Libur Idul Fitri 2026: Jadwal dan Persiapan untuk Siswa di Denpasar
Dalam rangka merayakan Idul Fitri, siswa di Kota Denpasar akan mendapatkan libur panjang selama dua minggu. Libur tersebut berlangsung dari tanggal 16 hingga 27 Maret 2026. Dengan adanya perayaan ini, sejumlah kebijakan dan persiapan telah diambil oleh pihak dinas terkait.
Salah satu hal yang turut diliburkan adalah pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, menyebut bahwa MBG akan libur mulai tanggal 18 hingga 30 Maret 2026. Namun, penyaluran terakhir MBG akan dilakukan pada hari Senin, 16 Maret 2026.
“Penyalurannya dirapel untuk tiga hari. Sabtu kemarin, Senin dan Selasa besok diberikan 16 Maret,” jelasnya saat diwawancarai Minggu, 15 Maret 2026. Untuk jenis makanan yang diberikan saat pembagian terakhir, Wiratama menjelaskan bahwa makanan yang diberikan berupa makanan kering. Setelah tanggal 30 Maret 2026, MBG akan kembali dibagikan secara normal. “Karena rangkaian puasa sudah selesai, setelah itu kembali dapat nasi seperti sebelum puasa,” tambahnya.
Surat Edaran Terkait Libur Idul Fitri
Terkait Idul Fitri 1447 Hijriah, Disdikpora mengeluarkan Surat Edaran Nomor 800/426/Disdikpora yang ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SKB/PKBM di seluruh Kota Denpasar. Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bersama tiga menteri guna memberikan ruang bagi siswa dalam menjalankan ibadah di bulan suci.
Beberapa poin penting dalam surat edaran tersebut mencakup pengaturan libur selama Idul Fitri. Selama masa libur, siswa akan mendapat waktu istirahat selama dua minggu, yaitu pada 16-20 Maret dan berlanjut pada 23-27 Maret 2026. Aktivitas pendidikan akan kembali normal pada 30 Maret 2026.
Persiapan dan Pengawasan Selama Libur
Selama masa libur, Wiratama juga mengingatkan kepala sekolah untuk tetap menjaga keamanan aset sekolah, seperti laboratorium dan perangkat TIK melalui sistem piket. Sekolah juga diwajibkan menyediakan kanal pelaporan bagi orang tua jika terdapat kendala terkait keselamatan murid.
“Kami ingin memastikan bahwa meskipun ada penyesuaian jadwal, kualitas pembelajaran tetap terjaga dan hak-hak perlindungan anak tetap menjadi prioritas utama,” paparnya.
Penutup
Dengan adanya libur Idul Fitri yang cukup panjang, para siswa di Kota Denpasar akan memiliki waktu yang cukup untuk berkumpul bersama keluarga dan menjalankan ibadah sesuai dengan tradisi dan agama mereka. Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar telah menyiapkan berbagai langkah agar proses pembelajaran tetap berjalan baik dan aman selama masa libur. Dengan koordinasi yang baik antara pihak sekolah dan dinas, diharapkan semua kebutuhan siswa dapat terpenuhi tanpa mengganggu proses belajar mengajar.













