Kegiatan Lari di Alun-alun Kota Bogor Dimeriahkan oleh Ribuan Peserta
Malam minggu di Kota Bogor pada pekan terakhir bulan suci Ramadhan 2026 diisi dengan kegiatan lari yang menarik perhatian masyarakat. Acara ini diberi nama Run Race dan digelar di Alun-alun Kota Bogor, tepatnya di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan lari ini diinisiasi oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, dengan tujuan untuk mengakomodir kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya pemuda, di bulan puasa. Untuk memastikan kelancaran acara, Polresta Bogor Kota bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Bogor.
Acara ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang ikut serta dalam lomba dan jumlah penonton yang membludak. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan kekagumannya terhadap partisipasi masyarakat.
“Pikir saya yang hadir itu hanya puluhan, tapi faktanya antusias warga Bogor, para pemuda-pemudi dengan giat yang cukup positif, mereka datang dengan suka rela dan menyaksikan, menikmati dan bahkan peserta terus bertambah,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, selain menjadi ajang untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antar masyarakat. Di samping itu, ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan acara ini tidak memerlukan anggaran yang besar. Dana bisa dihimpun melalui udunan atau patungan.
“Harapannya dengan kegiatan ini kami pengkot untuk menjadi alternatif ya perkumpulan remaja, pemuda-pemudi terhindar dari kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan masyarakat dan pemuda itu sendiri,” katanya.
Inisiatif Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro
Sementara itu, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengatakan bahwa kegiatan serupa pernah dilakukan olehnya pada tahun lalu. Saat itu, ia menjabat sebagai Kapolres Bogor dan menyelenggarakan lomba balap lari di kawasan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Akan hal tersebut, ia pun berinisiatif untuk menerapkan hal itu di Kota Bogor yang saat ini menjadi tanggung jawabnya. “Banyak potensi-potensi masyarakat pemuda dan pemudi Kota Bogor yang sangat luar biasa. Apalagi dilihat di bulan suci Ramadan ini aktivitas di Kota Bogor sangat luar biasa,” katanya.
Menurutnya, dengan tersalurkannya kegiatan pemuda ke dalam aktivitas positif maka angka kriminalitas dapat ditekan, terutama aksi tawuran. Dengan diselenggarakannya event ini, kata dia, akan berdampak positif juga terhadap roda perekonomian masyarakat.
“Roda perekonomian yang kiranya menjelang sahur itu kadang sepi ini menjadi rame. Dari situ kita melihat dari potensi terus dari angka kriminal, kami menyatukan visi dan misi dalam rangka situasi kamtibmas,” katanya.
Hasil yang Menjanjikan
Kegiatan Run Race di Alun-alun Kota Bogor tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun keterlibatan masyarakat dalam kegiatan positif. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.












