Performa Juventus yang Mengesankan Tanpa Penyerang Murni
Pada pertandingan Liga Italia pekan ke-29, Juventus berhasil mempertahankan tren positif mereka meskipun tampil tanpa penyerang murni. Pertandingan ini berlangsung di markas Udinese, yaitu Bluenergy Stadium, pada hari Sabtu (14/3/2026). Anak asuh Luciano Spalletti menunjukkan performa yang luar biasa dalam menghadapi tim tuan rumah.
Formasi yang Tidak Biasa
Spalletti memilih formasi 3-4-2-1 dengan tidak memiliki penyerang tengah murni. Hal ini terlihat dari komposisi awal pemain yang digunakan. Di sektor depan, Kenan Yildiz ditempatkan sebagai ujung tombak dengan peran false-nine, sementara dua winger, Francisco Conceicao dan Jeremie Boga, bertugas memberikan dukungan.
Kinerja Striker yang Kurang Memuaskan
Kinerja striker-striker Juventus dalam beberapa pertandingan terakhir sangat memprihatinkan. Dalam delapan pertandingan beruntun, tidak ada satu pun penyerang tengah yang mencetak gol. Kontribusi gol Bianconeri kini berasal dari para gelandang, winger, bahkan bek. Gol terakhir yang dicetak oleh striker Juve adalah Jonathan David saat melawan Parma pada awal Februari lalu.
Trio Winger yang Menjadi Tumpuan
Di laga ini, trio winger atau gelandang serang kembali menjadi andalan Juventus untuk membongkar pertahanan Udinese. Peran Yildiz sebagai false-nine terbukti efektif dalam menciptakan peluang-peluang berbahaya. Boga dan Conceicao juga turut serta dalam membangun serangan.
Peluang-Peluang yang Tercipta
Boga mendapatkan kesempatan bagus pertama saat tusukannya dari sisi kiri berakhir dengan tembakan jarak dekat yang dihalau lutut kiper Maduka Okoye. Kemudian Yildiz menyusul dengan sebuah tembakan yang mentah ditinju kiper lawan. Udinese membalas dengan ancaman ke gawang pertama Arthur Atta yang berhasil diamankan Mattia Perin.
Gol Pembuka Juventus
Setelah melewati setengah jam pertandingan, angka di papan skor akhirnya berubah untuk keunggulan Juventus. Sebuah umpan jitu dari belakang mengarah kepada Yildiz, yang menusuk dari sisi kiri serangan. Playmaker asal Turki memenangi duel dengan Oier Zarraga, lalu melepaskan umpan ke tengah kotak penalti. Suplai lezat ini langsung dimakan Boga dengan kakinya untuk menjebol gawang Udinese.
Kontribusi Spesial dari Boga
Kontribusi spesial dari pemain pinjaman anyar dari Nice yang sudah mencetak tiga gol dalam tiga penampilan terakhirnya di Serie A. Selepas gol Boga, tuan rumah memiliki kans membalas lewat tembakan Atta yang meleset dari gawang. Selanjutnya Boga nyaris mengukir brace ketika bola tendangannya hanya mengenai botol minum yang ditaruh Okoye di samping gawangnya.
Babak Pertama Berakhir dengan Skor 1-0
Babak pertama berakhir dengan keunggulan Bianconeri 1-0 atas Udinese. Di babak kedua, Si Nyonya Tua nyaris menambah gol saat eksekusi Teun Koopmeiners mengirim bola ke atas mistar. Aksi liukan Yildiz di kotak penalti berakhir dengan umpannya yang dihantam kaki Conceicao masuk ke dalam gawang. Hanya, gol winger Portugal tersebut dianulir wasit karena diwarnai offside.
Hasil Akhir dan Posisi di Klasemen
Kemenangan ini membawa Juve menyalip Como dengan perbedaan dua angka. Klub milik Grup Djarum baru akan memainkan pekan ke-29 melawan Roma, Minggu (15/3/2026).
Susunan Pemain
Udinese (3-1-4-2):
40-Okoye; 19-Ehizibue, 27-Kabasele, 31-Kristensen; 8-Karlstrom (Piotrowski 77′); 6-Zarraga (Mlacic 77′), 32-Ekkelenkamp (Miller 67′), 14-Atta (Gueye 85′), 11-Kamara (Arizala 67′); 10-Zaniolo, 9-Davis. Pelatih: Runjaic
Juventus (3-4-2-1):
1-Perin; 15-Kalulu, 3-Bremer, 6-Kelly; 22-McKennie, 5-Locatelli, 19-Thuram (Koopmeiners 49′), 27-Cambiaso (David 90+2′); 7-Conceicao (Miretti 79′), 13-Boga (Gatti 79′); 10-Yildiz (Kostic 90+2′). Pelatih: Spalletti













