
Pada H-2 Lebaran, atau hari Kamis (19/3) dini hari, areal Pelabuhan Ciwandan di Kota Cilegon, Banten, dipenuhi oleh para pemudik sepeda motor yang ingin menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera.
Dari pantauan di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB, terdapat 12 lajur buffer zone yang disediakan dan semuanya terisi penuh oleh pengendara sepeda motor. Antrean bahkan meluas hingga radius sekitar 500 meter di dalam kawasan pelabuhan.
Salah satu pemudik sepeda motor, Rifki, mengatakan bahwa dirinya harus menunggu hampir 2 jam untuk masuk ke dalam kapal akibat kepadatan pemudik pada H-2 Lebaran.
Menurut Rifki, kondisi ini dipicu karena banyaknya pabrik dan perkantoran yang baru memberikan waktu libur kepada pegawai mereka mulai hari Kamis (19/3).
“Tadi sampai depan sekitar jam 1, ini udah jam 3, masih nunggu (naik kapal). Saya dari Tangerang, ke Lampung Barat. Mudik sekarang karena baru libur. Banyak yang baru libur, makanya rame gini,” ujar Rifki saat ditemui di lokasi, Kamis (19/3) subuh.
Sebelumnya, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Arief Kurniawan menyampaikan bahwa puncak arus mudik di Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Merak diprediksi terjadi pada tanggal 17 dan 18 Maret 2026.
“Kami masih mengacu pada awal itu sekitar tanggal 17 dan 18 (Maret). Hari ini berarti masuk ke dalam periode tersebut dan dua hari ke depan,” kata Arief pada Selasa (17/3).
Faktor Penyebab Kepadatan Arus Mudik
Beberapa faktor utama yang menyebabkan kepadatan arus mudik di Pelabuhan Ciwandan antara lain:
- Libur bersama yang tidak merata: Banyak perusahaan dan instansi pemerintah yang memberikan cuti hanya pada hari Kamis (19/3), sehingga memicu lonjakan pemudik.
- Kemacetan lalu lintas: Kepadatan kendaraan bermotor membuat proses penyeberangan menjadi lebih lambat.
- Peningkatan jumlah pemudik: Setiap tahun, jumlah pemudik meningkat, terutama menjelang hari raya Lebaran.
Kondisi Terkini di Pelabuhan Ciwandan
Di tengah situasi ini, petugas kepolisian dan dinas terkait terus berupaya untuk mengatur arus lalu lintas serta memastikan keselamatan para pemudik. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Pengaturan jalur lalu lintas: Petugas membagi jalur menjadi beberapa bagian agar tidak terjadi kemacetan total.
- Penambahan pos pemeriksaan: Untuk mempercepat proses pemeriksaan dokumen dan keamanan.
- Pelayanan informasi: Petugas memberikan informasi terkini tentang kondisi lalu lintas dan waktu penyeberangan.
Tips untuk Pemudik
Untuk meminimalkan risiko kemacetan dan keterlambatan, para pemudik disarankan:
- Berangkat lebih awal: Memastikan tidak terjebak dalam antrean panjang.
- Membawa perlengkapan kebutuhan dasar: Seperti makanan, minuman, dan alat pertolongan darurat.
- Mengikuti anjuran petugas: Mematuhi aturan lalu lintas dan instruksi dari petugas kepolisian.
Peran Pelabuhan dalam Arus Mudik
Pelabuhan Ciwandan memiliki peran penting sebagai titik transit utama bagi pemudik yang ingin menyeberang ke Pulau Sumatera. Dengan kapasitas yang cukup besar, pelabuhan ini selalu menjadi tujuan utama bagi pengendara sepeda motor.
Namun, dengan jumlah pemudik yang semakin meningkat setiap tahun, dibutuhkan peningkatan fasilitas dan pengelolaan yang lebih baik agar proses penyeberangan dapat berjalan lancar.














