Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H untuk Wilayah Sulawesi Barat
Pada tahun 2026, puasa Ramadan 1447 Hijriah memasuki hari ke-29 berdasarkan perhitungan pemerintah. Namun, bagi warga Muhammadiyah, hari ini merupakan hari ke-30 karena mereka memulai puasa satu hari lebih awal. Oleh karena itu, pada Jumat, 20 Maret 2026, Muhammadiyah akan melaksanakan Salat Idulfitri atau 1 Syawal 1447 H.
Jadwal imsakiyah menjadi pedoman utama dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadan. Jadwal ini mencakup waktu-waktu penting seperti imsak, subuh, zuhur, asar, magrib, dan isya. Berikut adalah jadwal lengkap untuk wilayah Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Majene, Polman, dan Mamasa.
Wilayah Majene
- Imsak: 04.45 WITA
- Subuh: 04.55 WITA
- Terbit: 06.06 WITA
- Duha: 06.33 WITA
- Zuhur: 12.16 WITA
- Asar: 15.19 WITA
- Magrib (Buka Puasa): 18.19 WITA
- Isya: 19.27 WITA
Wilayah Polman
- Imsak: 04.45 WITA
- Subuh: 04.55 WITA
- Terbit: 06.06 WITA
- Duha: 06.33 WITA
- Zuhur: 12.16 WITA
- Asar: 15.19 WITA
- Magrib (Buka Puasa): 18.19 WITA
- Isya: 19.27 WITA
Wilayah Mamasa
- Imsak: 04.45 WITA
- Subuh: 04.55 WITA
- Terbit: 06.06 WITA
- Duha: 06.33 WITA
- Zuhur: 12.16 WITA
- Asar: 15.19 WITA
- Magrib (Buka Puasa): 18.19 WITA
- Isya: 19.27 WITA
Pentingnya Mengetahui Jadwal Imsakiyah
Mengetahui jadwal imsakiyah sangat penting bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Jadwal ini memberikan panduan mengenai waktu-waktu penting selama berpuasa, mulai dari imsak hingga berbuka puasa.
- Pertama, jadwal imsakiyah membantu menentukan waktu mulai dan berbuka puasa. Dengan jadwal ini, umat Islam dapat mengetahui kapan harus berhenti makan dan minum sebelum waktu Subuh serta kapan waktu yang tepat untuk berbuka saat azan Magrib.
- Kedua, jadwal imsakiyah membantu menjaga ketepatan waktu dalam menjalankan salat lima waktu. Dengan mengetahui waktu salat seperti Zuhur, Asar, dan Isya, ibadah dapat dilaksanakan tepat waktu.
- Ketiga, jadwal ini juga membantu mengatur aktivitas harian selama Ramadan. Banyak orang menyesuaikan waktu sahur, bekerja, beristirahat, hingga beribadah berdasarkan jadwal imsakiyah.
- Keempat, jadwal imsakiyah membantu menghindari kesalahan dalam beribadah, seperti terlambat berhenti makan saat sahur atau terlalu cepat berbuka puasa.
Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadan
Sepuluh malam terakhir Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam. Pada malam-malam tersebut terdapat malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun ibadah.
Dalam Surah Al-Qadr dijelaskan bahwa pada malam tersebut para malaikat turun membawa rahmat dan keberkahan. Lailatul Qadar diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan, yakni malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.













