Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Foto terduga pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus dianggap hasil editan AI

Maret 15, 2026
Reading Time:3 mins read
Foto terduga pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus dianggap hasil editan AI

RELATED POSTS

Pertamina Kaimana Jamin Stok BBM Aman hingga Lebaran 2026

7 Fakta Maut Kakak Beradik PNS Gorontalo, Pesan Terakhir Fanni Jadi Perhatian Keluarga

Bupati Biak dan Trash Hero Beraksi di Pasar Bosnik untuk Laut yang Terancam

Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus Memasuki Tahap Penyidikan

Kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kini telah memasuki tahap penyidikan. Hal ini dilakukan setelah pihak kepolisian menaikkan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Pengungkapan Foto Terduga Pelaku yang Dibuat dengan AI

Salah satu hal yang menarik perhatian publik adalah adanya foto wajah terduga pelaku yang viral di media sosial X. Foto tersebut diunggah oleh akun @Robe1807 pada Sabtu (14/3/2026). Dalam unggahannya, akun tersebut meminta kepolisian segera menangkap pelaku yang wajahnya terlihat jelas dalam foto.

Namun, polisi menyatakan bahwa foto tersebut merupakan hasil olahan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, mengungkapkan bahwa penggunaan AI untuk memperjelas wajah terduga pelaku justru dapat mengganggu proses penyelidikan. Menurutnya, bentuk wajah yang dihasilkan bisa mengaburkan ciri-ciri pelaku yang sebenarnya.

Kejanggalan pada Gambar yang Diduga Hasil Editan AI

Beberapa kejanggalan juga terlihat pada gambar yang diduga telah diedit menggunakan AI. Misalnya, pada bahu kanan pengendara yang tampak seperti membawa tas ransel, tetapi tidak terlihat tas di bagian punggungnya. Selain itu, bentuk tangan yang mengepal di pinggang kanan pengendara juga terlihat tidak wajar.

Meski unggahan tersebut dinilai mengganggu proses penyelidikan, polisi menegaskan tetap fokus pada upaya mengungkap pelaku penyiraman air keras. “Belum ke sana (pengunggah foto editan AI). Kami prioritaskan yang lebih utama ungkap perkara penyiraman air kerasnya,” kata Roby.

Proses Penyidikan dan Upaya Mengungkap Pelaku

Kini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, resmi naik ke tahap penyidikan oleh kepolisian. Kepastian tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, yang menyatakan status perkara telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

“Betul, sudah naik sidik,” ujar Roby saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (14/3/2026).

Meski demikian, hingga kini penyidik masih berfokus memburu pelaku dan belum menetapkan tersangka. Roby menjelaskan, penetapan tersangka baru dapat dilakukan setelah perkara masuk tahap penyidikan. “Iya, penetapan tersangka yang harus naik sidik dulu,” katanya.

Dalam proses penyidikan, polisi saat ini menelusuri identitas pelaku yang aksinya terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara. “(Identitas pelaku) masih dalam penyidikan,” tutur Roby.

Kelanjutan penyidikan kasus ini juga ditegaskan Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, saat meninjau arus mudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2026). “Masih dilakukan pendalaman, ya. Anggota saya masih bekerja, doakan saja bisa terungkap dengan cepat,” kata Asep.

Kronologi Penyiraman Air Keras

Sebelumnya diberitakan, Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis (12/3/2026) malam. Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.37 WIB saat Andrie mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Senen, Jakarta Pusat.

Saat melintas di lokasi, dua pelaku yang berboncengan sepeda motor diduga Honda Beat keluaran 2016 hingga 2021 mendekati korban dari arah berlawanan di Jalan Talang (Jembatan Talang). Pelaku yang berperan sebagai pengendara mengenakan kaus kombinasi putih dan biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam.

Sementara itu, pelaku yang duduk di belakang mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buff berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaus biru tua, serta celana panjang biru yang digulung dan diduga berbahan jeans.

Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh Andrie. Akibat kejadian tersebut, Andrie mengalami luka bakar pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta mata.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Bunda Corla Menyesal Dengar Kematian Vidi Aldiano, Minta Maaf Tak Bisa Lakukan Ini untuk Almarhum
News

Bunda Corla Menyesal Dengar Kematian Vidi Aldiano, Minta Maaf Tak Bisa Lakukan Ini untuk Almarhum

Maret 15, 2026
3 Pekan Bantu Korban Bencana, Safari Ramadan RTA dan Baitul Mal Ditutup Tabligh Akbar di Ketol
News

3 Pekan Bantu Korban Bencana, Safari Ramadan RTA dan Baitul Mal Ditutup Tabligh Akbar di Ketol

Maret 15, 2026
Gempa Aceh Hari Ini, Informasi Terkini dari BMKG
News

Gempa Aceh Hari Ini, Informasi Terkini dari BMKG

Maret 15, 2026
Jusuf Kalla Soroti Ketidakselarasan Komunikasi Pemerintah dan Rakyat
News

Jusuf Kalla Soroti Ketidakselarasan Komunikasi Pemerintah dan Rakyat

Maret 15, 2026
H-6 Lebaran, Antrean Truk Logistik di Pelabuhan Tanjungkalian Mentok Melebihi 1 KM
News

H-6 Lebaran, Antrean Truk Logistik di Pelabuhan Tanjungkalian Mentok Melebihi 1 KM

Maret 15, 2026
LP Ma’arif, LAZISNU dan LWP NU Perkuat Rencana Pendirian SMK Ma’arif NU 1 Majalengka
News

LP Ma’arif, LAZISNU dan LWP NU Perkuat Rencana Pendirian SMK Ma’arif NU 1 Majalengka

Maret 14, 2026
Next Post
Kritik Kalla: Komunikasi Pemerintah Tidak Jelas, Menteri Berselisih

Kritik Kalla: Komunikasi Pemerintah Tidak Jelas, Menteri Berselisih

Analisis Ahli: Tuntutan Sri Purnomo Dianggap Kurang Memadai

Analisis Ahli: Tuntutan Sri Purnomo Dianggap Kurang Memadai

Manajemen Pantai Mutun: Perluasan Jalan RE Martadinata–Padang Cermin Darurat

Manajemen Pantai Mutun: Perluasan Jalan RE Martadinata–Padang Cermin Darurat

Recommended Stories

Blog Coupon Blogger Template

Blog Coupon Premium Version Blogger Template Free Download

November 7, 2021
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Banyumas, 16 Maret 2026, Hari ke-26 Ramadan

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Banyumas, 16 Maret 2026, Hari ke-26 Ramadan

Maret 15, 2026
5 Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

5 Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

Agustus 18, 2021

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN