Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Garut-Bandung
Pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, terjadi kecelakaan beruntun di Jalan Raya Garut-Bandung, tepatnya di Rancaekek, Kabupaten Bandung. Kejadian ini terjadi pada masa arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M, yang membuat lalu lintas di sekitar lokasi sangat padat.
Empat kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut, yaitu satu unit Toyota Avanza, satu unit Isuzu Elf, satu unit truk, dan satu unit bus milik Perusahaan Otobus (PO) Budiman. Menurut informasi yang diperoleh, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam kecelakaan ini. Kerugian yang terjadi hanya bersifat materi.
Kronologi Kecelakaan
Kanit Lantas Polsek Rancaekek, Iptu Asep Dadan, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi karena kondisi lalu lintas yang macet di sekitar lokasi kejadian. Kendaraan di depan harus berhenti akibat kemacetan, namun kendaraan dari belakang gagal mengantisipasi pengereman.
“Menurut keterangan para sopir, mobil Avanza berhenti di depan karena ada kemacetan. Di belakangnya ada elf, lalu truk, dan di belakang truk ada bus Budiman,” ujar Asep.
Bus Budiman menyeruduk kendaraan di depannya, sehingga menyebabkan tiga kendaraan lainnya terjepit. Akibat dorongan keras dari bus, kendaraan yang berada di tengah jepitan yakni elf dan truk mengalami kerusakan fisik cukup parah, meski tidak melukai penumpangnya.
Kerusakan yang Terjadi
Menurut Asep, kerusakan terparah terjadi pada kendaraan elf dan truk. “Elf di belakangnya, terus mobil truk di depannya juga lumayan hancur, kacanya pecah, dan selanjutnya yang paling belakang adalah bus Budiman,” ujarnya.
Seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah dibawa ke Unit Laka Satlantas Polresta Bandung di Cileunyi. Para pengemudi, termasuk sopir bus, telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Nanti diperiksa dulu sama unit laka atau Gakkum Polresta Bandung yang di Cileunyi,” tambah Asep.
Lokasi Kecelakaan
Kejadian ini terjadi di depan Rumah Makan Ojolali, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek. Lokasi tersebut merupakan salah satu titik yang sering mengalami kemacetan, terutama saat libur panjang seperti Lebaran.
Tindakan Pascakecelakaan
Setelah kejadian, petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Mereka juga memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang kendaraan lain yang terlibat.
Selain itu, masyarakat di sekitar lokasi kejadian juga diberi peringatan untuk tetap waspada dan menghindari area yang masih dalam proses pembersihan.
Kesimpulan
Meskipun tidak ada korban jiwa, kecelakaan beruntun ini menjadi peringatan bagi pengemudi untuk lebih waspada saat berkendara, terutama di jalur yang rawan kemacetan. Selain itu, pentingnya kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas juga perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang.













