Kontroversi yang Melibatkan Selebgram Emy Aghnia
Selebgram asal Malang, Emy Aghnia, menjadi sorotan di berbagai platform media sosial setelah menuai kritik tajam dan hujatan dari warganet. Isu ini muncul setelah ia membuat konten endorse yang dinilai tidak sensitif, dengan menggunakan kematian Vidi Aldiano sebagai bagian dari materi konten tersebut.
Kontroversi ini terjadi setelah Vidi Aldiano meninggal pada 7 Maret 2026 lalu, alias belum genap dua minggu sejak ia berpulang. Aksi Emy Aghnia dinilai tidak etis karena kurang menghormati perasaan keluarga maupun penggemar mendiang Vidi Aldiano. Banyak netizen menyampaikan cibiran pedas kepada ibu dua anak tersebut.
Pada akhirnya, Emy Aghnia memutuskan untuk menghapus konten endorse tersebut dari laman media sosialnya. Ia juga mengakui adanya kesalahan dan menyampaikan penyesalan atas konten yang telah ia buat.
Reaksi dari Deddy Corbuzier
Tingkah Emy Aghnia ternyata menarik perhatian Deddy Corbuzier. Deddy diketahui cukup dekat dengan Vidi Aldiano sejak beberapa tahun terakhir. Keduanya bersahabat baik setelah sama-sama terlibat dalam podcast di YouTube.
Melalui komentar di sebuah postingan yang menampilkan Emy Aghnia, Deddy meninggalkan pesan peringatan. Ia menulis, “Ngajak gue main-main,” sebagai respons terhadap aksi Emy Aghnia.
Emosi Fita Anggriani
Selain Deddy Corbuzier, aktris Fita Anggriani juga turut bereaksi terkait tingkah Emy Aghnia. Fita diketahui merupakan sahabat dekat dari Sheila Dara Aisha, istri mendiang Vidi Aldiano.
Melalui unggahan di Instagram Story, Fita meluapkan emosinya. Ia menulis, “‘Niat sebagai pengingat tentang pentingnya kesehatan dan merawat diri’ PRETTTTTT. Endorse mah endorse ajeh ga usah embel-embel pake contoh vidi meninggal mbake! Tolol! Otak lu dimaneeeee!,”
Fita pun meminta maaf karena tak sanggup menahan emosi di bulan Ramadan. Ia mengaku sedang tidak puasa karena datang bulan.
“Sorry banget emosi, alhamdulillah lagi ga puasa,” imbuhnya.

Pengingat Etika dari Reza Chandika
Penyiar radio, presenter, sekaligus aktor Reza Chandika tampaknya ikut mengikuti perkembangan mengenai kontroversi Emy Aghnia. Sahabat Vidi Aldiano itu mengingatkan pentingnya etika.
“Secara etika yang berlaku umum di masyarakat maupun profesional, tindakan tersebut dianggap kurang etis atau bahkan bisa disebut tidak etis. Menggunakan berita duka sebagai ‘jembatan’ (bridging) untuk konten promosi atau pekerjaan komersial sering kali dianggap sebagai tindakan yang mengeksploitasi kesedihan demi keuntungan materi,” tulis Reza.
“Intinya, etika adalah tentang memanusiakan manusia. Kematian adalah peristiwa sakral, sementara pekerjaan adalah urusan fungsional. Mencampuradukkan keduanya demi engangement biasanya akan mengikis nilai integritas Anda di mata orang lain,” lanjutnya.














