Peristiwa Dunia Selama 24 Jam Terakhir
Dalam rangka menyajikan informasi terkini, berikut adalah rangkuman peristiwa penting yang terjadi selama 24 jam terakhir.
Kasus Penyerangan Andrie Yunus dan Respons TNI
Beberapa waktu lalu, TNI mengungkapkan bahwa empat perwira dari unit intelijen telah ditangkap dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Meskipun penangkapan ini dilakukan, nama-nama pelaku belum diungkapkan secara resmi.
Mayor Jenderal Yusri Nuryanto, Komandan Polisi Militer TNI, menjelaskan bahwa pangkat para tersangka berkisar antara kapten, letnan satu, hingga sersan dua. Koalisi Masyarakat Sipil mengecam cara TNI menyelesaikan kasus ini melalui jalur peradilan militer.
Mereka menyatakan kekecewaan terhadap sistem peradilan militer yang dinilai sering kali menjadi ruang untuk menutupi akuntabilitas atas tindakan pidana umum yang melibatkan anggota TNI. Koalisi juga meminta agar kasus ini diusut secara tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Pemain Sepak Bola Perempuan Iran Kembali ke Negara
Tim sepak bola perempuan nasional Iran kembali ke negara setelah beberapa pemainnya mencari perlindungan di Australia. Media Iran melaporkan bahwa para pemain kembali ke negara mereka setelah mendarat di Turki dan naik bus menuju perbatasan.
Mereka disambut oleh petugas di perbatasan. Sebagian besar pemain tim tersebut meninggalkan Australia pekan lalu, melakukan perjalanan melalui Malaysia dan Oman sebelum tiba di Turki.
Namun, dua pemain perempuan Iran, yaitu Fatemeh Pasandideh dan Atefeh Ramezanisadeh, memilih untuk tetap tinggal di Australia dan bergabung dengan klub Brisbane Roar.
Shein Menghadapi Tekanan di Prancis
Shein, merek fesyen online asal Tiongkok, menghadapi tekanan baru di Prancis. Hari ini, pengadilan banding Paris akan mempertimbangkan upaya pemerintah untuk menangguhkan operasional situs tersebut setelah ditemukan boneka seks yang menyerupai anak-anak dan senjata di situsnya.
Penemuan ini memicu permintaan Prancis untuk lebih ketat dalam mengawasi platform e-commerce. Kasus ini juga menjadi titik panas dalam reaksi Eropa terhadap banjir barang murah dari Tiongkok dan platform yang mendistribusikannya.
Kunjungan Raja dan Ratu Denmark ke Australia
Raja Frederik dari Denmark dan Ratu Mary hari ini akan memulai kunjungan resmi ke Tasmania, negara bagian asal Ratu. Ini merupakan kunjungan pertama mereka sejak tahun 2005.
Meskipun pasangan ini sudah beberapa kali mengunjungi Tasmania sejak menikah, perjalanan mereka sebelumnya sebagian besar bersifat pribadi dan hanya dinikmati bersama keluarga serta teman-teman.
Kakak perempuan Ratu Mary, Jane dan Patricia, tinggal di Tasmania. Hari terakhir tur mereka di Australia akan menjadi kesempatan bagi warga Tasmania untuk lebih dekat dengan raja dan ratu “asli” mereka.













