Peran Anggota DPRD dan Caleg Potensial dalam Pemilu Mendatang
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau lebih dikenal dengan Gus Halim, memberikan pesan penting kepada anggota DPRD yang saat ini menjabat. Ia menekankan bahwa kinerja optimal dan perawatan terhadap konstituen menjadi hal utama agar tidak tergeser di Pemilu mendatang.
Pesan ini disampaikan dalam acara peringatan Nuzulul Quran yang berlangsung di Kantor DPW PKB Jatim, Jumat (13/3/2026) malam. Acara ini juga dihadiri oleh para anggota legislatif PKB serta caleg sebelumnya.
Filosofi Sepak Bola: Pemain Inti vs Cadangan
Gus Halim menggunakan analogi sepak bola untuk menjelaskan posisi anggota DPRD dan caleg potensial. Menurutnya, anggota DPRD adalah pemain inti yang bertindak di lapangan, sedangkan caleg potensial ibarat pemain cadangan. Jika kinerja pemain inti tidak optimal, maka bukan tidak mungkin akan digantikan oleh pemain cadangan.
“Ini kita rangkai dengan pertemuan caleg potensial pendulang suara Pileg 2024. Kita beri apresiasi, kita beri afirmasi. Itu setiap tahun yang kita sebut dengan reward,” ujar Gus Halim saat dikonfirmasi.
Hasil Pemilu 2024 lalu menunjukkan bahwa PKB berhasil meraih 27 kursi di DPRD Jatim. Dari hasil ini, ada kontribusi suara dari caleg potensial meskipun belum berhasil lolos ke parlemen. Oleh karena itu, caleg potensial tetap mendapat apresiasi dari PKB Jatim.
Peringatan untuk Anggota DPRD
Di sisi lain, Gus Halim memperingatkan agar anggota DPRD yang saat ini menjabat dapat mengoptimalkan kinerja mereka. Ia menegaskan bahwa jika pemain inti tidak hati-hati dalam menjalankan tugasnya, maka bisa saja digulingkan karena tidak melakukan perawatan terhadap konstituen.
“Kalau pemain-pemain inti yang sekarang ada di DPR nggak hati-hati, bisa digulingkan karena tidak melakukan perawatan terhadap konstituennya,” ujarnya.
Pentingnya Merawat Konstituen
Menurut Gus Halim, merawat konstituen merupakan hal yang sangat penting. Anggota DPRD harus terus berkomunikasi dan menjaga hubungan dengan rakyat di dapil masing-masing. Jika tidak, maka kemungkinan besar akan digantikan oleh caleg potensial yang lebih aktif dan responsif.
Ia juga menekankan bahwa partai tidak hanya melihat kinerja anggota DPRD semata, tetapi juga bagaimana mereka menjaga hubungan dengan masyarakat. Hal ini menjadi faktor penentu dalam Pemilu mendatang.
Tantangan dan Harapan
PKB Jatim memiliki tantangan besar dalam menjaga konsistensi kinerja anggota DPRD dan memastikan bahwa caleg potensial tetap memiliki kesempatan untuk berkembang. Dengan adanya penghargaan dan apresiasi, partai berusaha menciptakan lingkungan yang kompetitif namun tetap saling mendukung.
Gus Halim, yang juga kakak kandung Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, berharap agar semua pihak dapat bekerja sama demi memperkuat posisi PKB di tingkat daerah maupun nasional.













