Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Development Tutorial

Cara Membuat Database MySQL di localhost/phpMyAdmin dengan XAMPP

September 30, 2021
Reading Time:8 mins read
membuat-database-mysql-phpmyadmin

Ketika membangun sebuah website, tak jarang orang memilih untuk membuat database di localhost/phpMyAdmin dulu. Nantinya, baru diupload ke hosting agar bisa diakses online.

RELATED POSTS

Renungan Harian Katolik: Terang Mengalahkan Kegelapan

Penutupan lomba beduk sahur, Pj Sekda Nunukan: Wadah kreativitas dan persatuan

Doa Penerima Zakat Fitrah Lengkap dengan Terjemahan

Bagaimana cara membuat database di phpMyAdmin? Terutama, dengan menggunakan MySQL sebagai database yang paling umum digunakan?

Tenang, artikel kali ini akan membahas panduan membuat database di localhost/phpMyAdmin dengan bantuan XAMPP. Yuk, ikuti penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu localhost/phpMyAdmin – XAMPP?

Sebelum masuk ke cara membuat database di phpMyAdmin, Anda perlu memahami dulu apa itu localhost, phpMyAdmin dan XAMPP.

Apa Itu localhost?

Localhost adalah server lokal menggunakan komputer Anda.  Localhost memungkinkan Anda untuk melakukan pengembangan dan pengujian aplikasi berbasis web secara offline.

Namun, localhost hanya dapat diakses ketika ada web server yang berjalan. Oleh karena itu, Anda memerlukan aplikasi web server seperti XAMPP untuk mengaksesnya.

Apa Itu XAMPP?

XAMPP adalah aplikasi web server open source yang dapat berjalan di berbagai sistem operasi (Windows, Linux dan MacOS). Tools ini dapat membantu Anda untuk mengembangkan website pada server lokal.

Dengan XAMPP, Anda bisa menginstall Apache, MySQL/MariaDB, PHP dan Perl cukup dengan satu aplikasi.

Nantinya, Apache digunakan sebagai web server, MySQL sebagai database, sedangkan PHP dan Perl sebagai bahasa pemrograman dari sisi server.

Apa Itu phpMyAdmin?

phpMyAdmin adalah aplikasi berbasis web untuk membantu Anda melakukan pengelolaan database MySQL.

Dengan localhost/phpMyAdmin, Anda dapat melakukan import dan export database, membuat database, mengedit, menghapus dan menjalankan query data lainnya.

Dalam pengembangan situs web, misalnya WordPress, Anda pasti memerlukan database untuk menyimpan informasi pada website Anda. Oleh karena itu, Anda membutuhkan phpMyAdmin untuk mengelola data.

Apa Itu localhost/phpMyAdmin?

Tidak hanya bisa diakses online, phpMyAdmin juga bisa diakses secara offline dengan bantuan localhost. Anda dapat mengaksesnya pada url localhost/phpMyAdmin.

Dengan localhost/phpMyAdmin, Anda dapat mengelola database pada website offline Anda. Hal ini dapat mendukung Anda dalam proses pengembangan dan pengujian aplikasi web pada komputer lokal.

Menariknya, localhost/phpMyAdmin memiliki tampilan antarmuka yang user friendly, sehingga memudahkan pengguna untuk mengelola database. Tanpa localhost/phpMyAdmin, Anda harus mengelola database melalui terminal.

Cara Membuat Database di phpMyAdmin

Untuk membuat database di http localhost phpMyAdmin, Anda dapat mengikuti tujuh langkah berikut ini:

  1. Download dan Instalasi XAMPP
  2. Menjalankan XAMPP
  3. Mengakses localhost/phpMyAdmin
  4. Membuat Database di phpMyAdmin
  5. Membuat Tabel pada Database localhost/phpMyAdmin
  6. Menjalankan Website dengan XAMPP
  7. Menghubungkan Website dengan Database

Nah, berikut ini panduan lengkapnya!

1. Download dan Instalasi XAMPP

Untuk membuat database di localhost/phpmyadmin, Anda perlu menginstall XAMPP terlebih dulu. Silakan download XAMPP melalui website resminya. Pilih installer sesuai dengan sistem operasi yang Anda gunakan, lalu klik tombol Download.

download xampp

Lamanya proses download tergantung kecepatan koneksi internet Anda. Jika XAMPP sudah terdownload dengan sempurna, klik dua kali pada file installer untuk mulai melakukan instalasi XAMPP.

Jika Anda menggunakan Windows seperti panduan ini, lokasi instalasi akan berada pada direktori C:xampp.

2. Menjalankan XAMPP

Jika XAMPP sudah terinstall, bukalah aplikasi tersebut. Anda akan melihat lima module yang terinstall, yaitu: Apache, MySQL, FileZilla, Mercury dan Tomcat.

Biasanya, untuk membuat sebuah website, Anda hanya perlu menjalankan dua module saja, Apache sebagai web server dan MySQL untuk database.

menjalankan xampp

Klik tombol Start pada Apache dan MySQL agar Anda dapat mengakses localhost/phpMyAdmin untuk membuat database. Jika sudah berhasil dijalankan, tampilan XAMPP akan berubah seperti gambar di bawah ini:

xampp berhasil dijalankan

3. Mengakses localhost/phpMyAdmin

Anda bisa mengakses phpMyAdmin dengan dua cara. Pertama, melalui dashboard localhost. Caranya, ketik localhost pada kolom pencarian browser, lalu tekan Enter. Kemudian, pilih phpMyAdmin seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini:

mengakses localhost

Kedua, langsung mengakses localhost/phpMyadmin pada kolom pencarian web browser. Jangan lupa tekan Enter. Maka akan muncul tampilan phpMyAdmin seperti ini:

mengakses localhost/phpMyAdmin

Pada halaman inilah, Anda dapat melakukan pengelolaan database untuk website Anda. Misalnya, membuat database, mengedit, menghapus, bahkan melakukan query data.

4. Membuat Database di phpMyAdmin

Pada bagian kiri localhost/phpMyAdmin, silahkan klik New untuk membuat database baru.

menu membuat database baru

Masukkan nama database pada kolom yang tersedia. Pada tutorial ini, kami menggunakan database_baru sebagai nama database yang akan dibuat. Jika sudah diberi nama, klik Create.

memasukkan nama database baru

Nantinya, database baru yang Anda buat akan tampil di bagian kiri halaman phpMyAdmin. Sekarang, Anda sudah bisa menambahkan tabel sebagai tempat penyimpanan data pada database baru.

5. Membuat Tabel pada Database localhost/phpMyAdmin

Kali ini, mari membuat tabel dengan empat kolom untuk data pengguna dengan nama tabel users.  Kemudian, klik tombol Go.

membuat tabel pada database baru

Di bagian ini, Anda harus memasukkan nama kolom dan tipe datanya. Untuk tabel users, kami membuat kolom id, name, email, dan address. Jika sudah terisi seperti gambar di bawah ini, klik tombol Save.

menambagkan atribut pada tabel database

Sekarang, Anda sudah memiliki database dengan tabel users yang siap dipakai dan dihubungkan dengan website Anda.

berhasil membuat tabel di database localhost/phpmyadmin

6. Menjalankan Website dengan XAMPP

Untuk menjalankan website dengan XAMPP, Anda harus menempatkan project website Anda di dalam direktori C:xampphtdocs. Kalau ditempatkan di luar folder htdocs, project website Anda tidak akan bisa diakses di localhost.

Misalnya, Anda memiliki project website yang disimpan di dalam folder website_baru. Maka folder website_baru harus ditempatkan di dalam folder htdocs seperti ini:

menyimpan file website di htdocs

Dengan begitu, Anda bisa menjalankan project website dengan mengakses localhost/website_baru pada web browser.

7. Menghubungkan Website dengan Database 

Langkah berikutnya dari cara membuat database di phpmyadmin adalah menghubungkan website dengan database yang sudah Anda buat di localhost/phpMyAdmin. Dengan begitu, pengelolaan database dapat dilakukan langsung pada website.

Anda dapat membuat koneksi ke database dengan melakukan sinkronisasi database. Biasanya, sinkronisasi ini dilakukan menggunakan script khusus.

Caranya, buatlah script php dengan nama koneksi.php, config.php, database.php atau nama lainnya pada project website Anda. Kemudian, salinlah kode berikut ini:

<?php
 
$server = "localhost";
$user = "root";
$pass = "";
$database = "database_baru";
 
$conn = mysqli_connect($server, $user, $pass, $database);
 
if (!$conn) {
    die("<script>alert('Gagal tersambung dengan database.')</script>");
}
 
?>

Pada bagian server, tuliskan localhost. Kemudian, masukkan root sebagai user. Sedangkan untuk password, kosongkan saja. Jangan lupa tulis nama database yang Anda buat pada baris kode $database.

Simpan script PHP tersebut. Coba lakukan pengecekan. Seharusnya website Anda sudah terhubung dengan database di phpMyAdmin.

Sudah Siap Upload Website dari Localhost ke Hosting?

Demikianlah cara membuat database MySQL di localhost/phpMyAdmin. Pada dasarnya, untuk mengakses http localhost phpMyAdmin, Anda harus menginstall XAMPP terlebih dulu.

Dengan XAMPP, pengelolaan database dapat langsung Anda lakukan di localhost phpMyAdmin. Namun, Anda perlu membuat koneksi dengan website dulu agar database yang dibuat bisa diakses dengan baik.

Kalau project website telah siap, jangan ragu  online-kan website Anda agar bisa diakses oleh banyak orang.

Yang penting, pilihlah hosting yang mumpuni agar dapat mendukung performa website Anda secara optimal.

Tags: DatabaseHostingLocalhostMariaDBMySQLTutorialWordpres
Share64Tweet40

RelatedPosts

astra theme wordpress
Web Site & Blog

Template WordPress Gratis Terbaik Saat Ini

Agustus 20, 2021
6 Resort Bagaikan Surga Dunia di Indonesia
Wordpress

6 Resort Bagaikan Surga Dunia di Indonesia

Agustus 19, 2021
mengubah url wordpress phpmyadmin
Wordpress

Cara Raplace URL Lama Ke URL Baru WordPress Melalui PhpMyAdmin

September 28, 2021
Cara Meningkatkan Jumlah Klik dan Pendapatan Adsense
Adsense

Cara Meningkatkan Jumlah Klik dan Pendapatan Adsense

Agustus 3, 2021
Kolam Renang Paling Mencengangkan Di Dunia
Wordpress

Kolam Renang Paling Mencengangkan Di Dunia

Agustus 18, 2021
3 Jenis Lisensi Microsoft Windows yang Perlu Diketahui
Adsense

3 Jenis Lisensi Microsoft Windows yang Perlu Diketahui

September 19, 2021
Next Post
4 Tips Belanja Online yang Perlu Diketahui agar Lebih Hemat

4 Tips Belanja Online yang Perlu Diketahui agar Lebih Hemat

Panduan Website Development untuk Pemula

Panduan Website Development untuk Pemula

Menteri Keuangan Luncurkan E- Meterai Rp 10.000

Menteri Keuangan Luncurkan E- Meterai Rp 10.000

Recommended Stories

Presiden Prabowo Siapkan Skenario Kerja Jarak Jauh dan Perpendek Hari Kerja untuk Selamatkan BBM Nasional

Presiden Prabowo Siapkan Skenario Kerja Jarak Jauh dan Perpendek Hari Kerja untuk Selamatkan BBM Nasional

Maret 14, 2026
Rekomendasi Hotel Bintang 5 yang Ada di Pulau Bali

Rekomendasi Hotel Bintang 5 yang Ada di Pulau Bali

Oktober 10, 2021
Asisten Pelatih Timnas Indonesia dari Inggris, Mantan Manajer Leeds dan Sunderland

Asisten Pelatih Timnas Indonesia dari Inggris, Mantan Manajer Leeds dan Sunderland

Maret 15, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN