jateng.
JAKARTA – Persija Jakarta mengambil keputusan untuk memberikan libur kepada seluruh pemainnya setelah menyelesaikan pertandingan pekan ke-25 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium pada 15 Maret 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi tim dalam menghadapi kompetisi yang terus berlangsung.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menjelaskan bahwa keputusan memberikan libur selama satu minggu dilakukan karena kompetisi BRI Super League 2025/26 sedang memasuki jeda. Selain itu, hal ini juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap momen Ramadan dan Idulfitri yang akan segera tiba.
“Banyak pemain akan kembali ke kota asal mereka untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Kami sangat menghargai dan menghormati perayaan Ramadan dan Idulfitri,” ujar Mauricio.
Menurutnya, jeda ini sangat penting untuk membantu para pemain pulih secara fisik maupun mental. Dengan jadwal kompetisi yang sangat padat, kebutuhan untuk meregenerasi tenaga dan fokus menjadi hal yang sangat krusial.
Persija dijadwalkan akan kembali melakukan latihan dua minggu sebelum pertandingan berikutnya. Tim akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada 5 April.
Beberapa pemain utama seperti Rizky Ridho akan memanfaatkan masa libur ini untuk berkumpul dengan keluarga masing-masing. Hal ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi para pemain untuk melepas penat, tetapi juga meningkatkan semangat dan motivasi mereka.
Mauricio berharap, setelah masa libur berakhir, para pemain dapat kembali dalam kondisi yang lebih segar dan siap menghadapi sisa pertandingan musim ini. Ia menekankan bahwa ketika kembali berlatih, tim akan fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi periode akhir kompetisi.
“Kami akan bekerja keras agar tim bisa tampil maksimal dalam pertandingan-pertandingan mendatang,” tambahnya.













