Keutamaan dan Tata Cara Sholat Dhuha di Akhir Ramadhan
Sholat Dhuha menjadi salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan khususnya menjelang akhir bulan Ramadhan. Ibadah ini memiliki banyak keutamaan, seperti mendapatkan ampunan dosa dan pahala besar. Pelaksanaannya bisa dilakukan minimal dua rakaat dengan bacaan doa khusus setelah salam.
Keutamaan Sholat Dhuha
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa sholat Dhuha mampu mendatangkan ampunan dan pahala besar. Selain itu, keutamaannya diyakini dapat menghapus dosa dan mendatangkan pahala setara haji serta umrah. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam juga menyampaikan bahwa siapa saja yang mengerjakan sholat Dhuha secara teratur akan diampuni dosanya sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.
Salah satu keutamaan sholat Dhuha adalah jika seseorang melakukan sholat shubuh berjamaah kemudian duduk berzikir untuk Allah hingga matahari terbit, lalu melanjutkan dengan sholat Dhuha dua rakaat, maka baginya seperti memperoleh pahala haji dan umrah sepenuhnya.
Waktu Pelaksanaan Sholat Dhuha
Sholat Dhuha dilaksanakan pada waktu pagi setelah matahari terbit hingga menjelang Zuhur. Secara spesifik, waktu ini disebut sebagai waktu dhuha, yaitu ketika matahari mulai naik kurang lebih tujuh hasta sejak terbitnya hingga menjelang dzuhur.
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat
Berikut tata cara sholat Dhuha 2 rakaat:
- Niat sholat Dhuha
- Takbirotul Ihram
- Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah Ad-Dhuha
- Ruku’ dengan tuma’ninah
- I’tidal dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah As-Syams
- Ruku’ dengan tuma’ninah
- I’tidal dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
- Salam
- Membaca doa sholat Dhuha
Bacaan Niat dan Doa Sholat Dhuha
Niat sholat Dhuha:
Ushalli Sunnatadl Dluha Rak’ataini Lillaahi Ta’ala. Allahu Akbar
Artinya: Aku niat sholat sunah Dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala. Allahu Akbar.
Doa khusus salat Dhuha:
Allahumma innad Dhuha-a Dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi Dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin.
Artinya: Ya Allah, bahwasannya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.
Dzikir Setelah Sholat Dhuha
Selain doa khusus, dzikir setelah sholat Dhuha juga menjadi amalan yang memperkuat keimanan. Dzikir ini bisa dilakukan dengan membaca ayat-ayat suci atau doa-doa yang sesuai dengan ajaran Islam.
Dengan memperbanyak amalan sunnah seperti sholat Dhuha, umat Muslim diharapkan bisa memperkuat iman dan mendapatkan pahala yang besar di akhir Ramadhan.













