Banjir Meluas di Wilayah Perkotaan Kabupaten Malinau
Banjir yang melanda wilayah perkotaan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, telah menggenangi kawasan pemukiman penduduk. Puncak banjir terjadi pada dini hari tadi, Kamis (19/03/2026), dengan ketinggian air mencapai satu meter. Luapan air mulai masuk ke rumah warga sejak sore hari kemarin dan masih bertahan tinggi di beberapa titik strategis hingga pagi hari.
Wilayah yang paling terdampak adalah Desa Malinau Kota, Pelita Kanaan, serta Desa Malinau Hulu di Kecamatan Malinau Kota, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi. Dampak banjir juga dirasakan oleh masyarakat di Desa Tanjung Lapang di Kecamatan Malinau Barat serta Desa Malinau Seberang yang berada di wilayah Kecamatan Malinau Utara.
Camat Malinau Kota, Muhamad Yusuf, menjelaskan bahwa banjir kali ini lebih besar dibandingkan kejadian serupa pada bulan sebelumnya. “Hasil monitoring menunjukkan bahwa banjir ini lebih parah dari Februari lalu. Di Kota rata-rata tergenang dan jalan-jalan ditutup,” ujarnya.
Akibat debit air yang meningkat drastis, sejumlah ruas jalan protokol seperti Jalan Duyan menuju Masjid An Nur, Jalan Penembahan, hingga Jalan Intimung harus ditutup total. Akses menuju Pelabuhan Speedboat di wilayah AMD RT 16 juga tidak dapat dilalui kendaraan karena kedalaman air yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Di kawasan pemukiman belakang Telkom dan wilayah Ambo Tuo, ketinggian air bervariasi antara 70 sentimeter hingga melebihi satu meter. Pemerintah setempat telah menginstruksikan warga untuk segera mengevakuasi barang berharga serta mematikan aliran listrik guna menghindari risiko kecelakaan akibat arus pendek.
“Kami tetap menghimbau kepada warga untuk tetap waspada. Yang pertama, jaga dan awasi keluarga kita, anak-anak kita, orang tua kita agar bisa berada di tempat aman. Yang kedua, tetap perhatikan arus listrik di sekitar kita untuk mengantisipasi terjadinya tegangan listrik,” katanya.
Saat ini, warga di titik terdampak masih bersiaga mengingat arus sungai yang masuk melalui saluran kanal menuju pemukiman masih terpantau cukup deras. Mereka terus memantau kondisi air dan siap melakukan tindakan darurat jika diperlukan.













