Kesiapan Layanan Energi untuk Pemudik di Sumatera Barat
Pertamina Patra Niaga menyiagakan layanan motoris pengantar bahan bakar minyak (BBM) di tiga titik jalur mudik, yakni SPBU Padang Panjang, Air Putih, dan Lubuk Selasih. Layanan ini disiapkan sebagai bentuk dukungan bagi pemudik yang kehabisan bahan bakar saat terjebak kemacetan atau berada jauh dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Sales Area Manager Retail Sumatera Barat Pertamina Patra Niaga, Fakhri Rizal Hasibuan, menjelaskan bahwa layanan motoris ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran. Motoris akan membawa BBM menggunakan jeriken berkapasitas lima liter untuk produk Pertamax dan Dex Series.
Layanan motoris ini disiagakan di tiga titik strategis di Sumatera Barat, yakni di SPBU Padang Panjang, SPBU Air Putih di Kabupaten Limapuluh Kota, serta SPBU Lubuk Selasih di Kabupaten Solok. Lokasi tersebut dipilih karena berada di jalur yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran.
Pemudik yang kehabisan bahan bakar dapat mengakses layanan ini melalui Call Center Pertamina di nomor 135. Setelah menerima laporan, pihak call center akan menghubungi SPBU terdekat untuk memverifikasi pesanan dan memastikan titik lokasi konsumen sebelum motoris dikirim.
Setiap motoris akan menggunakan satu unit sepeda motor dengan membawa dua jeriken berkapasitas masing-masing lima liter. Layanan motoris ini tidak dikenakan biaya tambahan. Harga BBM yang dibayarkan tetap sama seperti harga di SPBU.
Metode pembayaran juga cukup fleksibel. Konsumen dapat melakukan pembayaran menggunakan aplikasi MyPertamina, tunai, maupun kartu debit. Layanan motoris ini juga beroperasi selama 24 jam mengikuti operasional SPBU di lokasi tersebut.
Fakhri menambahkan, waktu kedatangan motoris ke lokasi pemesan berkisar antara dua hingga tiga jam, tergantung jarak dan kondisi lalu lintas. Keberadaan layanan motoris ini lebih difokuskan sebagai langkah antisipasi di titik-titik yang rawan kemacetan selama arus mudik.
Uji Coba One Way Jalur Padang–Padang Panjang
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padang Panjang akan melakukan uji coba sistem satu arah atau one way di jalur Padang–Padang Panjang via Lembah Anai pada Senin (16/3/2026). Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan rencana pemberlakuan one way tersebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik Lebaran.
Jalur Padang menuju Padang Panjang akan dibuka satu arah mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Kendaraan yang diizinkan melintas hanya roda dua dan roda empat. Sebaliknya, dari jalur Padang Panjang menuju Padang, uji coba one way akan diberlakukan mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Di luar waktu tersebut, arus lalu lintas Padang–Padang Panjang maupun sebaliknya kembali diberlakukan normal selama 24 jam. Titik penyekatan selama uji coba berlangsung berada di Simpang Exit Tol Padang-Sicincin (Kayu Tanam) dari arah Padang serta Simpang Padang di kawasan Silaing Atas dari arah Padang Panjang.
Tujuan dari uji coba ini adalah untuk melihat sejauh mana kesiapan petugas serta sarana dan prasarana jika nantinya sistem serupa diterapkan saat arus mudik Lebaran.
Kenaikan Harga Daging dan Cabai Merah di Solok Selatan
Memasuki pekan kedua Maret 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Solok Selatan mulai menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Beberapa komoditas pangan utama tercatat mengalami kenaikan harga, sementara sebagian lainnya masih terpantau stabil.
Berdasarkan data terbaru dari Bagian Perekonomian dan SDA serta instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yang diperoleh pada Sabtu (14/3/2026), lonjakan harga paling mencolok terjadi pada sektor protein hewani dan hortikultura. Komoditas daging sapi menjadi sorotan utama setelah mengalami kenaikan hingga Rp10.000 per kilogram.
Harga daging sapi naik dari Rp140.000 per kilogram menjadi Rp150.000 per kilogram. Daging ayam ras juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan. Harga per kilogram naik dari Rp50.200 menjadi Rp50.500.
Di sektor bumbu dapur, cabai merah mengalami lonjakan harga cukup tajam. Dalam waktu satu pekan, harga cabai merah naik dari Rp36.200 menjadi Rp41.700 per kilogram. Kondisi ini sedikit berbeda dengan cabai rawit yang justru mengalami penurunan tipis.
Harga minyak goreng juga mengalami kenaikan ringan. Minyak goreng curah naik dari Rp19.400 menjadi Rp19.500 per liter, sementara minyak goreng kemasan naik menjadi Rp20.200 per liter. Di tengah kenaikan sejumlah komoditas tersebut, harga beberapa kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil.
Pemerintah daerah setempat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying. Pemantauan stok di tingkat distributor terus dilakukan untuk memastikan kenaikan harga tidak disertai dengan kelangkaan barang di pasar. Pemkab Solok Selatan juga berkomitmen untuk terus memperbarui informasi harga pangan sebagai panduan bagi masyarakat dalam mengatur kebutuhan belanja harian menjelang Lebaran.













