Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Minta TNI Ungkap Otak Penganiayaan

Maret 19, 2026
Reading Time:2 mins read
Kasus Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Minta TNI Ungkap Otak Penganiayaan

Desakan Aktivis Reformasi 1998 untuk Pengusutan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Aktivis reformasi 1998 memberikan desakan kepada TNI untuk mengusut tuntas dan transparan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Desakan ini muncul setelah Mabes TNI mengungkap keterlibatan empat oknum anggota Bais TNI dalam kasus tersebut.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Salah satu aktivis, Ubedilah Badrun, menyatakan bahwa pengusutan kasus ini harus menjadi titik balik kejujuran militer. Ia menekankan bahwa saat ini adalah era digitalisasi yang memungkinkan semua hal bisa dibongkar. Oleh karena itu, ia berharap kasus ini menjadi momentum penting bagi tentara untuk menunjukkan kejujuran.

“Era sekarang bukan lagi era zaman Orde Baru. Ini era digital society yang memungkinkan semua hal bisa dibongkar. Jadi, saya kira mesti menjadi momentum penting untuk tentara jujur, ya siapa aktor intelektual di balik ini,” ujarnya di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).

Ubedilah juga meminta agar oknum prajurit TNI tersebut diberi sanksi berat jika terbukti menyiram Andrie Yunus dengan air keras. Menurutnya, penegakan hukum tanpa pandang pangkat di internal institusi sangat diharapkan oleh masyarakat. “Kalau aktornya adalah bagian petinggi dari tentara, ya beri sanksi berat, enggak apa-apa. Itu kan sejarah kelam yang harus ditelan oleh mereka,” jelasnya sambil menerangkan sejarah kelam orde baru.

Terakhir, Ubedilah mengatakan bahwa kasus ini sebagai ujian bagi institusi TNI agar tidak gunakan pola lama dalam menyerang aktivis. Ia juga meminta keterbukaan informasi terhadap kasus ini dan dibeberkan secara terang menderang motifnya. “Sama juga ketika para jenderal polisi juga dipenjara kan, yang beberapa waktu yang lalu itu. Jadi menurut saya sudah waktunyalah kita harus berubah, jangan lagi menggunakan pola-pola yang lama itu,” tandas dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Harapan Koordinator Komrad Pancasila

Sementara itu, koordinator Komrad Pancasila Antony Yudha berharap aktor intelektual dalam kasus tersebut dapat terungkap ke publik. Ia menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat penegak hukum dan informasi terbaru bisa segera dibeberkan. “Minimal ketahuan eksekutornya siapa kan. Dari empat orang inilah yang harus digali informasinya ke mana gitu, instruksinya oleh siapa gitu. Ya minimal petunjuk awalnya sudah dapat gitu,” ujar pria yang akrab disapa Yudha.

Empat Anggota TNI Ditahan

Sebelumnya, empat anggota TNI penyiram air keras kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus di kawasan Jakarta Pusat bertugas di Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Yusri Nuryanto menjelaskan, inisial pelaku pertama NPP, SL, BHW, ES. “Jadi sekarang yang diduga keempat tersangka ini sudah kita amankan di puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyelidikan,” kata Yusri, Rabu (18/3/2026).

Yusri melanjutkan, Puspom TNI nanti akan melakukan kegiatan membuat laporan polisi bersama dengan korban yakni Andrie Yunus. Yusri menambahkan, mereka yang terlibat dalam penyiraman air keras kepada Andrie Yunus dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU). NPP, lanjut Yusri, berpangkat Kapten, SL dan BHW pangkatanya Lettu dan ES Sersan Dua (Serda).

“Kalau dari hasil CCTV di mana dan sebagai apa nanti kan masih kita dalami ya Ini dapat kita lakukan secepatnya, secara profesional Kemudian kita serahkan kepada penuntut dalam hal ini oatmeal untuk melakukan persidangan dan selama ini kan untuk persidangan di militer kan selalu terbuka tidak pernah misalnya persidangan tertutup,” tandasnya.

Share61Tweet38

RelatedPosts

News

Arus mudik di Bali, antrean kendaraan capai 35 km, catat rekor terpanjang

Maret 15, 2026
Identitas 2 Korban Tabrakan Mobil Travel yang Tenggelam di Sungai Musi Rawas
News

Identitas 2 Korban Tabrakan Mobil Travel yang Tenggelam di Sungai Musi Rawas

Maret 15, 2026
Langkah DLHK DIY Atasi Lonjakan Sampah Libur Lebaran 2026
News

Langkah DLHK DIY Atasi Lonjakan Sampah Libur Lebaran 2026

Maret 15, 2026
Warga Batam Haru Dapat Mudik Gratis ke Kuala Tungkal
News

Warga Batam Haru Dapat Mudik Gratis ke Kuala Tungkal

Maret 19, 2026
3 Berita Artis Paling Heboh: Permohonan Kasasi Nikita Mirzani Ditolak, Respons Keluarga Ammar Zoni
News

3 Berita Artis Paling Heboh: Permohonan Kasasi Nikita Mirzani Ditolak, Respons Keluarga Ammar Zoni

Maret 14, 2026
Batang Jadi Titik Strategis Mudik Lebaran 2026, Fasilitas Diperbanyak
News

Batang Jadi Titik Strategis Mudik Lebaran 2026, Fasilitas Diperbanyak

Maret 15, 2026
Next Post
Suhu Memanas! Qatar Usir Atase Iran dalam 24 Jam

Suhu Memanas! Qatar Usir Atase Iran dalam 24 Jam

Jadwal Orleans Masters: 7 Wakil Indonesia Berjuang di Babak 16 Besar

Jadwal Orleans Masters: 7 Wakil Indonesia Berjuang di Babak 16 Besar

Prakiraan Cuaca Kepri Saat Nyepi 19 Maret 2026 dari BMKG Hang Nadim

Prakiraan Cuaca Kepri Saat Nyepi 19 Maret 2026 dari BMKG Hang Nadim

Recommended Stories

Tim Pengurai Kemacetan Siaga di Jalur Palembang-Betung

Tim Pengurai Kemacetan Siaga di Jalur Palembang-Betung

Maret 19, 2026
Hasil Liga Spanyol – Valverde Tak Henti Kalah, Arda Guler Cetak Gol Ajaib, Real Madrid Menang Mutlak di Bernabeu

Hasil Liga Spanyol – Valverde Tak Henti Kalah, Arda Guler Cetak Gol Ajaib, Real Madrid Menang Mutlak di Bernabeu

Maret 14, 2026
Tangis Adik Pecah Saat Jadi Imam Salat Jenazah Kakaknya, PNS Gorontalo Korban Kecelakaan

Tangis Adik Pecah Saat Jadi Imam Salat Jenazah Kakaknya, PNS Gorontalo Korban Kecelakaan

Maret 15, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN