Penyebab dan Tindakan CV Panama Karya Pasca-Ambrolnya Atap Pasar Ploso
Atap Pasar Ploso, Kabupaten Jombang, mengalami ambruk pada Rabu, 18 Maret 2026. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran bagi para pedagang dan pengunjung pasar. CV Panama Karya, sebagai kontraktor pelaksana proyek revitalisasi pasar tersebut, langsung merespons kejadian tersebut dengan segera melakukan tindakan darurat.
Direktur CV Panama Karya, Amal Fathulloh, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan tentang ambruknya atap. Langkah pertama yang dilakukan adalah membersihkan material yang ambrol agar tidak mengganggu aktivitas pedagang di sekitar area.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung melakukan pembersihan material yang ambrol agar tidak mengganggu aktivitas pedagang,” ujarnya, Kamis, 19 Maret 2026.
Tindakan cepat ini dilakukan untuk memastikan area tetap aman dan bisa digunakan kembali. Material yang berpotensi membahayakan langsung disingkirkan dari lokasi kejadian. Namun, perbaikan permanen belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Menurut Amal, keterbatasan tenaga kerja menjelang Hari Raya Idulfitri menjadi kendala utama.
“Perbaikan akan kami lakukan setelah Lebaran, kemungkinan hari Senin atau Selasa minggu depan. Saat ini masih menjadi tanggung jawab kami karena proyek masih dalam masa pemeliharaan,” jelasnya.
Untuk sementara, pihak kontraktor akan memasang penyangga pada bagian selatan kanopi guna meminimalkan risiko bagi pedagang yang beraktivitas. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman sambil menunggu proses perbaikan lebih lanjut.
Faktor Penyebab Kerusakan
Terkait penyebab ambruknya kanopi Pasar Ploso, Amal mengakui adanya persoalan teknis. Namun, ia juga menyebut kondisi bangunan lama menjadi salah satu faktor utama.
“Dinding lama Pasar Ploso itu banyak yang sudah tidak bagus, bahkan ada yang ‘loss’, sehingga pemasangan tidak bisa rapat dan kurang maksimal,” terangnya.
Ke depan, pihaknya memastikan akan melakukan penguatan pada bagian tersebut agar lebih kokoh dan tidak kembali mengalami kerusakan. Proses penguatan ini akan menjadi prioritas utama setelah libur Lebaran selesai.
Tanggapan Pedagang
Insiden ambruknya kanopi Pasar Ploso tersebut memicu kekhawatiran para pedagang. Mereka mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek revitalisasi senilai Rp3,9 miliar tersebut yang baru saja rampung. Beberapa pedagang khawatir bahwa kejadian ini bisa berulang dan mengancam keselamatan mereka serta pengunjung pasar.
Selain itu, para pedagang juga meminta transparansi dari pihak kontraktor terkait proses perbaikan dan tindakan yang akan diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Mereka berharap pihak terkait dapat segera menyelesaikan masalah secara menyeluruh dan memberikan rasa aman bagi semua pengguna pasar.
Tindakan Lanjutan
CV Panama Karya telah menyiapkan rencana tindakan lanjutan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi. Selain penguatan struktur, pihak kontraktor juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan sistem penyangga yang ada. Evaluasi ini akan dilakukan bersama dengan tim teknis dan ahli bangunan.
Pihak kontraktor juga akan memastikan bahwa semua pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan standar kualitas dan keselamatan. Dengan demikian, diharapkan tidak hanya memperbaiki kerusakan yang terjadi, tetapi juga meningkatkan daya tahan bangunan secara keseluruhan.
Proses perbaikan ini akan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemasangan penyangga sementara hingga penguatan struktur permanen. Semua langkah yang diambil akan dilakukan dengan melibatkan ahli dan pihak terkait untuk memastikan hasil yang optimal.












