Antoni Blog
No Result
View All Result
  • Login
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
PRICING
SUBSCRIBE
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita
No Result
View All Result
Antoni Blog
No Result
View All Result
Home Informasi News

Gede Pasek Desak Pemilik Bus Haryanto Tanggung Jawab Pasca Kecelakaan Beruntun di Tol Batang

Maret 19, 2026
Reading Time:3 mins read
Gede Pasek Desak Pemilik Bus Haryanto Tanggung Jawab Pasca Kecelakaan Beruntun di Tol Batang

RELATED POSTS

Prabowo Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8 M: Saya Pakai Maung, Buatan Indonesia

Malaysia, Brunei, dan Singapura Rayakan Lebaran 21 Maret

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Korban Kecelakaan Tol Semarang-Batang Tuntut Tanggung Jawab PO Haryanto

I Gede Pasek Suardika, seorang politikus nasional dan mantan jurnalis asal Bali, menjadi salah satu korban kecelakaan beruntun di Tol Semarang–Batang. Ia menuntut pertanggungjawaban dari PO Haryanto dan menuding adanya upaya “cuci tangan” dari pihak terkait.

Pernyataan tersebut muncul setelah pemilik PO Haryanto menyatakan bahwa bus yang terlibat dalam kecelakaan bukanlah milik langsung manajemen pusat, melainkan milik agen yang hanya menggunakan nama dan jaringannya. Namun bagi Pasek, pernyataan ini tidak bisa menjadi alasan untuk lepas tanggung jawab.

Menurutnya, penggunaan nama, atribut, maupun sistem operasional PO tetap mengikat tanggung jawab perusahaan di mata publik. “PO Haryanto harus ikut tanggung jawab karena walau mau cuci tangan, terbukti bus tersebut selain pakai nama PO Haryanto juga ada kerja sama di antara pengelola,” ujarnya.

Pasek juga menyayangkan pernyataan yang beredar di media sosial. “Saya menyesalkan upaya cuci tangan seperti yang diungkapkan di medsos oleh pemiliknya,” imbuh dia.

Selain menuntut ganti rugi, Pasek juga mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menertibkan praktik “pinjam bendera” yang dinilainya berbahaya. “Praktik pinjam bendera ini membahayakan karena merugikan masyarakat. PO Haryanto harus dimintai tanggung jawab, jangan hanya operatornya,” tegas dia.

Dia bahkan meminta sanksi tegas diberikan. “Saya minta Kemenhub beri sanksi praktik pinjam bendera secara ilegal, apalagi kemudian dijadikan sarana cuci tangan dan lepas tanggung jawab. Ini urusannya keselamatan dan nyawa orang,” lanjutnya.

Kronologi Kecelakaan Beruntun

Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (15/3/2026) sekira pukul 15.45 di KM 361+600 Jalur A Tol Semarang–Batang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Saat itu, Pasek bersama putrinya, Putu Devi Narasari, dalam perjalanan dari Jakarta menuju Kota Surakarta menggunakan mobil Chery J6 berpelat B 1194 BDV.

Mereka baru saja melanjutkan perjalanan sekira 30 menit setelah beristirahat di rest area, dengan posisi kendaraan dikemudikan oleh putrinya. “Dari Jakarta mau ke Solo. Kebetulan di rest area baru berganti pengemudi. Saat itu dikemudikan anak saya dan saya duduk di depan di sebelahnya. Sementara sopir, saya minta istirahat duduk di tengah,” jelas dia.

Memasuki lokasi kejadian, arus lalu lintas dilaporkan mulai melambat. Namun dari arah belakang, sebuah bus PO Haryanto berpelat S 7428 UN melaju kencang dan diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan. “Jelas busnya ugal-ugalan kalau melihat dari dua dashcam yang ada. Walau mengaku sudah berusaha mengerem, nyatanya di dashcam terlihat kecepatannya tinggi,” ungkap Pasek.

Bus tersebut kemudian menabrak beruntun sejumlah kendaraan di depannya, dengan total kendaraan terlibat diperkirakan antara lima hingga delapan mobil. Benturan keras dari belakang membuat mobil listrik yang ditumpangi Pasek mengalami kerusakan di bagian belakang. Ban kanan kendaraan pecah dan bodi belakang ringsek hingga harus diderek dari lokasi kejadian.

Pasek juga menyoroti perilaku bus setelah tabrakan awal terjadi. “Setelah menabrak mobil saya yang terakhir, sebenarnya bus terhenti karena benturan. Tapi malah setelah itu tetap melaju, sehingga spion kanan mobil juga ditabrak dan terus ngegas. Jarak berhentinya lebih dari 100 meter,” kata dia.

Selamat Tanpa Luka, Namun Syok

Meski kecelakaan tergolong serius, Pasek dan keluarganya selamat tanpa luka fisik. Dia menyampaikan rasa syukur atas keselamatan tersebut melalui media sosial. “Intinya saya, anak, dan sopir dalam keadaan sehat tanpa ada luka sedikit pun. Semua itu atas doa dan perlindungan Tuhan,” tulisnya.

Namun putrinya dilaporkan sempat mengalami syok akibat kerasnya benturan. Setelah kejadian, Pasek melanjutkan perjalanan ke Solo dengan bantuan rekannya. Sementara putrinya kembali ke Jakarta menggunakan kereta api.

Share61Tweet38

RelatedPosts

Jadwal Acara TV Spesial Lebaran 19 Maret 2026: RCTI, Trans7, SCTV, Indosiar, MDTV
News

Jadwal Acara TV Spesial Lebaran 19 Maret 2026: RCTI, Trans7, SCTV, Indosiar, MDTV

Maret 19, 2026
Berita Baik: Munafri Rancang Sistem Listrik 24 Jam untuk Pulau
News

Berita Baik: Munafri Rancang Sistem Listrik 24 Jam untuk Pulau

Maret 19, 2026
Harta Sekda Sidoarjo Viral, Bukber Mewah ala Bollywood dengan Kekayaan Rp6,5 Miliar
News

Harta Sekda Sidoarjo Viral, Bukber Mewah ala Bollywood dengan Kekayaan Rp6,5 Miliar

Maret 15, 2026
Pondok Pesantren NU Rayakan Idul Fitri Jumat 20 Maret 2026
News

Pondok Pesantren NU Rayakan Idul Fitri Jumat 20 Maret 2026

Maret 19, 2026
Sopir Angkot Tewas Dibacok di Jakarta Utara, Pelaku Sudah Ditangkap
News

Sopir Angkot Tewas Dibacok di Jakarta Utara, Pelaku Sudah Ditangkap

Maret 14, 2026
Polres Karawang Catat 5 Ribu Pemudik Per Jam di Japek
News

Polres Karawang Catat 5 Ribu Pemudik Per Jam di Japek

Maret 19, 2026
Next Post
Kronologi kematian pemudik di tengah kemacetan menuju Pelabuhan Gilimanuk

Kronologi kematian pemudik di tengah kemacetan menuju Pelabuhan Gilimanuk

Libur Lebaran, IHSG Menghadapi Risiko Global

Libur Lebaran, IHSG Menghadapi Risiko Global

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Purbaya Setuju Potong Gaji Menteri untuk Hemat Anggaran

Recommended Stories

Tetap Berlangsung! Meski Dilarang dan Diberi Kompensasi, Aktivitas Sapu Koin di Jembatan Sewo Masih Terjadi

Tetap Berlangsung! Meski Dilarang dan Diberi Kompensasi, Aktivitas Sapu Koin di Jembatan Sewo Masih Terjadi

Maret 19, 2026
Cek Pasar, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Harga Sembako Aman di Solo-Sragen

Cek Pasar, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Harga Sembako Aman di Solo-Sragen

Maret 19, 2026
Contoh Laporan Keuangan

Contoh Laporan Keuangan Sederhana dengan Excel

Agustus 13, 2021

Popular Stories

  • Canva

    Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Canva

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Contoh Surat Rujukan Format Lengkap

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Daftar SWIFT Code (BIC) Seluruh Bank di Indonesia (BCA, BRI, BNI, Mandiri, dll)

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Cara Nuyul Cryptotab Browser Menggunakan VPS, BitCoin Ngalir Terus Tanpa Pake Komputer Sendiri

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
Antoni Blog

© 2026 Antoni Brlog.

Internal Link

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis & Finance
  • Development
  • Digital Marketing
  • Hosting & VPS
  • Teknologi
  • Resources
  • Berita

© 2026 Antoni Brlog.

KOMPAS Me
  • LOGIN
  • LIVE TV
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • SELEBRITAS
  • FILM
  • MUSIK
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • LIVE STYLE
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN
  • OLAHRAGA
  • KULINER
  • TALK SHOW
  • LAIN-LAIN