Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Teknologi Telco

Tutupnya Net1 Menambah Deretan Tumbangnya Operator di Indonesia

Maret 19, 2026
Reading Time:2 mins read
Tutupnya Net1 Menambah Deretan Tumbangnya Operator di Indonesia - Selular.ID

RELATED POSTS

Populasi Adopsi Device 5G di Jaringan Indosat Ooredoo Tumbuh 41 Persen   – Antoni Blog

Bidik Potensi Pasar B2B dan UKM, XL Axiata Business Solutions Perluas Layanan di Sumatera

Kominfo Cabut Izin Net1 Indonesia, Selanjutnya Ini Dia Kewajiban yang Perlu Dipenuhi – Antoni Blog

Jakarta, Antoni Blog – Karena tak kunjung melunasi tagihan Biaya Hak Penggunaan (BHP) Izin Pita Frekuensi Radio Tahun 2019 dan Tahun 2020 sampai batas waktu yang ditentukan, Net1 Indonesia akhirnya harus menghentikan operasi.

Sanksi administratif tersebut dikeluarkankan oleh Menteri Komunikasi dan Infomatika (Menkominfo) pada 30 November 2021 melalui Keputusan Nomor 517 Tahun 2021 Tentang Pencabutan Izin Pita Frekuensi Radio pada rentang 450 – 457.5 MHz berpasangan dengan 460 – 467.5 MHz untuk Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Net1.

Diketahui, Net1 yang dimiliki oleh PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) belum membayar BHP izin frekuensi untuk tahun 2019 dan 2020 dengan total tunggakan dan denda per tanggal 1 Juni 2021 sebesar Rp 442 miliar.

Sebelum jatuhnya sanksi, STI telah mengajukan permohonan keringanan pembayaran BHP tersebut kepada Menteri Kominfo sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 59 tahun 2020 tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaian Keberatan, Keringanan dan Pengembalian Penerimaan Negara Bukan Pajak. Adapun yang menjadi alasan pengajuan keringanan BHP IPFR adalah kesulitan likuiditas keuangan STI.

Meski STI telah mengajukan upaya tersebut, namun pemerintah bergeming. Keputusan telah diambil dan Net1 harus menyelesaikan sejumlah kewajiban yang tersisa. Baik kepada pelanggan, mitra, dan BHP terutang tersebut kepada pemerintah.

Collapse-nya Net1 menambah deretan operator yang akhirnya tamat alias gulung tikar. Sebelumnya nasib tragis menimpa Fren (2011), Axis (2012), dan Esia (2015), dan Bolt! (2018).

Beberapa operator sejauh ini masih bertahan, namun dengan kondisi yang bisa disebut hidup segan mati tak mau. Sebut saja HiNet (Berca Hardaya Perkasa). Bukan tidak mungkin, operator yang pendapatannya terus-terusan minus alias kembang kempis juga akan senasib dengan Net1.

Tumbangnya Net1 dan operator-operator sebelumnya, seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Kita berharap apa yang menimpa Net1 adalah yang terakhir. Sebab kerugian akibat penutupan usaha suatu entitas bisnis sangat besar. Semua pihak, seperti mitra usaha, konsumen, masyarakat, hingga pemerintah, merasakan dampaknya.

Tumbangnya Net1 menegaskan bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jika kita ingin industri selular kembali kuat dan memberi kemaslahatan bagi masyarakat.

Sebagai regulator, pemerintah tak bisa lagi bersikap pasif. Diperlukan kebijakan yang lebih terarah dan responsif terhadap perubahan landscape industri. Sekaligus memberi kepastian semua pihak dalam berusaha. Pemerintah juga perlu mengeluarkan kebijakan yang bisa mendorong kesehatan industri, yang terbilang masih suffer imbas merebaknya perang tarif beberapa tahun lalu.

Operator juga perlu menjalankan pola bisnis yang lebih sehat. Tak lagi berfokus pada peningkatan jumlah costumer base, tapi lebih kepada peningkatan service demi mengejar high value customer. Sehingga kesehatan perusahaan tetap terjaga.

Di sisi lain, jika operator merasa tak mampu menjalankan bisnis secara baik, dan tak kunjung mencetak keuntungan, maka pilihan paling masuk akal adalah melakukan konsolidasi. Ketimbang terus berdarah-darah, opsi untuk melakukan merger maupun akusisi jauh lebih baik. Bukankah begitu?

The post Tutupnya Net1 Menambah Deretan Tumbangnya Operator di Indonesia appeared first on Antoni Blog.

.

Tags: B2Bdan Operator SelulerNet1XL Axiata
Share61Tweet38

RelatedPosts

Kominfo Cabut Izin Net1 Indonesia, Selanjutnya Ini Dia Kewajiban yang Perlu Dipenuhi - Selular.ID
News

Kominfo Cabut Izin Net1 Indonesia, Selanjutnya Ini Dia Kewajiban yang Perlu Dipenuhi – Antoni Blog

Desember 1, 2021
IM3 Ooredoo Bekali Paket Freedom Internet Terjangkau, Hanya Rp9,900! - Selular.ID
News

IM3 Ooredoo Bekali Paket Freedom Internet Terjangkau, Hanya Rp9,900! – Antoni Blog

Maret 19, 2026
Populasi Adopsi Device 5G di Jaringan Indosat Ooredoo Tumbuh 41 Persen   - Selular.ID
News

Populasi Adopsi Device 5G di Jaringan Indosat Ooredoo Tumbuh 41 Persen   – Antoni Blog

Desember 2, 2021
Bidik Potensi Pasar B2B dan UKM, XL Axiata Business Solutions Perluas Layanan di Sumatera - Selular.ID
Telco

Bidik Potensi Pasar B2B dan UKM, XL Axiata Business Solutions Perluas Layanan di Sumatera

Maret 19, 2026
Kembali Kucurkan Dividen Sejak 2017, Simak Kinerja Indosat Dalam 10 Tahun Terakhir - Selular.ID
News

Kembali Kucurkan Dividen Sejak 2017, Simak Kinerja Indosat Dalam 10 Tahun Terakhir – Antoni Blog

Desember 1, 2021
Tingkatkan Analisa Data Lebih Akurat Tri Indonesia Modernisasi Data Center - Selular.ID
News

Tingkatkan Analisa Data Lebih Akurat Tri Indonesia Modernisasi Data Center – Antoni Blog

Desember 1, 2021
Next Post
Qualcomm Siap Masuk Pasar Laptop Dengan Snapdragon 8cx Gen 3

Qualcomm Siap Masuk Pasar Laptop Dengan Snapdragon 8cx Gen3

Gedung Cyber Kebakaran Layanan Proses Identifikasi IMEI Via CEIR Terganggu - Selular.ID

Gedung Cyber Kebakaran Layanan Proses Identifikasi IMEI Via CEIR Terganggu - Antoni Blog

Rekomendasi smartwatch bagus

Selular Editor’s Choice 2021: Best Smartwatch

Recommended Stories

Cara Riset Keyword YouTube untuk Pemula

Cara Riset Keyword YouTube untuk Pemula

September 18, 2021
Dishub Kudus Buka Jalur Alternatif, Cek Rutenya Sebelum Berangkat!

Dishub Kudus Buka Jalur Alternatif, Cek Rutenya Sebelum Berangkat!

Maret 15, 2026
Truk Dilarang 17 Hari, Pengusaha Logistik Kehilangan Pendapatan Sebulan

Truk Dilarang 17 Hari, Pengusaha Logistik Kehilangan Pendapatan Sebulan

Maret 15, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Resources
  • Teknologi
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN