (16,5% dari semua perusahaan korban yang datanya dirilis di DLS), diikuti oleh Lockbit (251), Avaddon (164), REvil (155), dan Pysa (118). Lima besar pada tahun lalu meliputi Maze (259), Egregor (204), Conti (173), REvil (141), dan Pysa (123).

Begitu pula dengan serangan pencurian data kartu kredit (carding), selama periode evaluasi, pasar carding turun hingga 26% dari $ 1,9 miliar menjadi $ 1,4 miliar dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Penurunan seperti itu dijelaskan oleh jumlah dump yang lebih rendah (data yang tersimpan di strip magnetik kartu bank) yang ditawarkan untuk dijual: jumlah penawaran menyusut sebesar 17% dari 70 juta catatan menjadi 58 juta mengingat penutupan toko kartu terbesar yakni Joker’s Stash. Sementara itu, harga rata-rata bank card dump turun dari $ 21,88 menjadi $ 13,84, sementara harga maksimum melonjak dari $ 500 menjadi $ 750.

Tren sebaliknya tercatat di pasar untuk penjualan data teks kartu bank (nomor kartu bank, tanggal kadaluarsa, nama pemilik, alamat, CVV): total jumlah melonjak sebesar 36% dari 28 juta catatan menjadi 38 juta, yang antara lain dapat dijelaskan oleh meningkatnya jumlah web phishing resource yang meniru merek terkenal di tengah pandemi.

Harga rata-rata untuk data teks naik dari $ 12,78 menjadi $ 15,2, sementara yang maksimum meroket 7 kali lipat dari $ 150 menjadi $ 1.000 yang belum pernah terjadi sebelumnya.

The post Ini Dia Tren Pola Serangan kejahatan Siber di seluruh dunia appeared first on Antoni Blog.

.

Tags: Ancaman Keamanan Siberserangan siberUU PDP
Share62Tweet39

RelatedPosts

Tips Keamanan Internet
Security

Panduan Keamanan Internet 2026: Hal yang Harus dan Tidak Boleh Dilakukan

Maret 20, 2026
Bahaya Tersembunyi di Balik VPN dan Aplikasi Gratisan
Security

Waspada “Zombi” Digital: Bahaya Tersembunyi di Balik VPN dan Aplikasi Gratisan

Maret 18, 2026
Pengertian, Jenis Ancaman, dan Strategi Perlindungan Terkini
Security

Cyber Security 2026: Pengertian, Jenis Ancaman, dan Strategi Perlindungan Terkini

Maret 25, 2026
Next Post
Game Xbox Kian Populer Dimainkan Via Smartphone

Game Xbox Kian Populer Dimainkan Via Smartphone

Casing Samsung Galaxy S21 FE Bocor Secara Online - Selular.ID

Casing Samsung Galaxy S21 FE Bocor Secara Online

Grab Melantai di Bursa Nasdaq - Selular.ID

Grab Melantai di Bursa Nasdaq - Antoni Blog

Recommended Stories

Hasil Semifinal Swiss Open: Putri KW Jadi Satu-Satunya Wakil Indonesia ke Final WS

Hasil Semifinal Swiss Open: Putri KW Jadi Satu-Satunya Wakil Indonesia ke Final WS

Maret 14, 2026
Best Smartphone Rp2 Jutaan

Selular Editor’s Choice 2021: Best Smartphone Rp2 Jutaan

Maret 19, 2026
Membuat Desain Undangan Nikah di Canva dengan Mudah dan Gratis

Membuat Desain Undangan Nikah di Canva dengan Mudah dan Gratis

Maret 18, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN