Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Ibadah Nyepi: Puluhan Umat Hindu Hadiri Tauru Agung di Pura Giri Jagatnata

Maret 19, 2026
Reading Time:3 mins read
Ibadah Nyepi: Puluhan Umat Hindu Hadiri Tauru Agung di Pura Giri Jagatnata

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Perayaan Tahun Baru Saka 1948 di Kota Tarakan Berlangsung Khidmat

Puncak perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, berlangsung khidmat pada Rabu (18/3/2026) malam. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian ritual yang dilakukan oleh umat Hindu untuk menyambut hari besar tersebut.

Ratusan umat Hindu memadati Pura Agung Giri Jagatnata untuk melaksanakan ibadah sembahyang dan mengikuti rangkaian ibadah Tauru Agung Kesango. Suasana penuh kekhusyukan terlihat saat mereka menjalani seluruh prosesi ritual dengan tertib. Ini sebagai persiapan menyambut Hari Raya Nyepi yang jatuh keesokan harinya, ditandai dengan pelaksanaan Catur Brata Penyepian atau berpuasa.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Tarakan, I Gusti Ngurah Arnata, menjelaskan bahwa rangkaian Nyepi tahun ini dimulai dengan pelaksanaan Melasti yang digelar di kawasan Juata Laut pada 15 Maret 2026. Melasti merupakan simbol pembersihan diri dan alam dengan sumber air.

Ia menambahkan, tahapan berikutnya adalah pelaksanaan Pecaruan yang digelar pada siang hari, sebelum dilanjutkan dengan puncak ritual Tauru Agung Kesango pada malam hari. “Pecaruan dilaksanakan tadi siang mulai pukul 11.00 Wita sampai selesai. Kemudian dilanjutkan malam ini dengan Tauru Agung Kesango. Ini adalah puncaknya,” jelasnya.

Menurutnya, Tauru Agung Kesango memiliki makna mendalam sebagai proses pencucian diri, pikiran, serta pembersihan alam semesta. “Artinya pencucian diri, pencucian pemikiran kita, dan pembersihan alam semesta. Ini menjadi momentum penting sebelum umat Hindu melaksanakan Nyepi,” tambahnya.

Rangkaian Pecaruan dan Maknanya

Sementara itu, Wakil Ketua Hindu Tarakan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), I Nengah Pariana, menjelaskan makna dari rangkaian Pecaruan yang menjadi bagian penting dalam Tauru Agung Kesango. Ia menyebut, Pecaruan diawali dengan pembuatan sesajen yang disebut Pecaru Eke Sathe Eke, yang memiliki makna satu korban suci yang tulus dan ikhlas.

“Tahun ini kami menggunakan Pecaru Eke Sathe Eke, yaitu menggunakan satu ekor ayam dengan warna brumbun, yaitu perpaduan lima warna: hitam, putih, kuning, merah, dan abu-abu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa ritual Pecaruan dilaksanakan di luar area utama pura atau di luar jeroan. Hal tersebut memiliki makna simbolis sebagai pembersihan alam atau makrokosmos. “Maknanya adalah mencucikan alam semesta beserta isinya. Kita hidup berdampingan tidak hanya dengan sesama manusia, tetapi juga makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Jadi kita harus menjaga hubungan baik dengan semuanya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa setelah pembersihan alam dilakukan, maka keesokan harinya umat Hindu akan memasuki tahap pembersihan diri atau mikrokosmos melalui pelaksanaan Nyepi.

Dalam Nyepi, umat Hindu menjalankan Catur Brata Penyepian, di antaranya Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Lelanguan (tidak menikmati hiburan), Amati Karya (tidak bekerja), dan Amati Lelungan (tidak bepergian). “Amati Geni itu mengendalikan emosi, karena api itu identik dengan sifat yang meletup-letup. Kemudian Amati Lelanguan, tidak ada hiburan seperti TV atau HP. Semua keinginan untuk bersenang-senang dikendalikan,” paparnya.

Selain itu, Amati Karya mengajarkan umat untuk beristirahat dari aktivitas duniawi dan tidak terus-menerus mengejar materi. Sedangkan Amati Lelungan mengajarkan pengendalian diri dari keinginan untuk bepergian. “Makna utamanya bukan sekadar tidak keluar rumah atau tidak menyalakan api, tapi bagaimana kita mematangkan keimanan, mengendalikan emosi, dan membersihkan diri secara spiritual,” tegasnya.

Esensi dari Hari Raya Nyepi

Ia menambahkan, setelah seluruh rangkaian dilalui, umat Hindu akan menyambut Tahun Baru Saka dengan hati yang bersih, yang kemudian dilanjutkan dengan momen silaturahmi dan saling memaafkan. “Setelah alam dan diri kita dibersihkan, maka kita memasuki tahun yang baru dengan semangat baru. Itu esensi dari Nyepi,” pungkasnya.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Profil Habib Jafar, Pendakwah Muda Descendan Nabi yang Aktif di Media Sosial
News

Profil Habib Jafar, Pendakwah Muda Descendan Nabi yang Aktif di Media Sosial

Maret 14, 2026
Dinkes Paser Jamin Puskesmas Buka Selama Arus Mudik Lebaran 2026
News

Dinkes Paser Jamin Puskesmas Buka Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Maret 19, 2026
Harga Emas Antam Meroket Jelang Lebaran, Turun Rp53.000 per Gram, Ini Rinciannya
News

Harga Emas Antam Meroket Jelang Lebaran, Turun Rp53.000 per Gram, Ini Rinciannya

Maret 19, 2026
Pelaku Penyiraman Air Keras Terungkap, GREAT Institute Puji Presiden Prabowo
News

Pelaku Penyiraman Air Keras Terungkap, GREAT Institute Puji Presiden Prabowo

Maret 19, 2026
THR PPPK paruh waktu tidak diatur khusus, tapi Alhamdulillah
News

THR PPPK paruh waktu tidak diatur khusus, tapi Alhamdulillah

Maret 14, 2026
Wajah Pelaku Beredar, Ahmad Sahroni Minta Polisi Usut Penyiram Air Keras Andrie Yunus
News

Wajah Pelaku Beredar, Ahmad Sahroni Minta Polisi Usut Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Maret 15, 2026
Next Post
Bocoran Samsung: Ponsel Lipat dan Geser Segera Dirilis

Bocoran Samsung: Ponsel Lipat dan Geser Segera Dirilis

BMKG: Hujan Lebat Mengancam NTB 19-21 Maret 2026

BMKG: Hujan Lebat Mengancam NTB 19-21 Maret 2026

Tim Khusus Jaga Rumah Warga Saat Mudik Lebaran

Tim Khusus Jaga Rumah Warga Saat Mudik Lebaran

Recommended Stories

Reses DPRD Palu, Rusman: Masalah Jalan, Drainase, dan Sampah Masih Menghiasi Keluhan Warga

Reses DPRD Palu, Rusman: Masalah Jalan, Drainase, dan Sampah Masih Menghiasi Keluhan Warga

Maret 15, 2026
Mobil dinas Pemkab Nganjuk dilarang digunakan ASN untuk mudik, pelanggar akan dihukum

Mobil dinas Pemkab Nganjuk dilarang digunakan ASN untuk mudik, pelanggar akan dihukum

Maret 19, 2026
Hasil Liga Spanyol – Valverde Tak Henti Kalah, Arda Guler Cetak Gol Ajaib, Real Madrid Menang Mutlak di Bernabeu

Hasil Liga Spanyol – Valverde Tak Henti Kalah, Arda Guler Cetak Gol Ajaib, Real Madrid Menang Mutlak di Bernabeu

Maret 14, 2026

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN