Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Jalan Kendal Kemlagi Mojokerto Terendam Banjir 30 Cm

Maret 15, 2026
Reading Time:3 mins read
Optimasi Gambar

Kondisi Jalan yang Mengkhawatirkan di Desa Kendal Kemlagi

Kondisi jalan di Desa Kendal Kemlagi, yang menghubungkan antara Kecamatan Karanggeneng dan Kecamatan Paciran, saat ini sedang dalam kondisi memprihatinkan. Para pengguna jalan dan warga sekitar harus terus berjuang menghadapi genangan air yang tidak kunjung surut. Genangan ini sudah berlangsung selama hampir tiga bulan, membuat kehidupan masyarakat setempat terganggu secara signifikan.

RELATED POSTS

Pertamina Kaimana Jamin Stok BBM Aman hingga Lebaran 2026

7 Fakta Maut Kakak Beradik PNS Gorontalo, Pesan Terakhir Fanni Jadi Perhatian Keluarga

Bupati Biak dan Trash Hero Beraksi di Pasar Bosnik untuk Laut yang Terancam

Banjir yang terjadi bukan lagi sekadar kejadian sementara, melainkan menjadi pemandangan harian yang menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Bahkan, kondisi terkini menunjukkan bahwa genangan air semakin dalam dan parah dibandingkan satu bulan lalu. Sepanjang hampir satu kilometer, badan jalan tertutup oleh air dengan kedalaman bervariasi. Di beberapa titik yang cukup parah, ketinggian air mencapai 20 hingga 30 sentimeter.

Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat parah. Kendaraan roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas agar tidak terperosok ke lubang jalan yang tidak terlihat di balik keruhnya air. Selain mengganggu pengguna jalan, banjir juga langsung memengaruhi kehidupan warga yang tinggal di pinggir jalan.

Salah satu warga yang terdampak adalah Wardi, yang rumahnya berada tepat di garis depan genangan air. Setiap hari, ia harus berhadapan dengan aroma air yang mulai membusuk dan ancaman kerusakan bangunan akibat rendaman yang berlangsung berbulan-bulan.

“Sudah tiga bulanan ini banjir terjadi, dan rasanya seperti tidak ada ujungnya. Air terus menggenang di depan mata setiap kali saya keluar rumah,” ungkap Wardi dengan nada penuh kekecewaan saat ditemui di lokasi pada Minggu (15/3/2026).

Baginya, setiap hari adalah perjuangan untuk memastikan sisa-sisa kenyamanan di dalam rumahnya tidak hilang ditelan air. Ironisnya, hingga saat ini belum ada tindakan konkret yang signifikan dari pihak pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan di ruas jalan ini secara permanen. Warga merasa seolah dibiarkan berjuang sendirian di tengah krisis infrastruktur yang seharusnya menjadi tanggung jawab pengampu kebijakan.

Ketiadaan bantuan membuat Wardi dan warga terdampak lainnya terpaksa memutar otak. Mereka melakukan tindakan darurat dengan membendung bagian depan rumah menggunakan alat dan material seadanya. Mulai dari karung pasir hingga kayu penyangga dipasang sedemikian rupa agar luapan air dari jalan tidak masuk lebih jauh ke dalam ruang tamu atau kamar tidur mereka.

“Kami hanya bisa membendung dengan alat seadanya. Kalau tidak dibendung, ya air pasti masuk ke rumah dan merusak barang-barang. Kami butuh bantuan, tapi sampai sekarang belum ada tindakan apa-apa dari pemerintah,” lanjut Wardi sambil menunjuk tanggul darurat yang ia buat sendiri di depan pintu rumahnya.

Situasi di ruas jalan ini sebenarnya sempat memanas beberapa waktu lalu. Kelompok santri dan siswa dari kompleks Pondok Mawar Simo sempat melakukan aksi demonstrasi untuk menuntut perbaikan. Aksi tersebut merupakan puncak dari kekesalan para pelajar yang akses pendidikannya terganggu akibat genangan air yang kian parah setiap harinya.

Pasca aksi protes tersebut, memang ada sedikit perubahan di titik dekat pondok pesantren. Petugas sempat mengerahkan pompa air untuk menyedot genangan dan membangun bendungan sementara di sisi jalan. Langkah tersebut berhasil menyurutkan air di titik sasaran demonstrasi, memberikan sedikit napas lega bagi para santri yang melintas.

Namun, penyelesaian tersebut rupanya bersifat sektoral dan tidak menyeluruh. Di luar titik yang disurutkan dengan pompa, genangan tetap menguasai sisa ruas jalan Kendal-Kemlagi. Secara teknis, masalah utama belum terselesaikan karena posisi air memang masih jauh lebih tinggi dibandingkan permukaan jalan yang rendah.

Masyarakat melihat bahwa penggunaan pompa hanyalah solusi jangka pendek yang bersifat “pemadam kebakaran”. Tanpa adanya peninggian jalan atau perbaikan sistem drainase secara total, air akan selalu kembali menggenang begitu pompa dimatikan atau saat hujan kembali turun. Hal ini menunjukkan kegagalan perencanaan infrastruktur di wilayah tersebut.

Ketinggian air yang lebih tinggi dari jalan membuat kawasan ini layaknya sebuah mangkuk yang menampung limpasan air tanpa ada saluran pembuangan yang memadai. Kondisi jalan yang terus menerus terendam pun mulai berisiko mengalami kerusakan di beberapa titik.


Share61Tweet38

RelatedPosts

Profil Habib Jafar, Pendakwah Muda Descendan Nabi yang Aktif di Media Sosial
News

Profil Habib Jafar, Pendakwah Muda Descendan Nabi yang Aktif di Media Sosial

Maret 14, 2026
Kartu AS Roy Suryo Usai Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli, Tetap pada Kesimpulan Awal
News

Kartu AS Roy Suryo Usai Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli, Tetap pada Kesimpulan Awal

Maret 15, 2026
Info Terkini Gempa Sukabumi 15 Maret 2026, Pusat Gempa di Jawa Barat
News

Info Terkini Gempa Sukabumi 15 Maret 2026, Pusat Gempa di Jawa Barat

Maret 14, 2026
News

Cuaca DIY Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Maret 14, 2026
Bank Sumut: 17.875 Debitur Dapat Relaksasi KUR PascaBencana
News

Bank Sumut: 17.875 Debitur Dapat Relaksasi KUR PascaBencana

Maret 14, 2026
Polisi: Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Viral Ternyata Buatan AI
News

Polisi: Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Viral Ternyata Buatan AI

Maret 15, 2026
Next Post
Mengejar Pelaku Penyiram Air Keras Andrie Yunus KontraS

Mengejar Pelaku Penyiram Air Keras Andrie Yunus KontraS

Berita Terkini: Penjualan Royal Enfield Naik; Ekspor Suzuki Indonesia Meningkat

Berita Terkini: Penjualan Royal Enfield Naik; Ekspor Suzuki Indonesia Meningkat

Hasil Swiss Open 2026: Alwi Farhan Kalahkan Unggulan Tiongkok, Susul Putri KW ke Final

Hasil Swiss Open 2026: Alwi Farhan Kalahkan Unggulan Tiongkok, Susul Putri KW ke Final

Recommended Stories

Daftar Wilayah Kaltim yang Berpotensi Hujan Hari Ini 15 Maret 2026

Daftar Wilayah Kaltim yang Berpotensi Hujan Hari Ini 15 Maret 2026

Maret 14, 2026
Suhu Jakarta Tembus 35,4°C, Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal

Suhu Jakarta Tembus 35,4°C, Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal

Maret 15, 2026
5 Berita Terpopuler: PPPK Paruh Waktu Belum Terima THR, THP Cair Rp4 Juta, Gajian Lagi di Awal Bulan

5 Berita Terpopuler: PPPK Paruh Waktu Belum Terima THR, THP Cair Rp4 Juta, Gajian Lagi di Awal Bulan

Maret 14, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN