Kegiatan Sosial dan Spiritual Pemkot Jambi di Malam Ramadan
Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menunjukkan komitmennya untuk berada di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai spiritualitas di kalangan jajaran pemerintahan. Hal ini terlihat dalam berbagai kegiatan yang digelar selama bulan Ramadan, salah satunya pada malam ke-25 Ramadan.
Pada malam tersebut, Pemkot Jambi dipimpin langsung oleh Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, serta jajaran dilingkungan Pemkot Jambi. Mereka melakukan pemberian bantuan paket sembako, paket makanan sahur, dan bantuan sebesar Rp. 5.000.000,- dari Baznas Kota Jambi bagi anak-anak yatim piatu di Rumah Asuhan Ummi Ikhlas Jambi, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, pada Minggu dinihari (15/3/2026).
Penguatan Nilai Spiritualitas
Di penghujung Ramadan 1447 Hijriah, Pemkot Jambi juga memperkuat aspek spiritualitas dengan menggelar Qiyamul Lail. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Wali Kota Maulana bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.,OG, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi Abdullah Saman, Ketua FKRT Suparyono, serta jajaran Pemkot Jambi di Masjid Baitul Maqdis Rumah Dinas Wali Kota Jambi.
Wali Kota Maulana menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, tidak hanya di lingkungan Pemkot, tetapi juga dengan menggandeng pihak-pihak lain, termasuk para pelaku usaha. Menurutnya, masyarakat Kota Jambi sangat baik dan mendukung kegiatan-kegiatan sosial, seperti pembagian paket bantuan sembako yang telah didistribusikan sebanyak 130.000 paket selama Ramadan.
Ia berharap bantuan yang diberikan kepada Rumah Asuhan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi setiap penerima. “Kami hadir disini untuk bersilahturahmi, dan mudah-mudahan apa yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dalam menyambut Idul Fitri,” harapnya.
Keutamaan Malam Ganjil Akhir Ramadan
Selain itu, Wali Kota Maulana juga mengapresiasi Rumah Asuhan Ummi Ikhlas, yang dinilai memiliki tata kelola yang baik dan memberi kenyamanan bagi anak-anak. Ia juga menjelaskan keutamaan malam-malam ganjil di akhir Ramadan, khususnya Lailatul Qadar.
“Malam ini lebih baik dari seribu bulan. Keutamaannya meliputi ampunan dosa, pahala ibadah dilipatgandakan, serta turunnya malaikat membawa rahmat, menuntut umat Muslim meningkatkan i’tikaf, shalat, dan doa,” ujarnya.
Melalui kegiatan Qiamul Lail ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran spiritual di kalangan aparatur pemerintah, sehingga dalam menjalankan tugas selalu dilandasi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keikhlasan. “Melalui Qiamul Lail ini kita berharap hati kita semakin bersih, iman semakin kuat, dan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat kita selalu diberikan petunjuk oleh Allah Subhana Wa Ta’ala,” ucapnya.
Pengalaman Rohani dan Harapan Bersama
Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana turut menyampaikan pengalaman rohaninya bersama sang istri saat masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi. Ia menjelaskan bahwa ada hubungan besar antara kegiatan salat tahajud dan salat hajat yang dilakukan hari ini dengan keutamaan besar mengistimewakan seorang ulama.
“Pada umumnya semoga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi diri kita,” tutup Wali Kota Maulana.
Suasana khusyuk tampak mewarnai rangkaian ibadah yang digelar sebagai upaya memperkuat spiritualitas para aparatur pemerintahan. Kegiatan Qiamul Lail yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB tersebut diisi dengan rangkaian yang diawali dengan salat tahajud dan salat hajat secara berjamaah, tausyah, serta dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama hingga menjelang waktu sahur.













