
Persiapan Korlantas Polri Menghadapi Arus Balik Lebaran 2026
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sedang mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026. Berbagai skenario telah disusun guna mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama dari wilayah Jawa Barat menuju Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pihak berwenang untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mengurangi kepadatan di jalan raya.
Fokus pada Kesiapan Arus Balik
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa saat ini fokus utama adalah kesiapan arus balik setelah puncak arus mudik telah terlewati. Menurutnya, pihaknya telah menyiapkan strategi dan skenario yang akan diterapkan ketika arus balik mulai terjadi.
“Kami saat ini berkonsentrasi pada kesiapan arus balik. Kami sudah memiliki strategi dan skenario ketika nanti arus balik dari Jawa Barat akan kami alihkan melalui tol fungsional, termasuk juga di Sukabumi yang tersedia tol fungsional,” ujar Irjen Agus dalam pernyataannya di Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, Cikarang Utara, Kamis (19/3) dini hari.
Pemanfaatan Tol Fungsional
Salah satu opsi yang digunakan adalah pemanfaatan tol fungsional untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Pemilihan jalur ini didasarkan pada potensi lonjakan kendaraan yang tinggi dari beberapa wilayah tertentu.
Perkiraan Puncak Arus Mudik
Sementara itu, terkait arus mudik, Irjen Agus menyebut bahwa puncaknya diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) malam. Berdasarkan pemantauan di lapangan, volume kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai ratusan ribu unit.
“Ikuti perkembangan situasi lalu lintas dengan cermat. Meski ada sedikit kepadatan, kondisi masih terkendali. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada malam Rabu ini, dengan jumlah kendaraan sekitar 240 ribuan,” tambahnya.
Pengaturan Lalu Lintas Selama Arus Mudik
Meskipun sempat terjadi kepadatan pada Rabu malam hingga Kamis dini hari, kondisi lalu lintas disebut masih terkendali. Kepadatan mulai terurai setelah KM 70 Tol Trans Jawa, seiring diberlakukannya rekayasa lalu lintas one way nasional.
“Dari traffic counting, kita bisa lihat adanya sedikit perlambatan. Namun setelah di kilometer 70 sudah diberlakukan one way, sehingga dari KM 70 sampai Jawa Tengah cukup lancar,” jelasnya.
Prediksi Puncak Arus Balik
Adapun puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026. Dengan persiapan yang matang, pihak Korlantas Polri berharap dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat pengguna jalan selama musim liburan Lebaran tahun ini.
Strategi yang Diterapkan
Beberapa strategi yang akan diterapkan antara lain:
- Pemanfaatan tol fungsional sebagai alternatif jalur untuk mengurangi beban lalu lintas
- Penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way di titik-titik rawan
- Pemantauan intensif di berbagai titik strategis untuk memastikan kelancaran lalu lintas
- Koordinasi dengan pihak terkait seperti dinas perhubungan dan kepolisian daerah
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.













