Penanganan Jalur Lembah Anai Mengalami Progres Signifikan
Di kawasan Lembah Anai, Padang, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah mencapai progres sebesar 42,87% dalam penanganan jalur yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu per akhir Februari 2026. Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, menyampaikan bahwa dengan tingkat perbaikan ini, jalur yang menghubungkan kota Padang dengan Padang-Panjang Bukit Tinggi hingga ke Riau akan dapat difungsionalkan saat libur Lebaran 2026.
Aditya menjelaskan bahwa HKI telah menyelesaikan pekerjaan soldier pile sebagai item dominan sebanyak 724 titik dari total 905 titik. Titik kritis penanganan lereng berada di KM 66+700. Selain itu, penanganan lereng di KM 63+500 melalui metode shotcrete juga terus menunjukkan progres dan hingga akhir Februari 2026 telah mencapai 75%. Ini menjadi bagian dari upaya penguatan lereng agar kondisi area tersebut menjadi lebih aman dan stabil.
Percepatan Pekerjaan untuk Mendukung Fungsional Lebaran
Untuk mendukung kesiapan jalur saat fungsional Lebaran, HKI mempercepat penyelesaian pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan badan jalan. Aditya menjelaskan bahwa dalam rangka mendukung fungsional Lebaran, pihaknya mempercepat pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan badan jalan sehingga H-10 Lebaran alat-alat yang digunakan sudah bisa dikeluarkan dari lokasi pekerjaan untuk ditempatkan ke tempat yang telah ditentukan.
Langkah ini dilakukan agar jalur dapat difungsikan dengan lebih optimal dan mengutamakan aspek keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
Dukungan Tambahan dari Posko Lebaran
Sebagai bentuk dukungan tambahan terhadap kelancaran perjalanan masyarakat, HKI bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyediakan Posko Lebaran yang berlokasi di KM 67+600. Kehadiran posko ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung pelayanan di jalur tersebut.
Selain itu, HKI turut menyiagakan tim piket beserta alat berat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya keadaan di luar dugaan, termasuk apabila terjadi longsoran di kawasan Lembah Anai. Hal ini dilakukan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan jalur tetap terjaga fungsinya.
Persiapan Personel dan Peralatan Pendukung
“Kami mempersiapkan personel dan peralatan pendukung untuk memastikan respon cepat apabila terjadi kondisi darurat di lapangan, guna memastikan keamanan pengguna jalan saat fungsional,” ujar Aditya.
Sistem Operasional Jalur Lembah Anai Saat Lebaran
Sebagai informasi tambahan, sesuai surat keputusan Gubernur Sumatra Barat selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran, telah diberlakukan fungsional jalur di kawasan Lembah Anai dengan sistem operasional 24 jam. Fungsional ini diperuntukkan bagi kendaraan ringan roda empat (R4) serta sepeda motor (R2).
Khusus pada H-2 sampai dengan H-1 Lebaran (19-20 Maret 2026) serta H+1 s/d H+3 Lebaran (22-24 Maret 2026), ditetapkan sistem satu arah (one way) berbasis waktu. Untuk arus Padang menuju Padang Panjang, waktu yang ditentukan adalah pukul 10.00-14.00 WIB. Sedangkan untuk arus sebaliknya, waktu yang ditentukan adalah pukul 14.00-18.00 WIB.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil oleh HKI dan pihak-pihak terkait, diharapkan jalur Lembah Anai dapat memberikan layanan yang optimal selama masa libur Lebaran 2026.













