Beberapa berita nasional yang menjadi perhatian selama pekan kedua Maret 2026, khususnya pada tanggal 9 hingga 10 Maret 2026, mencakup berbagai isu penting. Salah satunya adalah penetapan status siaga I oleh TNI sebagai respons terhadap situasi di Timur Tengah. Selain itu, isu pasokan BBM di tengah ketegangan antara Iran dan Israel dengan Amerika Serikat juga menjadi sorotan. Tidak ketinggalan, peran Board of Peace (BoP) dalam upaya menjaga perdamaian juga menjadi topik pembicaraan.
Berikut adalah lima berita terpopuler di kanal Nasional Tempo selama periode tersebut:
Penetapan Status Siaga I TNI
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan surat telegram nomor TR/283/2026 yang menetapkan status siaga I. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Menurut Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, TNI perlu memberikan penjelasan lebih jelas mengenai situasi keamanan dalam negeri. Ia juga menyoroti adanya kebocoran telegram rahasia tentang penetapan status siaga I. Menurut Khairul, meskipun instruksi tersebut ditujukan untuk internal, informasi ini telah menyebar luas dan memicu kecemasan di kalangan masyarakat. “Istilah militer ‘siaga I’ memiliki bobot psikologis yang sangat berat bagi publik sipil,” ujarnya kepada Tempo pada Senin, 9 Maret 2026.
Stok BBM Cukup, Tidak Perlu Panic Buying
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih cukup untuk kebutuhan hingga 21 hingga 25 hari. Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus mengisi stok jika diperlukan.
Bahlil menyarankan masyarakat tidak melakukan pembelian panik akibat fluktuasi harga minyak dunia. Ia menegaskan bahwa industri BBM domestik tetap berjalan lancar serta impor minyak jadi dari Asia Tenggara tidak menghadapi kendala. “Jadi tidak perlu sampai panic buying,” katanya di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026.
Jusuf Kalla Meragukan Efektivitas BoP
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik struktur Board of Peace (BoP) yang dinilai belum mampu menciptakan perdamaian. Ia menyoroti dominasi Amerika Serikat dalam lembaga tersebut, termasuk hak veto yang dimiliki presiden AS dalam pengambilan keputusan.
Menurut Kalla, meski BoP bisa bermanfaat jika benar-benar membantu proses perdamaian, khususnya di Palestina, namun perkembangan terbaru menimbulkan keraguan. “Saya bilang, BoP boleh, tapi selama dia bisa mengamankan atau mendamaikan Palestina. Cuma baru ditandatangani, Amerika sudah perang bagaimana caranya? Nah kalau cara begitu ya tidak ada manfaatnya,” kata Kalla saat ditemui di Jakarta, dikutip Kamis, 12 Maret 2026.
Longsor TPST Bantargebang
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengecam kegagalan pemerintah dalam pengelolaan sampah setelah longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. Tragedi ini menewaskan beberapa orang dan memicu desakan untuk reformasi sistem pengelolaan sampah.
Menurut Wahyu Eka Setyawan, pengkampanye Urban Berkeadilan WALHI, sistem pengelolaan sampah yang bertumpu pada penumpukan di TPA telah mencapai titik krisis. “Tragedi ini menegaskan bahwa sistem pengelolaan sampah yang tidak aman telah membahayakan keselamatan manusia,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulis, Ahad, 9 Maret 2026.
Aktivis Diserang Air Keras
Andrie Yunus, Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), menjadi korban serangan air keras. Sebelum kejadian, Andrie beberapa kali menerima telepon dari nomor tak dikenal.
Serangan terjadi di Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada malam hari sekitar pukul 23:37 WIB, Kamis, 12 Maret 2026. Kontras mencatat ada delapan nomor yang sempat menghubungi Andrie antara 9 hingga 11 Maret 2026. Dari delapan nomor tersebut, tiga di antaranya tidak diketahui identitas pemiliknya, sementara lima lainnya diduga terkait dengan penipuan dan pinjaman online.
Selain itu, koalisi masyarakat sipil melaporkan bahwa Andrie dibuntuti oleh orang tak dikenal belakangan ini. “Kami menelusuri beberapa hari bahwa Andrie diintai dari rumahnya, dari mess-nya, tempat-tempat berkunjungnya,” kata Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur dalam konferensi pers di Jakarta.
Eka Yudha Saputra, Dani Aswara, Noval Panji Nugroho, dan Dede Leni Mardianti berkontribusi dalam tulisan ini.













