Gempa Bumi Mengguncang Nusa Tenggara Barat
Pada hari Kamis, 19 Maret 2026, wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali diguncang oleh gempa bumi. Gempa yang terjadi pada pukul 13:14:26 Wita ini memiliki kekuatan sebesar 2,8 Skala Richter (SR). Pusat gempa berada di Sumbawa Barat dengan kedalaman sekitar 108 km. Lokasi gempa ditandai dengan koordinat 9,14 LS dan 117,01 BT.
Gempa bumi yang terjadi dalam waktu singkat ini memicu kekhawatiran masyarakat akan bahaya yang bisa terjadi. Meskipun gempa tidak tergolong besar, tetapi setiap peristiwa gempa harus diwaspadai agar tidak menimbulkan risiko yang lebih parah.
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi
Berikut beberapa langkah penting yang harus dilakukan saat menghadapi gempa bumi:
1. Berada di Dalam Rumah
- Lindungi diri dan keluarga
Cari tempat aman seperti di bawah meja atau kusen pintu. Jika tidak ada meja, gunakan bantal atau papan untuk melindungi kepala dari benturan. - Matikan kompor atau tungku
Pastikan semua sumber api dimatikan untuk mencegah kebakaran. Jangan biarkan api menyala selama gempa terjadi. - Jangan panik dan keluar dengan tertib
Jika sudah aman, keluar rumah dengan hati-hati. Periksa apakah ada anggota keluarga yang terluka dan segera berikan pertolongan darurat jika diperlukan.
2. Berada di Luar Rumah
- Lindungi kepala dan hindari bahan berbahaya
Jauhi area yang rawan reruntuhan seperti balok, genteng, atau kaca. Hindari juga pohon tinggi dan kabel listrik. - Cari daerah terbuka
Jika memungkinkan, carilah tempat yang aman dan terbuka untuk menghindari bahaya jatuhnya benda dari atas.
3. Berada di Pusat Perbelanjaan, Bioskop, atau Pasar
- Ikuti petunjuk petugas
Jangan panik dan ikuti instruksi dari karyawan atau penjaga. Jika terjadi kebakaran, bungkuk dan segera lari menuju jalur evakuasi. - Hindari asap tebal
Jika ada asap, jangan menghirupnya dengan cara membungkuk dan mencari jalan keluar yang aman.
4. Berada di Bangunan Bertingkat
- Berlindung di bawah sesuatu yang kuat
Jika berada di gedung bertingkat, segera berlindung di bawah meja atau kursi. - Hindari jendela dan lift
Jangan mendekati jendela karena bisa pecah. Jangan menggunakan lift atau eskalator selama gempa berlangsung.
5. Berada di Kereta Api
- Berpegang pada tiang atau sandaran kursi
Pegang erat untuk mencegah jatuh saat kereta tiba-tiba berhenti. Tetap tenang dan ikuti petunjuk dari petugas.
6. Berada di Mobil
- Mengemudi dengan hati-hati
Jika sedang berkendara, segera hentikan kendaraan di tempat aman. Jangan berhenti di bawah jembatan atau di dekat bangunan yang rentan roboh. - Jangan melintasi jembatan
Hindari melintasi jembatan selama gempa terjadi karena kemungkinan jembatan akan rusak.
7. Berada di Pegunungan atau Laut
- Waspadai tanah longsor dan tsunami
Di daerah pegunungan, waspada terhadap bahaya tanah longsor. Di pantai, siaga terhadap kemungkinan terjadinya tsunami. Jika ada tanda-tanda gelombang tinggi, segera ke tempat yang lebih tinggi.
8. Jangan Memasuki Bangunan yang Rusak
- Karena masih ada risiko reruntuhan
Jangan masuk ke bangunan yang telah terkena gempa karena bisa saja masih ada bagian yang retak atau berbahaya.
9. Dengarkan Informasi
- Dengarkan radio atau sumber informasi resmi
Untuk memperoleh informasi terkini tentang gempa susulan atau kondisi terkini. Jangan percaya isu yang tidak jelas sumbernya.
10. Isi Angket yang Diberikan Instansi Terkait
- Untuk mengetahui kerusakan yang terjadi
Bantu instansi dalam mengumpulkan data kerusakan akibat gempa.
11. Jangan Panik dan Berdoa
- Tenangkan pikiran dan berdoa
Selalu ingat untuk menjaga ketenangan dan berdoa kepada Tuhan untuk keselamatan kita semua.













