Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Kata Wamentan tentang Kenaikan Harga Pangan Jelang Lebaran 2026

Maret 19, 2026
Reading Time:3 mins read
Kata Wamentan tentang Kenaikan Harga Pangan Jelang Lebaran 2026

Penjelasan Wakil Menteri Pertanian tentang Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran 2026

Di tengah ramalan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran 2026, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyampaikan pandangan bahwa kenaikan tersebut merupakan hal yang wajar. Namun, ia menekankan bahwa kenaikan harus terjadi dalam waktu singkat dan tetap berada dalam kendali pemerintah.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

“Harga komoditas itu pasti ada kenaikan, ada penurunan. Yang penting itu kalau naik, jangan lama-lama naiknya, harus segera turun,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Keseimbangan antara Produsen dan Konsumen

Sudaryono menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen. Ia menjelaskan bahwa jika harga terlalu murah, para petani atau peternak bisa mengalami kerugian. Sementara itu, jika harga terlalu mahal, konsumen akan kesulitan membeli.

“Kalau turun, kalau terlalu murah pertaninya atau peternaknya kan rugi ya. Kalau terlalu mahal itu konsumennya juga membeli dengan harga yang mahal,” tambahnya.

Pengendalian Harga melalui HPP dan HET

Menurut Sudaryono, pemerintah telah memiliki instrumen pengendalian harga melalui penetapan Harga Pokok Produksi (HPP) di tingkat petani dan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat konsumen.

“Jadi pengelolaan pangan kita ini ada HPP, HPP di tingkat petani, ada HET di tingkat pengecer. Jadi harga-harga pokok produksi bagi petaninya ditentukan dan harga eceran tertingginya ditentukan. Kita ngomong HET. Nah, kalau-kalau di atas HET itu jangan lama-lama naiknya. Tapi juga jangan terlalu murah dari harga acuan HET-nya gitu. Itu tugas pemerintah di situ,” jelasnya.

Pemantauan Pasar dan Intervensi yang Cepat

Pemerintah secara aktif memantau pergerakan harga di pasar melalui koordinasi lintas lembaga, termasuk Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, Satgas Pangan, hingga Kementerian Perdagangan.

“Jadi intinya adalah naik turun biasa, yang penting jangan lama-lama. Pagi naik kalau bisa siang atau sore sudah turun gitu ya. Nah, itu kita ada troubleshooter-nya di situ,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa jika ditemukan kenaikan harga di suatu wilayah, pemerintah akan segera menelusuri penyebabnya dan melakukan intervensi jika diperlukan, termasuk mendatangkan pasokan dari daerah lain.

“Kalau memang bisa diatasi di lokal di situ, ya sudah bisa turun. Tapi kalau misalnya perlu intervensi, perlu didatangkan dari tempat lain seperti disampaikan oleh Pak Sestama tadi ya, mendatangkan cabai dari tempat lain, Jambi diterbangkan, hal-hal itu intervensi,” ujarnya.

Peran Pemerintah dalam Stabilitas Pasar

Sudaryono menegaskan peran aktif pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar. Menurutnya, negara bukan hanya menjadi wasit, tetapi juga ikut menaruh tangannya untuk stabilisasi dari pasokan dan harga komoditas.

“Jadi negara bukan hanya jadi wasit, tapi negara ikut menaruh tangannya untuk stabilisasi dari pasokan dan harga komoditas,” tambahnya.

Harga Daging Sapi dan Spesifikasi Produk

Terkait harga daging sapi yang disebut mencapai Rp168.650 per kilogram, Sudaryono menjelaskan bahwa angka tersebut merujuk pada jenis tertentu dengan spesifikasi berbeda.

“Spesifik terkait harga daging tadi, jadi HET-nya Rp140.000 ya harga daging itu dalam kondisi daging normal. Yang Rp160.000 itu sudah kita cek, itu adalah daging tanpa lemak. Jadi memang punya spesifikasi yang berbeda, gradenya berbeda. Itu aja sih sebetulnya,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa harga daging sapi pada umumnya masih berada dalam batas ketentuan.

“Jadi so far, sejauh ini harganya tidak, karena spesifikasi yang lain ya, jadi tadi kalau daging normal HET-nya Rp140.000 dan itu Rp140.000, yang Rp160.000 itu adalah daging dengan spesifikasi tanpa lemak,” tandas Sudaryono.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Momen Lebaran 2026, Stasiun Pasar Senen Diserbu Pemudik
News

Momen Lebaran 2026, Stasiun Pasar Senen Diserbu Pemudik

Maret 19, 2026
Kosongnya Jalan Jakarta Saat H-2 Lebaran
News

Kosongnya Jalan Jakarta Saat H-2 Lebaran

Maret 19, 2026
Rismon Sianipar Dugaan Palsu Ijazah S2 S3, Relawan Jokowi Laporkan ke Polisi
News

Rismon Sianipar Dugaan Palsu Ijazah S2 S3, Relawan Jokowi Laporkan ke Polisi

Maret 15, 2026
News

Prakiraan Cuaca Maluku 19 Maret 2026: Hujan Ringan hingga Petir Mengancam

Maret 19, 2026
Truk Dilarang 17 Hari, Pengusaha Logistik Kehilangan Pendapatan Sebulan
News

Truk Dilarang 17 Hari, Pengusaha Logistik Kehilangan Pendapatan Sebulan

Maret 15, 2026
BMKG umumkan penyebab gempa 4,1 magnitudo di Sukabumi
News

BMKG umumkan penyebab gempa 4,1 magnitudo di Sukabumi

Maret 14, 2026
Next Post
ASDP Tutup Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Saat Nyepi, Lihat Jadwalnya

ASDP Tutup Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Saat Nyepi, Lihat Jadwalnya

Kemenag Lampung Pantau Hilal di Kampus Itera, Terbuka untuk Umum

Kemenag Lampung Pantau Hilal di Kampus Itera, Terbuka untuk Umum

Alasan Keenan Nasution Gugat Royalti Meski Vidi Aldiano Meninggal, Tanggung Jawab Ahli Waris

Alasan Keenan Nasution Gugat Royalti Meski Vidi Aldiano Meninggal, Tanggung Jawab Ahli Waris

Recommended Stories

Wamen Sudaryono: Revitalisasi Irigasi Tingkatkan Produksi Pangan

Wamen Sudaryono: Revitalisasi Irigasi Tingkatkan Produksi Pangan

Maret 19, 2026
Amanda Manopo Umumkan Persiapan Kelahiran Anak Pertama, Nama Sudah Siap

DPRD Makassar Minta Penundaan Relokasi PKL Pantai Losari

Maret 15, 2026
Jadwal comeback BTS 2026, album ARIRANG, dan konser lengkap

Jadwal comeback BTS 2026, album ARIRANG, dan konser lengkap

Maret 19, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN