Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Kapan Lebaran 2026? Prediksi Pemerintah, NU, dan Jadwal Muhammadiyah

Maret 19, 2026
Reading Time:3 mins read
Kapan Lebaran 2026? Prediksi Pemerintah, NU, dan Jadwal Muhammadiyah

Perbedaan Pendekatan dalam Menentukan Tanggal Idul Fitri 1447 H

Masyarakat Indonesia kini sedang menantikan pengumuman resmi mengenai penentuan hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H. Perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah antara organisasi dan pemerintah bisa menyebabkan perbedaan tanggal perayaan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap menunggu keputusan resmi dari lembaga terkait.

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Kriteria yang Digunakan Pemerintah

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menggunakan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dalam menentukan awal bulan Hijriah. Kriteria ini menetapkan bahwa hilal dinyatakan memenuhi syarat jika tinggi minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Setelah itu, data tersebut akan dikonfirmasi melalui sidang isbat.

Prediksi Lebaran 2026 oleh Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Dalam ketetapannya, Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idulfitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Pendekatan ini berbeda dengan pendekatan pemerintah yang masih menunggu hasil sidang isbat.

Prediksi Lebaran 2026 oleh Pemerintah

Berdasarkan data hisab yang dihimpun Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 08.23 WIB. Pada saat rukyatul hilal dilakukan, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, serta sudut elongasi berkisar antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

Untuk memverifikasi data tersebut, Kementerian Agama bersama berbagai pihak akan melaksanakan rukyatul hilal di berbagai titik pemantauan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Pelaksanaan rukyat melibatkan kantor wilayah Kementerian Agama, Kementerian Agama kabupaten/kota, peradilan agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait di daerah. Hasil rukyatul hilal dari seluruh wilayah Indonesia bersama data hisab posisi hilal akan dimusyawarahkan dalam Sidang Isbat untuk ditetapkan awal Syawal 1447 H.

Prediksi Lebaran 2026 oleh NU

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) merilis data hilal penentuan Idul Fitri, 1 Syawal 1447 H. Data tersebut menunjukkan bahwa hilal sudah di atas ufuk, tetapi belum memenuhi kriteria imkanur rukyah. Tinggi hilal terbesar terjadi di Kota Sabang, Provinsi Aceh dengan tinggi hilal mar’ie 2 derajat 53 menit dan elongasi hilal haqiqy 6 derajat 09 menit, serta lama hilal 14 menit 44 detik.

Sementara ketinggian hilal terkecil terjadi di Merauke, Provinsi Papua Selatan dengan tinggi hilal mar’ie 0 derajat 49 menit dan elongasi hilal haqiqy 4 derajat 36 menit, serta lama hilal 6 menit 36 detik. Di Jakarta, tinggi hilal tercatat 1 derajat 43 menit 54 detik dengan letak matahari terbenam pada 12 derajat 03 menit 24 detik selatan titik barat dengan elongasi 5 derajat 44 menit 49 detik dan lama hilal 10 menit 51 detik.

Data BMKG dan Potensi Istikmal

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga merilis data perhitungan hilal 1 Syawal 1447 H dalam Informasi Prakiraan Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 19 Maret 2026 M. Data ini menunjukkan ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam berkisar antara 0.91 derajat di Merauke, Papua, sampai dengan 3.13 derajat di Sabang, Aceh. Sementara itu, besaran elongasi geosentris berkisar antara 4.54 derajat di Waris, Papua sampai dengan 6.1 derajat di Banda Aceh, Aceh.

Data-data di atas menunjukkan potensi besar bulan Ramadan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari, mengingat belum terpenuhinya kriteria imkanur rukyah. Karenanya, besar kemungkinan Idul Fitri, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu Pahing, 21 Maret 2026.

Keputusan Akhir

Keputusan akhir mengenai awal Syawal 1447 H menunggu hasil rukyah yang diumumkan LF PBNU dan hasil sidang isbat yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Agama pada Kamis (19/3/2026) malam. Masyarakat diimbau untuk tetap menunggu pengumuman resmi dari lembaga terkait sebagai pedoman dalam merayakan Hari Raya Idulfitri.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Satlantas Samarinda Atur Lalu Lintas Saat Night Race Dragbike 2026
News

Satlantas Samarinda Atur Lalu Lintas Saat Night Race Dragbike 2026

Maret 15, 2026
3 Berita Terpopuler Sumbar: BBM untuk Pemudik, One Way, Harga Daging dan Cabai Naik
News

3 Berita Terpopuler Sumbar: BBM untuk Pemudik, One Way, Harga Daging dan Cabai Naik

Maret 15, 2026
Israel Kewalahan, Minta Bantuan Ukraina Hadapi Drone Iran
News

Israel Kewalahan, Minta Bantuan Ukraina Hadapi Drone Iran

Maret 14, 2026
Jadwal Kapal Pelni Awu 16 April, Diskon Tiket Semua Rute
News

Jadwal Kapal Pelni Awu 16 April, Diskon Tiket Semua Rute

Maret 19, 2026
Ciamis Mulai Ramai, Arus Mudik Menurun Dibanding Tahun Lalu
News

Ciamis Mulai Ramai, Arus Mudik Menurun Dibanding Tahun Lalu

Maret 19, 2026
Update Mudik Jalur Ciamis H-2 Lebaran: 15 Ribu Kendaraan Melintas, Volume Turun
News

Update Mudik Jalur Ciamis H-2 Lebaran: 15 Ribu Kendaraan Melintas, Volume Turun

Maret 19, 2026
Next Post
Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pembatas Jembatan Jurug Solo, Diduga Karena Motor Berhenti di Tengah Jalan

Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pembatas Jembatan Jurug Solo, Diduga Karena Motor Berhenti di Tengah Jalan

Harga Emas Antam Turun Rp 53.000 ke Rp 2.943.000/gram

Harga Emas Antam Turun Rp 53.000 ke Rp 2.943.000/gram

Jadwal Kapal Hari Ini: Tujuh Kapal Berangkat dari Pelabuhan Manado

Jadwal Kapal Hari Ini: Tujuh Kapal Berangkat dari Pelabuhan Manado

Recommended Stories

Rekap Hasil Pertandingan Indonesia vs Bahrain Garuda Menang Tipis 1-0

Hasil Pertandingan Indonesia vs Bahrain: Garuda Menang Tipis 1-0

Maret 26, 2025
Gambar Tidak Muncul di Web? Ini Dia Penyebab dan Solusinya!

Gambar Tidak Muncul di Web? Ini Dia Penyebab dan Solusinya!

Oktober 21, 2021
Pelaku Penyiraman Air Keras Terungkap, GREAT Institute Puji Presiden Prabowo

Pelaku Penyiraman Air Keras Terungkap, GREAT Institute Puji Presiden Prabowo

Maret 19, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN