Ketersediaan BBM di Kabupaten Kaimana Aman Hingga Lebaran
Manajer Terminal BBM Pertamina Kaimana, Mikael Mozes, menyatakan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Kaimana, Papua Barat, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran mendatang. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atau mudah terpengaruh oleh informasi yang menyebutkan adanya kelangkaan BBM.
Menurut Mikael, Terminal BBM Kaimana masih memiliki stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Pada Minggu (15/3/2026), akan ada suplai sebanyak 150 ribu liter BBM yang masuk ke terminal tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap stabil.
“Setiap hari kami membuat laporan stok. Dari laporan tersebut, kami bisa melihat jenis BBM apa yang mulai menipis, kemudian kami suplai menggunakan kapal tanker yang masuk ke Kaimana empat kali dalam sebulan,” ujarnya saat berbicara di ruang kerjanya, Jumat (13/3/2026).
Ia juga menekankan bahwa Fuel Terminal Kaimana hanya bertugas mendistribusikan BBM untuk wilayah Kabupaten Kaimana. Distribusi ini mencakup beberapa titik seperti:
- 1 SPBU reguler
- 3 SPBU Kompak
- 7 Perthashop
- Industri murni seperti PLN, PT Hanurata, dan TNI/Polri
Selain itu, terdapat juga industri lain yang membutuhkan BBM, namun sifatnya musiman. Contohnya adalah proyek pembangunan dan kapal pesiar yang sering datang ke daerah tersebut.
Proses Distribusi BBM yang Terencana
Proses distribusi BBM di Kaimana dilakukan secara terencana dan terkendali. Selain suplai harian, pihak Pertamina juga melakukan pengawasan ketat terhadap stok BBM di setiap titik distribusi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa mengalami gangguan.
Dalam rangka menjaga ketersediaan BBM, Pertamina juga rutin melakukan evaluasi dan penyesuaian jumlah suplai sesuai dengan permintaan pasar. Hal ini sangat penting mengingat kondisi geografis Kabupaten Kaimana yang relatif jauh dari pusat-pusat produksi BBM.
Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Mikael Mozes mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Ia menegaskan bahwa seluruh proses distribusi BBM telah diatur dengan baik dan terkoordinasi antara Pertamina dan pihak-pihak terkait.
“Kami selalu memantau kondisi stok dan pastikan tidak ada kelangkaan. Masyarakat bisa menghubungi kami jika ada kendala dalam mendapatkan BBM,” tambahnya.
Dengan adanya persiapan yang matang dan sistem distribusi yang terorganisir, masyarakat Kaimana dapat merasa aman dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan BBM sehari-hari. Ini juga menjadi bukti bahwa Pertamina terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di wilayah terpencil seperti Kaimana.











