Pendekatan Taktik Penyerangan PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2025/2026
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, telah menerapkan pendekatan taktik penyerangan yang cukup efektif dalam menjalani musim ini di BRI Super League 2025/2026. Dengan strategi yang terstruktur dan penuh kreativitas, tim berjuluk Laskar Mataram berhasil mencetak 35 gol dari 25 pertandingan yang telah dijalani.
Formasi yang Fleksibel
PSIM Yogyakarta biasanya bermain dengan formasi 4-3-3, tetapi selama pertandingan, mereka sering beralih ke formasi 4-2-3-1. Perubahan ini memungkinkan pemain untuk lebih fleksibel dalam menyerang maupun bertahan. Hal ini juga membantu meningkatkan produktivitas lini depan tim.
Pemain Kunci dalam Serangan
Produktivitas serangan tim didukung oleh beberapa pemain penting dari lini kedua. Salah satu yang paling mencolok adalah Ze Valente, gelandang serang asal Portugal yang menjadi top skor sementara tim dengan sembilan gol. Ia disusul oleh Ezequiel Vidal, pemain sayap asal Argentina yang telah mencatatkan enam gol sepanjang musim.
Skema Penyerangan yang Dinamis
Van Gastel menjelaskan bahwa skema permainan yang diterapkannya menempatkan banyak pemain dalam fase penyerangan. “Kami bermain dengan dua pemain sayap, seorang pemain nomor sembilan, dan seorang gelandang serang. Jadi kami memang bermain dengan empat penyerang,” ujar Van Gastel.
Ia juga menambahkan bahwa dalam momen tertentu, jumlah pemain di area sepertiga akhir lapangan akan ditingkatkan. Untuk itu, bek dan gelandang bertahan juga diinstruksikan untuk ikut bergerak maju membantu penyerangan.
“Tapi saya ingin lebih banyak pemain di sepertiga akhir lapangan, jadi salah satu bek sayap saya harus ikut menyerang, dan salah satu gelandang bertahan saya juga harus ikut menyerang. Jadi pada dasarnya saya ingin menyerang dengan enam pemain,” tambahnya.
Hasil yang Mengesankan
Taktik pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut ternyata cukup ampuh di musim debutnya di Liga Indonesia. Meskipun PSIM Yogyakarta berstatus sebagai tim promosi dan sebagian besar pemainnya adalah rekrutan anyar, Laskar Mataram bisa eksis sejauh ini.
Ze Valente dan kawan-kawan saat ini berada di peringkat delapan klasemen sementara dengan 38 poin. Mereka hanya terpaut tiga angka dari Persita Tangerang yang berada di posisi lima dengan 41 angka.
Strategi yang Menjanjikan
Dengan pendekatan taktik yang dinamis dan kesiapan pemain yang baik, PSIM Yogyakarta memiliki potensi besar untuk terus berkembang di musim ini. Van Gastel mengaku optimis bahwa strategi yang diterapkan akan terus memberikan hasil positif.













