Layanan Keuangan Pegadaian Tetap Terjangkau Selama Ramadan dan Mudik Lebaran
PT Pegadaian terus berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan yang mudah diakses masyarakat selama Ramadan hingga musim mudik Lebaran. Dengan penguatan layanan digital dan kehadiran agen yang beroperasi hingga malam hari, perusahaan memastikan masyarakat tetap dapat memanfaatkan layanan keuangan tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Tangerang Agus Setiawan menjelaskan bahwa Ramadan merupakan momen dengan aktivitas transaksi yang tinggi di Pegadaian. Oleh karena itu, perusahaan berupaya memastikan layanan tetap mudah dijangkau masyarakat, baik secara langsung di outlet maupun melalui layanan digital.
“Biasanya menjelang Ramadan hingga Idul Fitri aktivitas di Pegadaian meningkat. Kami berusaha tetap hadir di tengah masyarakat, baik secara fisik melalui outlet maupun secara online melalui aplikasi,” ujar Agus saat ditemui di kantornya, Sabtu (14/3/2026).
Pada awal Ramadan, Pegadaian menyiapkan dana pinjaman bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha musiman. Banyak pedagang memanfaatkan pembiayaan ini untuk berjualan produk khas Ramadan seperti takjil, pakaian Lebaran, hingga perlengkapan ibadah.
Mendekati Hari Raya, masyarakat juga sering memanfaatkan layanan Pegadaian untuk menebus kembali barang berharga seperti perhiasan emas yang sebelumnya digadaikan agar dapat dipakai saat Lebaran.
Di sisi lain, ada pula masyarakat yang memilih menggadaikan barang lain untuk memenuhi kebutuhan mudik. Misalnya, ada yang ingin mudik menggunakan pesawat sementara kendaraan di rumah tidak dipakai. Barang tersebut bisa digadaikan karena Pegadaian menyediakan berbagai produk, mulai dari gadai emas hingga non-emas seperti kendaraan.
Selain itu, Pegadaian juga menyediakan layanan penyimpanan barang berharga melalui Safe Deposit Box (SDB) bagi masyarakat yang ingin menitipkan aset selama mudik. “Jadi kalau masyarakat mau menyimpan barang-barang berharga berukuran kecil, bisa menyewa SDB di kita,” ujarnya.
Untuk mempermudah transaksi, Pegadaian mengandalkan aplikasi digital bernama Tring. Aplikasi ini dapat didownload di play store maupun app store. Melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat mengakses berbagai layanan Pegadaian tanpa harus datang ke kantor cabang.
Agus menjelaskan, nasabah yang memiliki tabungan emas di aplikasi juga dapat langsung menggadaikan sebagian saldonya secara digital ketika membutuhkan dana cepat. Misalnya, nasabah memiliki tabungan emas 100 gram dan membutuhkan dana Rp10 juta untuk kebutuhan Lebaran. Mereka bisa langsung mengajukan gadai melalui aplikasi dan dana pinjaman akan ditransfer ke rekening bank.
Selain layanan digital, Pegadaian selalu hadir melalui jaringan agen yang tersebar di berbagai wilayah. Beberapa agen bahkan disiapkan untuk melayani transaksi hingga malam hari ketika layanan di kantor cabang telah tutup. “Agen Pegadaian ini merupakan masyarakat yang menjadi mitra Pegadaian. Mereka biasanya sudah memiliki usaha sendiri dan mendapatkan pelatihan serta sertifikasi sebelum melayani transaksi,” ujarnya.
Selain layanan keuangan, Pegadaian juga menjalankan berbagai kegiatan sosial selama Ramadan sebagai bukti nyata Pegadaian melayani sepenuh hati. Salah satunya adalah pembagian takjil gratis kepada masyarakat di sekitar kantor cabang serta santunan bagi anak yatim. Tak hanya itu, Pegadaian juga menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman pada momen Lebaran tahun ini.
Melalui berbagai layanan dan program tersebut, Agus berharap Pegadaian dapat terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam bentuk solusi keuangan tetapi juga melalui kegiatan sosial. “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Pegadaian tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga hadir dalam momen-momen penting masyarakat, termasuk Ramadan dan Lebaran,” katanya.













